PENA GARUT.COM – Warga Kampung Patrol yang meliputi empat RW di Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan hingga saat ini.
Kerusakan jalan tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama dalam sektor pertanian dan pendidikan. Jalan yang menjadi akses utama warga kini dipenuhi lubang, permukaan tidak rata, serta licin saat musim hujan, sehingga menyulitkan mobilitas hasil pertanian dan aktivitas anak-anak sekolah.
Tokoh masyarakat Karangtengah, Yusuf, S.Pd, menyampaikan bahwa kondisi jalan yang rusak telah berdampak langsung terhadap penghasilan warga. Menurutnya, mayoritas masyarakat menggantungkan hidup dari sektor pertanian yang sangat bergantung pada kelancaran akses jalan.
“Kondisi jalan ini sudah rusak lama sampai sekarang belum ada perbaikan. Akibatnya, penghasilan pertanian warga menurun karena distribusi hasil panen terhambat,” ujar Yusuf saat ditemui, Senin.(19/01/2026)
Selain berdampak pada perekonomian, Yusuf menambahkan bahwa anak-anak sekolah juga menjadi korban dari buruknya infrastruktur jalan tersebut. Banyak pelajar yang kesulitan berangkat ke sekolah, bahkan harus berjalan kaki dengan kondisi jalan yang membahayakan keselamatan.

“Anak-anak sekolah sering terlambat, bahkan ada yang enggan berangkat karena jalannya rusak dan berbahaya, terutama saat hujan,” katanya.
Yusuf juga mengungkapkan bahwa sebelumnya warga sempat melakukan perbaikan secara swadaya menggunakan dana dari masyarakat. Namun, karena keterbatasan anggaran dan kualitas perbaikan yang seadanya, jalan kembali rusak dalam waktu singkat.
“Dulu pernah diperbaiki pakai anggaran swadaya masyarakat, tapi tidak bertahan lama. Kami berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Garut,” jelasnya.
Atas kondisi tersebut, warga Kampung Patrol memohon kepada Pemerintah Kabupaten Garut agar segera melakukan perbaikan jalan secara menyeluruh.
“Masyarakat berharap pemerintah hadir memberikan solusi nyata demi menunjang perekonomian, keselamatan, dan masa depan pendidikan anak-anak di wilayah Karangtengah khususnya kampung patrol,”















