Home / Pemerintahan

Rabu, 7 Mei 2025 - 20:17 WIB

Bupati Garut Siap Dukung IBI, Fokus Turunkan Angka Kematian Bayi dan Ibu

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka secara resmi Musyawarah Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Garut Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (7/5/2025).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka secara resmi Musyawarah Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Garut Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (7/5/2025).

PENA GARUT.COM– Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka secara resmi Musyawarah Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Garut Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (7/5/2025).

Dalam kegiatan ini, Bupati Garut, memberikan atensi khusus kepada IBI, yang mana IBI sendiri merupakan salah satu ikatan profesi yang bergelut di bidang kesehatan. Menurutnya, IBI sangat berperan terhadap permasalahan besar khususnya di bidang kesehatan seperti Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB).

Ia menuturkan, bahwa AKI di Kabupaten Garut pada tahun 2024 mencapai 50 orang pertahun, sedangkan AKB mencapai 332 bayi pertahun. Syakur menambahkan, Kabupaten Garut menjadi daerah kedua dengan angka AKI terbesar di Provinsi Jawa Barat, dan ketiga dengan AKB terbesar di Provinsi Jawa Barat.

“Nah ini jadi atensi, saya cek juga per hari ini kemarin pada akhir bulan Maret itu ibu yang meninggal ada 11, kemudian anak yang meninggal 88. Kemudian juga barusan saya denger dari Bu Kadis yang meninggal itu 13 orang, apa artinya? Ini artinya kita harus lebih fokus pada acara menurunkan angka kematian ibu dan anak. Dan salah satu (profesi) yang paling strategis adalah bidan,” ucapnya.

Ia menitipkan pesan kepada para bidan untuk lebih memperhatikan lagi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Tak hanya itu, ia atas nama pemerintah daerah akan mendukung terhadap apa saja yang dibutuhkan oleh IBI dalam upaya menurunkan AKI/AKB.

“Tentu saja, contohnya pelatihan, pelatihan kita kalau perlu kita berikan pelatihan, bisa melalui bidannya atau melalui Dinas Kesehatan. Makanya saya tadi kumpulkan semuanya, kita punya kesepahaman bahwa kita harus fokus dalam mengurangi AKI dan juga AKB, itu aja,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati Garut mengidentifikasi beberapa faktor penyebab utama AKI dan AKB di Garut. Pada bayi, gangguan sistem saluran pernafasan, berat badan lahir rendah dan prematur, serta infeksi menjadi penyebab dominan. Sementara pada ibu, komplikasi non-obsterik seperti hipertensi menjadi perhatian utama.

Ketua IBI Kabupaten Garut, Enok Kurniatina, menyampaikan bahwa selama masa jabatannya, IBI Garut telah berupaya meningkatkan kompetensi bidan melalui berbagai pelatihan dan kerjasama dengan pihak swasta (CSR) untuk meningkatkan keterampilan dalam menangani kasus kematian ibu, bayi, stunting, dan kegawatdaruratan.

“Memperkuat peran bidan dalam pelayanan kesehatan maternal dan prenatal dan KB juga menjadi fokus utama kami,” ujar Enok.

IBI Garut juga aktif berpartisipasi dalam program pemerintah terkait penurunan AKI, AKB, stunting, dan kesehatan reproduksi, serta memperjuangkan hak dan kesejahteraan bidan. Rencananya, Bakti IBI akan dilaksanakan dalam rangka HUT IBI pada 24 Juni 2025.

Enok menambahkan, IBI Garut telah menjalin kerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) selama kurang lebih dua tahun untuk memastikan administrasi bayi di Kabupaten Garut terlindungi.

Selain itu, IBI juga terlibat dalam Audit Maternal Perinatal (AMP) medis untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Muscab IBI Kabupaten Garut, Eti Rukmiati, menjelaskan bahwa Muscab merupakan forum musyawarah tertinggi di tingkat kabupaten bagi organisasi IBI.

Dengan jumlah anggota terdaftar mencapai 2.482 orang per Februari 2025, Muscab menjadi wadah penting untuk konsolidasi dan pembinaan organisasi.

