Home / Pemerintahan

Jumat, 30 Agustus 2024 - 20:22 WIB

Garut Masuk 6 Besar Kota Kreatif Nasional, Dorong Ekonomi Daerah Berbasis Kreativitas

Kabid Ekraf Disparbud Kabupaten Garut, Aulia Malik, mengikuti acara penetapan Kabupaten Kota Kreatif Indonesia 2024, yang dilaksanakandi Jakarta, Rabu (14/08/2024).

Kabid Ekraf Disparbud Kabupaten Garut, Aulia Malik, mengikuti acara penetapan Kabupaten Kota Kreatif Indonesia 2024, yang dilaksanakandi Jakarta, Rabu (14/08/2024).

PENA GARUT.COM – Kabupaten Garut kembali meraih prestasi di tingkat nasional dengan terpilih sebagai salah satu kota kreatif dalam program Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Setelah melalui seleksi ketat, Garut berhasil masuk dalam 11 besar kota kreatif dan melanjutkan langkah suksesnya dengan masuk dalam 6 besar kota kreatif di Indonesia.

Program ini bertujuan menjadikan ekonomi kreatif sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional. Kota kreatif bukan sekadar label, melainkan pusat dinamika kreativitas yang mendukung ekosistem kondusif bagi ekonomi kreatif melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, komunitas, akademisi, pelaku usaha, dan media.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Aulia Malik, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini. Menurutnya, dengan terpilihnya Garut sebagai salah satu kota kreatif, diharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Kota Kreatif adalah kota yang tumbuh dengan tenaga kreativitas berupa ide dan gagasan kreatif. Garut, dengan segala potensinya, siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah,” ujar Aulia Malik dalam keterangannya, Jumat (30/8/2024).

Aulia menilai Kabupaten Garut memiliki potensi besar untuk menjadi pusat ekonomi kreatif. Dengan pengakuan ini, pihaknya berharap dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja melalui inovasi dan kreativitas.

Inisiatif Pengembangan KaTa ini, lanjut Aulia, sejalan dengan upaya Pemkab Garut untuk menciptakan Garut sebagai kota kreatif yang melibatkan kolaborasi antara Akademisi, Business, Community, Government, dan Media (ABCGM). Sinergi antara berbagai pihak ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan, produktif, dan mampu mengakomodasi seluruh kepentingan industri kreatif.

“Selain mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, kota kreatif juga diharapkan dapat menarik investasi ke Kabupaten Garut, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Garut juga menargetkan menjadi pusat inovasi yang fokus pada pengembangan desain ramah lingkungan, energi terbarukan, dan konsep pembangunan berkelanjutan lainnya,” ucapnya.

Pemkab Garut berkomitmen untuk terus mendukung para pelaku industri kreatif, mulai dari seniman hingga pengusaha, agar dapat mengoptimalkan potensi dan menghasilkan karya bernilai tinggi. Aulia menambahkan, masuknya Garut ke dalam 6 besar kota kreatif di Indonesia merupakan langkah penting untuk mewujudkan visi Garut sebagai kota kreatif yang mampu menjadi pusat inovasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Keberhasilan ini bukan hanya prestasi bagi Kabupaten Garut, tetapi juga langkah maju dalam menjadikan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Pelaksanaan Sosialisasi Penempatan dan Pelindungan PMI yang digelar oleh BP2MI di Gedung Islamic Center, Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (16/03/2023). (Foto : M. Azi Zulhakim & Moch. Ahdiansyah/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

BP2MI Gelar Sosialisasi Penempatan dan Pelindungan PMI di Kabupaten Garut
Pelaksanaan Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Garut di Ballroom Hotel Cahaya Villa, Jalan Raya Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (13/6/2023).

Pemerintahan

30 Pengelola Wisata di Kabupaten Garut Ikuti Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata
Polres Garut menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka dimulainya Operasi Patuh Lodaya 2025. Kegiatan yang mengusung tema "Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas” ini dipimpin langsung oleh Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.Ap., dan dilaksanakan di Lapang Apel Mapolres Garut, Jl. Jenderal Sudirman No. 204. Senin (14/07/2025).

Pemerintahan

Kapolres Garut Pimpin Apel Gelar Pasukan “Operasi Patuh Lodaya 2025”: Tertib Lalu Lintas Menuju Indonesia Emas
Caption : Pelaksanaa Taraweh Keliling di Masjid Besar Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (05/04/2023). (Foto : Deni Seftiana & M. Azi Zulhakim/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Di Moment Safari Ramadan Bupati Garut Sampaikan Permohonan Maaf
Pelaksanaan Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Selasa (18/3/2025).

Pemerintahan

Disperindag Jabar Gelar OPADI di Malangbong Garut Jelang Ramadan dan Idulfitri 1446 H
Pada hari Sabtu tanggal 22 Februari 2025 sekitar pukul 09.00 WIB telah terjadi pencurian kendaraan bermotor di Area Parkiran Kolam Renang Purbasari Cipanas Ds/Kel. Rancabango Kec. Tarogong Kaler Kab.Garut.

Pemerintahan

Modus Jadi Pengunjung Wisata, Wanita Ini Embat Motor di Cipanas Garut
Ketua Garman, Wildan Romadon (sweater hitam) digandeng Manajer tim Persigar U 17, H. Dede Salahudin, yang juga Anggota DPRD Garut, Fraksi PKS di lapang Ketkhof

Pemerintahan

Persigar U-17 Dapat Dukungan Luar Biasa dari Masyarakat Garut
Personel Polsek Wanaraja Polres Garut mengamankan lima orang remaja yang kedapatan mengonsumsi minuman keras (miras) dalam kegiatan patroli malam, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Pemerintahan

Nekat Minum Miras di Tempat Umum, 5 Pemuda Digiring ke Polsek Wanaraja
error: Content is protected !!