PENA GARUT.COM–Harapan ratusan warga Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, untuk menikmati aliran listrik akhirnya terjawab. Melalui program Listrik Masuk Desa (Lisdes), pemerintah akan menyalurkan aliran listrik kepada 233 Kartu Keluarga (KK) yang selama ini hidup tanpa penerangan memadai.
Program Lisdes ini merupakan salah satu langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat perdesaan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil.
Salah satu perangkat desa Sukamenak Kaur Perencanaan Wahyu Oop Ohfan, yang tengah melakukan pendataan dan pengecekan lapangan, menyampaikan bahwa proses verifikasi tengah berlangsung agar bantuan ini tepat sasaran.
“Kami mendatangi langsung rumah-rumah warga yang belum memiliki sambungan listrik, kami foto dan catat datanya. Ini demi memastikan semua warga yang berhak benar-benar mendapatkan manfaat dari program Lisdes,” ujar wahyu saat ditemui di lapangan,Senin (19/05/2025)
Menurutnya, mayoritas warga penerima manfaat berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.
“Selama ini, banyak dari mereka masih mengandalkan sambungan tidak resmi yang tidak aman dan rawan korsleting,”
Dengan hadirnya listrik, aktivitas ekonomi warga juga diyakini akan meningkat. Beberapa pelaku UMKM seperti tukang las, penjahit, hingga pengusaha kuliner rumahan kini bisa mengembangkan usahanya lebih jauh.
“Lisdes juga membuka jalan bagi masuknya teknologi dan informasi. Anak-anak di desa akan lebih mudah mengakses pendidikan daring, dan warga dapat menikmati layanan kesehatan serta administrasi secara lebih cepat dan efisien,”
Diharapkan program ini bisa berjalan lancar hingga seluruh proses penyambungan selesai dan warga dapat segera menikmati manfaatnya.















