Home / Pemerintahan

Minggu, 19 November 2023 - 21:59 WIB

Aksi Pemuda Garut Berseka Bersihkan Sungai Citameng dari Tumpukan Sampah

Pelaksanaan aksi bersih-bersih oleh Garut Berseka di Sungai Citameng, Kampung Gadog, Desa Sukawening, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Minggu (19/11/2023).

Pelaksanaan aksi bersih-bersih oleh Garut Berseka di Sungai Citameng, Kampung Gadog, Desa Sukawening, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Minggu (19/11/2023).

PENA GARUT.COM– Sejumlah anak muda yang tergabung dalam komunitas “Garut Berseka” di Kabupaten Garut melakukan aksi bersih-bersih di Sungai Citameng, Kampung Gadog, Desa Sukawening, Ahad (19/11/2023), Pendiri Garut Berseka, Ihsan Munawwar, menyatakan bahwa kegiatan ini melibatkan perangkat Desa Sukawening, KNPI Sukawening, dan masyarakat setempat.

Ihsan mengungkapkan, bahwa membersihkan sungai merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan. Untuk itu, beberapa pemuda yang ikut terlibat dalam giat bersih-bersih kali ini melibatkan pula para pemuda dari berbagai wilayah, termasuk Kampung Mulabaru dan Kecamatan Karangpawitan.

Dalam aksinya, Garut Berseka berhasil mengumpulkan sekitar 50 kantung sampah, termasuk sampah plastik, kayu, dan popok bayi. Ihsan menyoroti masalah popok bayi sebagai penyumbang sampah terbanyak, namun menyakini bahwa ini akan terurai oleh satwa di sungai.

“Terus popok itu yang paling banyak, yang paling sering kita jumpai, (bahkan) popok beserta isinya, ini tentunya menjadi bagian daripada pencemaran lingkungan, walaupun nanti akan menjadi bagian daripada yang akan diurai oleh satwa ataupun yang ada di sungai itu sendiri,” lanjutnya.

Garut Berseka, yang memiliki tujuan menjadikan Garut bersih, harum, dan berseka pada tahun 2040, telah melakukan kegiatan serupa di sekitar lima aliran sungai di Kabupaten Garut. Ihsan menekankan bahwa setiap kegiatan dilakukan dengan dana pribadi anggota, sebagai kontribusi nyata untuk menjaga kebersihan sungai.

Garut Berseka, yang memiliki tujuan menjadikan Garut bersih, harum, dan berseka pada tahun 2040, telah melakukan kegiatan serupa di sekitar lima aliran sungai di Kabupaten Garut. Ihsan menekankan bahwa setiap kegiatan dilakukan dengan dana pribadi anggota, sebagai kontribusi nyata untuk menjaga kebersihan sungai.

“Maka dari itu mari sama-sama kami dari KNP, dari perangkat Desa Sukawening, ataupun dari Garut Berseka, mengajak menghimbau kepada masyarakat, untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ucap Ihsan.

Dalam sepak terjangnya, Garut Berseka sendiri telah melakukan giat bersih-bersih kurang lebih di sekitar 5 aliran sungai di Kabupaten Garut. Menurutnya, ini adalah bagian langkah konkret bagi seorang pemuda yang tidak hanya banyak kata namun juga melakukan banyak aksi nyata.

“Yang tentunya ini bagian dari pada langkah konkrit kita sebagai pemuda, untuk memberikan solusi yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Dalam setiap kegiatannya, imbuh Ihsan, Garut Berseka sendiri murni menggunakan dana dari kantong pribadi, di sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi Garut Berseka untuk masyarakat Kabupaten Garut, sehingga aliran sungai di Kabupaten Garut dapat lebih bersih dan tidak tercemar. Ia juga meminta kerja sama dari masyarakat Garut, agar memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai.

“Tentunya harus ada kerjasama dari mulai pemerintahan RT, RW, desa, dan juga Kabupaten Garut, untuk menyelesaikan bagaimana permasalahan sampah ini bisa terurai dengan baik,” katanya.

Selain mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, Ihsan juga menginginkan kerja sama antara pemerintahan RT, RW, desa, dan Kabupaten Garut untuk menyelesaikan permasalahan sampah dengan baik.

