Home / Sosial Budaya

Jumat, 15 November 2024 - 15:08 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Cilawu Garut, Pipa Distribusi PDAM Terancam Rusak

Curah hujan yang tinggi di wilayah Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebabkan tanah longsor yang mengancam pipa distribusi milik Perumda Air Minum Tirta Intan. 

Curah hujan yang tinggi di wilayah Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebabkan tanah longsor yang mengancam pipa distribusi milik Perumda Air Minum Tirta Intan. 

PENA GARUT.COM – Curah hujan yang tinggi di wilayah Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebabkan tanah longsor yang mengancam pipa distribusi milik Perumda Air Minum Tirta Intan.

Longsor terjadi di lokasi Badama, Kandang Uncal, Kecamatan Cilawu, yang berada di area pelayanan Cabang Cilawu. Akibatnya, petugas teknik dari Perumda Air Minum Tirta Intan bergerak cepat memasang penyangga pada pipa distribusi yang terdampak guna menjaga pasokan air ke pelanggan tetap stabil.Jumat(15/11/2024).

Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Intan, Ugun Wiguna, mengungkapkan bahwa informasi longsor ini pertama kali disampaikan oleh KCD PUPR kepada pihaknya.

Menanggapi laporan tersebut, Ugun segera menggelar rapat dengan tim reaksi cepat untuk menindaklanjuti permasalahan ini.

“Kami langsung mengambil langkah preventif dengan memasang penyangga pada jalur pipa di Badama untuk memastikan keamanan aset dan kontinuitas distribusi air ke pelanggan,” ujar Ugun.

Lebih lanjut, Ugun menyatakan bahwa perubahan iklim yang membuat cuaca tidak menentu dan intensitas hujan yang tinggi menjadi perhatian utama, terutama saat memasuki musim penghujan.

“Untuk menjaga distribusi air tetap lancar, pihaknya melakukan pemantauan berkala pada jaringan pipa utama, sumber mata air, dan intake di seluruh area pelayanan,”

Di sisi lain, Ugun mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dengan melaporkan jika ditemukan kebocoran atau kerusakan pada jaringan pipa.

“Kami membuka laporan 24 jam melalui WhatsApp, siap menerima informasi dari masyarakat dan mengapresiasi kerja sama KCD PUPR Cilawu serta warga setempat,” ungkapnya.

Langkah-langkah antisipatif ini diharapkan mampu menjaga stabilitas jaringan pipa di tengah tingginya curah hujan di Kabupaten Garut agar pelayanan air bersih tetap optimal.(San).

Share :

Baca Juga

Masyarakat Kampung Ciloa Kaler, bersatu dalam semangat gotong royong, bergerak cepat untuk menghadapi ancaman banjir yang mungkin terjadi. Mereka secara sukarela bahu-membahu membersihkan selokan, langkah antisipatif yang diambil untuk melindungi lingkungan mereka.(foto: Ihsan)

Sosial Budaya

Gotong Royong Antisipasi Banjir: Masyarakat Kampung Ciloa Kaler Bersatu Bersihkan Selokan untuk Lingkungan Aman dan Sehat
Calon Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, kembali turun ke lapangan untuk menyapa warga Kampung Sumbersari, Kelurahan Regol, RW 22. Dalam kunjungan tersebut, Putri Karlina menyoroti berbagai persoalan serius, mulai dari ancaman banjir bandang hingga limbah industri kulit yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

Sosial Budaya

Putri Karlina Tinjau Permukiman di Sumbersari: Warga Hadapi Ancaman Banjir Bandang dan Limbah Industri

Sosial Budaya

Ucapan HUT RI Ke 81 Bagian 2

Sosial Budaya

Ucapan HUT RI ke 79 Tahun 2024 Hal 4
BPJS Ketenagakerjaan Garut memberikan secara simbolis santunan kematian perangkat desa Limbangan Tengah yang dilaksanakan di Kantor Desa Limbangan Tengah, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Rabu (12/4/2023). (Foto: Moch Ahdiansyah/ Ilham Kautsar/ Diskominfo Garut)

Sosial Budaya

BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Garut Beri Santunan Kepada Ahli Waris Perangkat Desa Limbangan Tengah

Sosial Budaya

Forget That Facelift – “Wrap” Your Face into Shape

Sosial Budaya

Ucapan HUT RI ke 79 Tahun 2024 Hal 2

Sosial Budaya

End The Summer with Serenity at Calabash Cove Resort And Spa
error: Content is protected !!