Home / Pemerintahan

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 18:51 WIB

Bukan Sekadar Hukuman, Ini Cara Lapas Garut Latih Narapidana Jadi Mandiri

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak warga binaan yang mandiri dan produktif. Sebanyak 36.000 ekor benih ikan nila resmi ditebar di Kolam Ikan SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi), Jumat (18/10/2025).

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak warga binaan yang mandiri dan produktif. Sebanyak 36.000 ekor benih ikan nila resmi ditebar di Kolam Ikan SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi), Jumat (18/10/2025).

PENA GARUT.COM– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak warga binaan yang mandiri dan produktif. Sebanyak 36.000 ekor benih ikan nila resmi ditebar di Kolam Ikan SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi), Jumat (18/10/2025).

Program ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sekaligus langkah konkret Lapas Garut dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta pemberdayaan narapidana agar memiliki keterampilan baru yang bermanfaat setelah bebas nanti.

Kegiatan penebaran benih ini diikuti oleh tiga orang WBP yang terlibat langsung dalam proses awal hingga tahap pemeliharaan. Mereka akan mendapatkan pendampingan intensif dari petugas kegiatan kerja hingga masa panen tiba dalam kurun waktu 3–4 bulan mendatang.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Garut, Asep Supriatna, bersama Kepala Sub Seksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja (Kasubsi Bimker & PHK), Egis Fantasi, turut hadir menyaksikan kegiatan yang berlangsung penuh semangat tersebut.

Dalam keterangannya, Kepala Lapas Garut, Rusdedy, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang berjalan lancar dan partisipatif.

“Kami berkomitmen memberikan pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi WBP. Program budidaya ikan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan, tapi juga membangun karakter, disiplin, dan tanggung jawab,” ujar Rusdedy.

Sementara itu, Kasi Giatja Asep Supriatna menambahkan bahwa program budidaya ikan nila ini merupakan bentuk sinergi antara pembinaan dan produktivitas di lingkungan pemasyarakatan.

“Melalui kegiatan ini, WBP bisa belajar langsung tentang teknik budidaya ikan secara praktis. Harapannya, keterampilan ini bisa menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Program ini tidak hanya berfokus pada pembelajaran, tetapi juga memberikan manfaat nyata.

Hasil panen ikan nila nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur lapas serta sebagian akan dijual sebagai kontribusi terhadap PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).

Inovasi ini pun disambut positif oleh masyarakat sekitar yang menilai program budidaya perikanan di Lapas Garut sebagai langkah cerdas dalam menciptakan lapas produktif dan rehabilitatif.

Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi simbol bahwa pembinaan narapidana dapat menghasilkan manfaat sosial dan ekonomi.

Untuk informasi lebih lanjut:

Humas Lapas Kelas IIA Garut

Telp: +62 813-9549-0807

Email: lapas.grt@gmail.com

Share :

Baca Juga

Sebanyak 22 desa persiapan hasil pemekaran di Kabupaten Garut akan segera memasuki tahapan evaluasi dan verifikasi kelayakan setelah berjalan kurang lebih satu semester. Evaluasi ini menjadi momentum penting untuk menentukan apakah desa-desa tersebut dapat ditetapkan sebagai desa definitif atau harus melanjutkan masa persiapan.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi atau Perpanjangan? Ini Nasib 22 Desa Persiapan di Garut
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, meninjau langsung harga pangan di Pasar Guntur, Ciawitali, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (22/3/2023). (Foto : Yogi Budiman/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Jelang Ramadan, Wabup Garut didampingi Sekda Garut Cek Harga Sembako di Pasar Guntur
Dishub Kabupaten Garut melaksanakan pengecekan KIR angkutan umum di Terminal Guntur, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (27/10/2023).

Pemerintahan

Pengecekan KIR : Dishub Garut Tegaskan Konsekuensi untuk Angkutan Tidak Berizin
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, meninjau pelayanan di Kantor Samsat Garut pada Selasa (25/3/2025). Dalam kesempatan ini, ia berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menekankan pentingnya pemanfaatan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang digagas Pemprov Jabar. 

Pemerintahan

Wabup Garut Tinjau Samsat, Pastikan Kelancaran Pemutihan Pajak Kendaraan
Pemberian penghargaan kepada beberapa pegawai di Kabupaten Garut dalam pelaksanaan apel gabungan terbatas di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (21/8/2023).

Pemerintahan

Investasi di Kabupaten Garut : Bupati Rudy Gunawan Harapkan Pertumbuhan Industri yang Stabil
Pelaksanaan Rapat Rencana Rangkaian bAcara Paturay Tineung Bupati dan Wakil Bupati Garut, di Ruang Rapat Setda Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (5/12/2023).

Pemerintahan

Artis Kenamaan Indonesia Bersiap Meriahkan _Paturay Tineung_ Rudy-Helmi
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengundang para Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, untuk mendengarkan arahan dari Bupati Garut sekaligus pemaparan dari Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Garut, Nevi Hendri, yang dilaksanakan di Aula Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (19/6/2025).

Pemerintahan

Garut Hebat 2025–2029: Bupati Syakur Bekali SKPD dengan 8 Misi Strategis
Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polres Garut berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang selama periode Maret hingga April 2025. 

Pemerintahan

Dari Sabu hingga Ekstasi: Satres Narkoba Garut Bongkar Peredaran Narkoba Besar
error: Content is protected !!