PENA GARUT.COM-Dalam upaya menghadapi Indonesia Emas 2045, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut, Ridzky Ridznurdhin, SH., M.AK., AAP., CGAE., menekankan pentingnya regenerasi koperasi melalui partisipasi anak muda. Menurutnya, melibatkan generasi muda sebagai anggota dan pengurus koperasi adalah langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan koperasi di masa depan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut, Ridzky Ridznurdhin, SH., M.AK., AAP., CGAE., menyampaikan pandangannya tentang pentingnya mempersiapkan koperasi untuk menghadapi Indonesia Emas 2045. Salah satu langkah kunci yang diusulkan adalah regenerasi melalui partisipasi anak muda.
“Harus ada regenerasi dari sekarang, terutama dengan mengajak anak-anak muda menjadi anggota atau pengurus koperasi. Ini PR terbesar kita agar koperasi bisa menarik minat anak muda,” kata Ridzky Ridznurdhin saat di wawancarai di Gedung Dekopinda Kabupaten Garut, Selasa, (30/07/2024).
Ridzky menerangkan, bahwa anak muda memiliki kecenderungan untuk mencari kemudahan dan kecepatan dalam berbagai aspek kehidupan, sehingga koperasi perlu memanfaatkan teknologi untuk memberikan pelayanan yang cepat dan efisien.
“Kalau koperasi mau eksis hingga 2045, jangan sampai nanti anak-anak mudanya gak mau terlibat. Padahal, anak-anak muda ini yang akan menjadi pemimpin masa depan,” ungkapnya
Ia menjelaskan,pentingnya koperasi multi pihak yang bersifat egaliter dan demokratis, karena sesuai dengan karakteristik anak muda yang lebih suka hubungan yang cair dan tidak hierarkis.
“Anak-anak muda itu senangnya hubungan yang cair, tidak hierarkis, dan egaliter. Koperasi multi pihak sangat cocok dengan karakteristik ini. Kami akan mencoba untuk membahasnya lebih lanjut dengan Dekopinda,” ungkapnya
Ia juga memberi contoh koperasi yang telah berhasil mengadopsi teknologi untuk operasionalnya, seperti Koperasi Sasakadana, yang sudah menggunakan sistem pendaftaran online dan penagihan digital.
“Penerapan teknologi di Koperasi Sasakadana sudah bagus. Pendaftaran bisa online, dan penagihan juga sudah digital,” tandasnya (San)















