PENA GARUT.COM– Warga di kawasan Cibuntu Gandasari saat ini tengah mengalami gangguan distribusi air bersih akibat bencana tanah longsor yang merusak jaringan pipa distribusi utama milik Perumda Air Minum Tirta Intan. Insiden ini menyebabkan terputusnya aliran air dari jalur distribusi JDU ND 110 mm, sehingga mengganggu pasokan ke sejumlah rumah tangga dan fasilitas umum di wilayah terdampak.
Menurut informasi yang diterima redaksi, longsor terjadi di sekitar jalur pipa yang melintasi kawasan Cibuntu Gandasari.
Akibatnya, pipa JDU ND 110 mm mengalami kerusakan cukup parah hingga menyebabkan distribusi air terhenti total. Kerusakan ini juga berdampak pada tekanan air di wilayah sekitar yang menurun drastis.
Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Intan turun langsung menangani persoalan ini. Ia memberikan instruksi kepada tim teknis untuk segera melakukan perbaikan. Saat ini, proses pengerjaan pemasangan pipa baru tengah dilakukan di lokasi kejadian.
“Tim teknis sudah kami kerahkan ke lapangan, dan proses perbaikan sedang berjalan. Kami perkirakan waktu perbaikan membutuhkan dua jam, dengan estimasi normalisasi aliran air akan kembali seperti semula sekitar enam jam setelah perbaikan selesai,” ujar Direktur Teknik Tirta Intan kepada wartawan, Sabtu (05/04/2025)
Pihak Tirta Intan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Mereka mengimbau warga untuk menghemat penggunaan air selama proses perbaikan berlangsung.
Sebagai langkah antisipatif, Perumda juga telah menyiapkan pasokan air bersih melalui mobil tangki bagi wilayah yang terdampak parah jika dibutuhkan.
Petugas lapangan juga terus memantau situasi untuk memastikan distribusi air dapat segera kembali normal tanpa kendala lanjutan.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau laporan terkait distribusi air bisa menghubungi layanan pelanggan resmi Perumda Air Minum Tirta Intan.















