PENA GARUT.COM – Setiap hari Jumat pagi, suasana Desa Cintamanik, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut tampak berbeda. Puluhan warga bersama Kepala Desa Cecep Supriadi tampak kompak memunguti sampah, menyapu jalanan, dan membersihkan saluran air dalam kegiatan rutin bertajuk Jumat Bersih (Jumsih).
Kegiatan yang dilakukan secara konsisten setiap pekan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Menurut Cecep Supriadi, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.
“Kegiatan Jumsih ini bukan hanya sekadar membersihkan sampah, tapi juga bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kenyamanan lingkungan sekitar. Saya ingin menjadikan ini budaya di tengah masyarakat,” ujar Cecep.Jumat (O8/O8/2025).
Menurutnya, lingkungan yang bersih dapat mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh penumpukan sampah, seperti demam berdarah dan diare.
Karena itu, ia terus mendorong warganya untuk menjadikan kebersihan sebagai gaya hidup, bukan hanya rutinitas mingguan.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan petugas kebersihan. Semua warga punya tanggung jawab yang sama untuk menjaga lingkungan. Kalau bukan kita, siapa lagi?” tambahnya.
Jumsih juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga. Warga dari berbagai usia ikut turun langsung, mulai dari anak-anak hingga lansia. Mereka membawa alat kebersihan masing-masing, bergotong royong.
Dengan kegiatan ini, Desa Cintamanik mulai dikenal sebagai desa yang aktif menjaga kebersihan. Kepala desa berharap, gerakan serupa bisa menular ke desa-desa lain di wilayah Garut.
“Kami ingin menunjukkan bahwa dengan kekompakan dan kesadaran, desa sekecil apapun bisa memberikan perubahan besar,” pungkas Cecep.(San).