“Sementara jumlah anggota terdaftar di IBI Cabang Garut sebanyak 2.482 orang, data per Februari 2025. Musyawarah cabang merupakan forum musyawarah tertinggi organisasi Ikatan Bidan Indonesia tingkat kabupaten, juga merupakan wahana konsolidasi serta pembinaan organisasi kepada ranting dan anggota,” ucapnya.

Tujuan utama Muscab kali ini adalah meningkatkan citra IBI melalui penguatan organisasi. Secara spesifik, agenda Muscab meliputi penyajian, pembahasan, dan evaluasi laporan pelaksanaan kegiatan pengurus cabang, penyusunan rencana kegiatan yang akan datang, perumusan usulan untuk Musda IBI berikutnya, serta penyusunan rekomendasi Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang akan memuat isu-isu terkini di bidang kesehatan ibu dan anak.

Share :

Baca Juga

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Bea Cukai didukung oleh personil TNI dan Polri menggelar operasi gabungan pada Rabu dan Kamis, 6-7 November 2024

Pemerintahan

Satpol PP dan Bea Cukai Gelar Operasi Penegakan Perda dan Gempur Cukai Ilegal di Selatan Garut
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan amanat dalam Apel Pagi di lingkungan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Kabupaten Garut. Apel yang berlangsung di Kantor PDAM Tirta Intan Garut, Jalan Raya Bayongbong, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, pada Senin (14/5/2025) ini menekankan pentingnya peran PDAM dalam menyediakan air bersih bagi warga.

Pemerintahan

Bupati Garut Ingatkan Pentingnya Peran PDAM: “Tanpa Air, Hidup Bisa Terhenti!”
PENA GARUT-Pemerintah Desa Sukahurip melakukan kegiatan Gebyar Outbreak Response Immunization (ORI) bagi Anak Usia di bawah 15 tahun, acara tersebut dilakukan di Ruang Aula Kantor Desa Sukahurip, Selasa (07/02/2023). Poto/Ihsan 

Pemerintahan

 Warga Desa Sukahurip Mendapatkan Bingkisan dan Uang Kadedeh Usai Immunization
Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Garut untuk meninjau kesiapan jalur mudik Lebaran 2026 sekaligus menyerahkan kompensasi bantuan kepada pengemudi kendaraan tidak bermotor.

Pemerintahan

483 Kusir Delman dan Becak di Garut Terima Kompensasi Selama Puncak Mudik Lebaran
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, mengecek secara langsung ketersediaan serta kelayakan stok bantuan untuk masyarakat yang berlokasi di Gudang Dinas Sosial Kabupaten Garut, Jalan Kolonel Taufik Hidayat, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (2/2/2024).

Pemerintahan

Cegah Risiko Kesehatan, Pj. Bupati Garut Perintahkan Cek Masa Kadaluarsa Bantuan
Suasana pesta rakyat di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendadak berubah menjadi lautan duka. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia, terdiri dari dua warga sipil dan satu anggota kepolisian, dalam insiden tragis yang terjadi pada Jumat (18/7/2025).

Pemerintahan

Pesta Rakyat Berubah Duka, Bripka Cecep Gugur Saat Bertugas di Garut
Pelaksanan Acara Lepas Sambut Kajari Garut, di Ballroom Hotel Santika, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin malam (13/2/2023). (Foto: Deni Seftiana/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Bupati Garut Ucapkan Terimakasih Atas Dedikasi Dr. Neva Sari Susanti Sebagai Kajari Garut
Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut pada Selasa (14/10/2025). Dalam momen penuh makna tersebut, dilaksanakan upacara kenaikan pangkat dan penyerahan penghargaan Satya Lencana Karya Satya bagi pegawai berprestasi yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian luar biasa terhadap institusi.

Pemerintahan

Rusdedy: “Kenaikan Pangkat Bukan Hadiah, Tapi Amanah untuk Bekerja Lebih Baik”
error: Content is protected !!