PENA GARUT.COM-Garut, 16 September 2024 – Sebuah pencapaian membanggakan datang dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut. Sebanyak 717 unit Coir Shade hasil karya warga binaan resmi diberangkatkan ke Prancis. Tidak hanya menjadi prestasi ekspor, langkah ini juga menandai dukungan nyata terhadap program hilirisasi kelapa yang tengah digencarkan pemerintah.
Hilirisasi kelapa kini menjadi salah satu agenda prioritas nasional. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto, bahkan baru saja menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Bappenas pada Senin, 15 September 2025, guna menjadikan pemasyarakatan sebagai motor penggerak hilirisasi.
Kepala Lapas Garut, Rusdedy, menyampaikan bahwa keberhasilan ekspor ini merupakan bukti nyata kontribusi pemasyarakatan terhadap agenda strategis nasional.
“Apa yang dilakukan di Lapas Garut bukan hanya soal pembinaan, tetapi juga bentuk kontribusi nyata terhadap program hilirisasi kelapa yang sedang digalakkan pemerintah,” ujarnya.
Produk Coir Shade yang dihasilkan warga binaan berasal dari sabut kelapa. Bahan tersebut diolah terlebih dahulu menjadi tali, kemudian dirajut hingga menjadi peneduh ramah lingkungan.
Proses kreatif ini menjadikan sabut kelapa yang sebelumnya kurang bernilai, kini berubah menjadi produk premium yang diminati pasar internasional.
Direktur PT Coir Indonesia Global, Cepi, mengungkapkan bahwa hilirisasi kelapa memberikan dampak luas bagi perekonomian.
“Produk ini contoh nyata bahwa serat kelapa yang sering dianggap limbah bisa menembus pasar global. Dengan skema hilirisasi, manfaatnya tidak hanya dirasakan industri, tapi juga masyarakat dan warga binaan,” jelasnya.
Program pembinaan kemandirian di Lapas Garut terbukti memberikan manfaat ganda. Selain mempersiapkan warga binaan untuk kembali ke masyarakat, kegiatan ini juga menempatkan pemasyarakatan sebagai bagian dari rantai pembangunan nasional. Lapas tidak lagi hanya identik dengan hukuman, tetapi juga produktivitas dan kontribusi nyata terhadap ekonomi.
Rusdedy menambahkan, dengan adanya kebijakan hilirisasi dari pemerintah pusat, produksi Coir Shade akan terus ditingkatkan, bahkan hasil karya lain dari warga binaan juga sudah disiapkan untuk menembus pasar internasional.
“Ketika pembinaan berjalan seiring dengan kebijakan nasional, pemasyarakatan benar-benar memberi manfaat berkelanjutan,” tutupnya.