Ihsan memaparkan, Garut Berseka ini mulai terbentuk dari adanya keresahan serta kegelisahan para pemuda yang saat ini sudah tergabung, melihat permasalahan-permasalahan di lapangan khususnya kebersihan sungai. Melihat adanya permasalahan tersebut, para pemuda tidak hanya diam namun juga ingin memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat dan lingkungan.

“Hingga akhirnya kami berkomitmen kurang lebih baru sekitar 2 bulan, memutuskan untuk menjadi tim Garut Berseka, dan berkomitmen sampai Garut bisa Berseka, sampai Garut bisa lebih baik, sampai Garut bisa lebih bersih,” katanya.

Ia berharap, seluruh elemen masyarakat, maupun pemerintah, dapat bersama-sama bertanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Harapan kami kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, dan juga mari sama-sama kita tutup keran-keran sampah-sampah yang ada di masyarakat, untuk tidak dibuang sampah sembarangan,” katanya.

Kepala Urusan Desa Sukawening, Lucky M. Rifzan, mengapresiasi aksi bersih-bersih Garut Berseka sebagai tindakan mulia. Pihaknya beberapa kali menyelenggarakan kerja bakti di tiap RW. Namun, hal itu dinilai bukan solusi karena sampah tetap ada lagi, sehingga harus dilaksanakan pembersihan secara berkelanjutan. Ia berharap, di anggaran ke depan, pihaknya bisa menyediakan bak sampah di setiap RW.

“Pesan untuk masyarakat, paling ya jangan buang sampah sembarangan, mudah-mudahan nanti ada bak sampahnya dan mudah-mudahan bisa diangkut sama dinasnya,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Polres Garut melalui Polsek Wanaraja berhasil mengamankan seorang pria yang terlibat dalam tindak pidana pencurian ponsel di Rumah Sakit Medina, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. 

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Amankan Pelaku Pencurian HP di Rumah Sakit Medina
Pemerintah Kabupaten Garut akan memberlakukan car free night di pusat perkotaan Garut, pada Minggu, (30/3/2025) sore hingga malam nanti.

Pemerintahan

Antisipasi Kemacetan, Polres Garut Siapkan Rute pada Car Free Night Malam Takbir
Dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kabupaten Garut menerima apresiasi atas keseriusannya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menggelar penghargaan Sekolah Adiwiyata 2024. Acara yang diselenggarakan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Kamis (05/06/2024) 

Pemerintahan

Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Garut Gelar Penghargaan Sekolah Adiwiyata 2024 di Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung program prioritas nasional melalui penyelenggaraan Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan.

Pemerintahan

Lapas Garut Sumbang Rp19,8 Juta dari Panen Raya Ketahanan Pangan Pemasyarakatan
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Garut mengikuti kegiatan Doa Bersama Lintas Agama yang dilaksanakan secara virtual bersama Polda Jawa Barat dan diikuti seluruh jajaran Polres di wilayah Jawa Barat, Kamis (25/06/2026).

Pemerintahan

Ketua FKUB Kabupaten Garut H.Maman: Kebersamaan dan Kerukunan Jadi Kunci Menjaga Garut Tetap Kondusif
Bupati Garut melantik dan mengambil sumpah 4 Pejabat Administrator di Lingkungan Pemkab Garut, di Ruang Pamengkang, Pendopo Garut, Kamis (03/08/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut Lantik 4 Pejabat Administrator, Fokus Tingkatkan Kinerja Menyongsong Pemilu dan Pilkada
Dalam rangka untuk meningkatkan kadar keimanan pada bulan Ramadhan yang penuh berkah, sudah menjadi tradisi bertahun-tahun diadakan buka puasa bersama dengan mengundang Keluarga Besar Baja Fight Academy yang bertempat di Rumah Makan Tujuh Likur Jl. Suherman No, 33, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Pemerintahan

Dalam Rangka Harkamtibmas, Kaur Bin Ops Satuan Intelkam Polres Garut Hadiri Undangan Bukber BAJA Fight Academy
Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Effendi, saat diwawancarai usai pelaksanaan tarawih keliling (tarling) di Masjid Agung Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu malam (6/4/2023). (Foto: M Azi Zulhakim/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

BAZNAS Kabupaten Garut Tetapkan Zakat Fitrah Uang Sebesar 35 Ribu Rupiah Per Jiwa
error: Content is protected !!