Home / Pendidikan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:16 WIB

Dorong Literasi Dan Calistung, KKN Gradasi Hadirkan Taman Gradasi Di Desa Galih Pakuwon

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gradasi menghadirkan Taman Gradasi sebagai ruang belajar nonformal bagi anak-anak di Desa Galih Pakuwon. Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam membantu meningkatkan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung, sekaligus menumbuhkan minat belajar anak di lingkungan desa.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gradasi menghadirkan Taman Gradasi sebagai ruang belajar nonformal bagi anak-anak di Desa Galih Pakuwon. Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam membantu meningkatkan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung, sekaligus menumbuhkan minat belajar anak di lingkungan desa.

PENA GARUT.COM-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gradasi menghadirkan Taman Gradasi sebagai ruang belajar nonformal bagi anak-anak di Desa Galih Pakuwon. Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam membantu meningkatkan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung, sekaligus menumbuhkan minat belajar anak di lingkungan desa.

Program Taman Gradasi lahir dari hasil observasi langsung mahasiswa KKN selama melakukan pengabdian di Desa Galih Pakuwon. Berdasarkan temuan di lapangan, masih terdapat anak-anak yang membutuhkan pendampingan belajar tambahan di luar jam sekolah, baik akibat keterbatasan fasilitas belajar maupun minimnya pendampingan di rumah.

Ketua Pelaksana Taman Gradasi, Syifana Rahmanilah, menyampaikan bahwa program ini dirancang sebagai ruang belajar yang ramah dan menyenangkan bagi anak-anak.

“Taman Gradasi kami hadirkan sebagai ruang belajar nonformal yang santai dan bersahabat. Anak-anak bisa belajar tanpa tekanan seperti di kelas formal, sehingga mereka lebih nyaman dan antusias,” ujarnya.Selasa(13/01/2026)

Kegiatan Taman Gradasi dilaksanakan secara rutin selama masa pengabdian mahasiswa KKN Gradasi dengan memanfaatkan fasilitas desa yang mudah diakses oleh masyarakat.

Berbagai aktivitas pembelajaran diberikan kepada anak-anak, mulai dari pembelajaran calistung (membaca, menulis, dan menghitung), penguatan karakter, hingga pembiasaan sikap positif dalam belajar.

Syifana menjelaskan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan menyesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing anak. Mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator yang mendampingi anak secara langsung agar proses belajar menjadi lebih efektif.

“Kami menggunakan pendekatan bermain sambil belajar agar anak-anak tidak cepat bosan. Dengan cara ini, mereka bisa lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus belajar,” jelasnya.

Kehadiran Taman Gradasi mendapat respons positif dari masyarakat Desa Galih Pakuwon, khususnya para orang tua.

Program ini dinilai membantu anak-anak dalam meningkatkan kemampuan akademik dasar sekaligus memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya peran keluarga dalam mendukung proses belajar anak di rumah.

Selain menjadi ruang belajar bagi anak-anak, Taman Gradasi juga menjadi sarana interaksi antara mahasiswa KKN dan masyarakat desa.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pendamping belajar, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun lingkungan pendidikan yang lebih inklusif.

Melalui Taman Gradasi, mahasiswa KKN Gradasi berharap dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pendidikan anak di Desa Galih Pakuwon.

Program ini diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat bersama pemerintah desa sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, inklusif, dan berkelanjutan

 

 

Share :

Baca Juga

Bupati Garut, Rudy Gunawan, melaksanakan Ujian Disertasi Terbuka di Aila Prof. Oemar Seno Adji, Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana, Kota Bekasi, Senin (20/03/2023). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Garut & Dok. Pribadi).

Pendidikan

Bupati Garut Rudy Gunawan Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum
SDIT Miftahul Huda kembali menggelar pelatihan mitigasi bencana, kali ini dengan fokus pada penanggulangan gempa bumi dan banjir. Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk membangun kesiapsiagaan siswa menghadapi potensi bencana alam, seperti gempa bumi yang menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bisa terjadi di daerah mereka.

Pendidikan

SDIT Miftahul Huda Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana untuk Bangun Jiwa Tanggap Anak
Mr Justin Mclean foto bersama para jamaah kajian Sabtu usai acara. Foto ( Nawawi)

Pendidikan

Mr. Justin McLean Muallaf Asal Negara Kanada Berbagi Pengalaman tentang Islam dan Pendidikan di Kajian Sabtu Pondok Pesantren Cipari
SMPN 2 Garut mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan rangkaian kegiatan yang penuh makna, termasuk siraman rohani, lomba tumpeng antar kelas, dan peragaan busana muslim.

Pendidikan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad di SMPN 2 Garut: Lomba Tumpeng dan Jumat Berbagi Tingkatkan Kebersamaan
Tarogong Kaler – Suasana haru dan bangga menyelimuti Auditorium Drs. H. Dede Satibi Al-Mashduqi International Islamic School Boarding Garut pada Sabtu (6/12/2025). Sebanyak enam santri Al-Mashduqi resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir—salah satu pusat keilmuan Islam terbesar dan tertua di dunia.

Pendidikan

Sekolah Al-Mashduqi Lepas 6 Santri ke Mesir, Garut Kembali Ukir Prestasi Internasional
SMPN 1 Tarogong Kaler menggelar acara perpisahan angkatan ke-44 yang meriah, memperingati kelulusan 392 siswa yang berhasil menyelesaikan ujian dengan sukses. 

Pendidikan

SMP Negri 1 Tarogong Kaler Luluskan 392 Siswa Siap Melangkah ke Tingkat Pendidikan Berikutnya
Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Garut mengadakan pelatihan protokoler yang bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada para anggotanya dalam mengelola acara secara profesional dan terstruktur.kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah kabupaten Garut. Minggu (12/01/2025).

Pendidikan

IPM Kabupaten Garut Gelar Pelatihan Protokoler Demi Meningkatkan Profesionalisme
SDIT Miftahul Huda mengadakan pelatihan mitigasi bencana bagi siswa, dengan fokus pada peningkatan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana alam. Dalam kegiatan ini, siswa dari kelas 1 hingga 6 mendapatkan pelatihan tentang mitigasi bencana gempa bumi dan banjir, serta simulasi evakuasi dan pengungsian.

Pendidikan

Pelatihan Mitigasi Bencana di SDIT Miftahul Huda Bersama BPBD Garut, Bentuk Kemandirian Anak dalam Evakuasi Bencana Alam
error: Content is protected !!