PENA GARUT-Pemerintah Desa Sukahurip kembali menggelar kegiatan Gebyar Outbreak Response Immunization (ORI) yang kedua kalinya untuk meningkatkan tingkat imunisasi difteri pada anak usia di bawah 15 tahun. Acara ini dilaksanakan di Ruang Aula Kantor Desa Sukahurip.Kamis (08/06/2023)
Kepala Desa Sukahurip, Asep Rukman, menyampaikan bahwa kegiatan Gebyar Outbreak Response Immunization kali ini memberikan bingkisan kepada anak-anak yang telah menjalani imunisasi. Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya tingkat imunisasi difteri di desa tersebut hanya mencapai 60%.
“Saat ini di Desa Sukahurip terdapat sekitar 1.800 anak usia di bawah 15 tahun, dan sudah 90% dari jumlah tersebut telah menjalani imunisasi difteri untuk kedua kalinya,” ujarnya.
Asep Rukman mengungkapkan bahwa pemerintah desa akan mengunjungi rumah-rumah warga dengan menggunakan kendaraan untuk mempercepat pencapaian target imunisasi.
“Dalam mencapai target tersebut, kami terus bekerja sama dengan instansi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dengan semangat gotong royong. Bersama dengan Satuan Tugas (Satgas) tingkat Kelurahan dan tingkat RW, kami melaksanakan imunisasi dengan harapan dapat segera mengakhiri penyebaran penyakit difteri dan mencegah penularannya,” tambahnya.
Asep Rukman berharap bahwa melalui kegiatan imunisasi ini, masyarakat Sukahurip dapat terbebas dari penyakit difteri.
Dengan adanya kegiatan Gebyar Outbreak Response Immunization (ORI) yang kedua kalinya, pemerintah desa berharap dapat meningkatkan tingkat imunisasi difteri pada anak-anak usia di bawah 15 tahun di Desa Sukahurip.
“,Hanya sekitar 60% imunisasi yang tercapai sebelumnya, tetapi dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah desa, instansi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, serta melibatkan Satgas tingkat Kelurahan dan tingkat RW, saat ini sudah mencapai 90% imunisasi.
Upaya lanjutan dalam menjemput warga kerumahnya masing-masing dengan kendaraan dilakukan untuk memastikan semua anak di Desa Sukahurip menjalani imunisasi yang diperlukan,” ujarnya.
Ia berhapa, melalui imunisasi ini, warga Sukahurip dapat bebas dari penyakit difteri yang telah mengancam kesehatan masyarakat sebelumnya















