Home / Pemerintahan

Minggu, 17 Desember 2023 - 18:33 WIB

IAI Jabar dan Yahintara Gelar Acara Kenalkan Bangunan Heritage di Garut

Pelaksanaan Lalampah Di Garut Pangirutan di beberapa bangunan _heritage_ yang ada di area perkotaan Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Minggu (17/12/2023).

Pelaksanaan Lalampah Di Garut Pangirutan di beberapa bangunan _heritage_ yang ada di area perkotaan Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Minggu (17/12/2023).

PENA GARUT.COM– Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Barat dan Yayasan Arsitektur Hijau Nusantara (Yahintara) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dan Institut Teknologi Garut (ITG), menggelar sebuah acara bertajuk Lalampah Di Garut Pangirutan, yang dilaksanakan di area Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Minggu (17/12/2023).

Lalampah Di Garut Pangirutan merupakan kegiatan jalan-jalan menelusuri area perkotaan Garut, dengan mengunjungi beberapa bangunan lama atau bangunan _heritage_ yang ada di area perkotaan Kabupaten Garut. Selain itu, diadakan juga lomba sketsa dan fotografi beberapa bangunan _heritage_ yang ada di Kabupaten Garut

Kegiatan ini diikuti para peserta yang merupakan arsitek profesional, mahasiswa arsitek, hingga masyarakat umum dengan rute beberapa bangunan _heritage_ di area perkotaan seperti Babancong, Kantor Kecamatan Garut Kota, Stasiun Garut, hingga Kantor Pos Garut. Para peserta ini dilepas secara langsung oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan.

Menurutnya, dulu pada tahun 1872 Kabupaten Garut merupakan salah satu kabupaten yang paling maju di Jawa Barat, hal tersebut dibuktikan dengan berdirinya stasiun kereta di Kecamatan Cikajang hingga dibangunnya bangunan keresidenan yang kini menjadi Gedung Pendopo Garut.

Ia mengungkapkan bahwa banyak hal yang bisa dipelajari di Kabupaten Garut khususnya hal-hal yang berkaitan dengan arsitektur.

“Jadi di sini bisa dipelajari hal-hal yang berhubungan dengan arsitek yang ada di Kabupaten Garut. Selamat datang di Garut, (acara) kita jalan-jalan dalam rangka Lalampah Di Garut Pangirutan secara resmi dimulai,” ujar Rudy ketika melepas para peserta acara Lalampah di Garut Pangirutan.

Sementara itu, Ketua IAI Jabar, Andrianto Santoso, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Lalampah Di Garut Pangirutan yang diinisiasi oleh IAI Korwil Kabupaten Garut dengan Yahintara, serta berkolaborasi dengan Pemkab Garut dan ITG. Ia berharap kepada masyarakat luas agar menjaga cagar budaya dan juga aset-aset pusat kota Kabupaten Garut.

“Untuk sama-sama kita menjaga aset yang dimiliki begitu ya, tentu yang saya lihat apa yang kita alami di pagi ini, itu sudah cukup memberikan sebuah dampak, memberikan wawasan yang cukup berharga bagi masyarakat luas seperti itu,” ucapnya.

Selain itu, Adrianto, juga berpesan kepada calon arsitek agar bisa melaksanakan praktek arsitek secara profesional, karena menurutnya istilah profesional itu sangat luas, terutama dalam konteks cagar budaya.

“Untuk itu bangunlah kompetensi itu sebaik-baiknya, dengan etika sejujur-jujurnya dan sebaik-baiknya juga, supaya apa yang kita berikan kepada masyarakat itu adalah sebuah bentuk peradaban yang baik dan lingkungan binaan yang baik, jadi mungkin bagi saya itu persiapan untuk menjadi seorang arsitek yang kompeten dan juga berkesinambungan,” pesan Adrianto.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Agus Ismail, menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pihaknya bersama IAI Jabar dan Yahintara, mengenalkan Kabupaten Garut dari sisi aspek _heritage tourism_.

Ia memaparkan Kabupaten Garut sendiri mempunyai bangunan-bangunan peninggalan sejarah kolonial, yang memiliki nilai historis yang luar biasa. Sehingga, pihaknya sangat mendukung keberlangsungan acara Lalampah Di Garut Pangirutan ini.

“(Harapannya) yang pertama tentu saja untuk arsitektur sendiri ini adalah salah satu upaya kita untuk menggali nilai arsitekturnya, yang kedua bagi masyarakat tentu saja upaya kita untuk tadi memelihara, memanfaatkan, mengembangkan bangunan-bangunan _heritage_, dan untuk pemerintah daerah ini sama-sama kita untuk bisa berkolaborasi, meningkatkan sektor pariwisata dari sisi bangunan-bangunan _heritage_,” harapnya.

Sementara, Ketua Yahintara juga Ketua IAI Korwil Kabupaten Garut, Ruli Oktavian, mengatakan tujuan penyelenggaraan acara ini pihaknya ingin memperkenalkan potensi bangunan _heritage_ yang dimiliki oleh Kabupaten Garut, kepada lingkungan arsitek maupun kepada khalayak umum.

Ia mengungkapkan peserta yang terdaftar sebanyak 250 peserta, namun yang hadir di hari H acara sekitar 200 orang, di mana 80 orang diantaranya merupakan arsitek profesional yang berasal dari Bandung, karena ia menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan keprofesian yang memiliki nilai kredit untuk profesi arsitek.

“_Output_-nya satu kita punya kesadaran khusus para arsitek punya kesadaran lebih terkait bangunan-bangunan _heritage_, kedua untuk para mahasiswa dan pelajar menjadi lebih tahu, dan bagi khalayak umum pun akan menambah wawasan lebih lanjut,” ucapnya.

Ruli berharap kegiatan ini bisa terus berkelanjutan, dan mendapatkan _support_ yang lebih kuat lagi, sehingga skalanya bisa lebih besar lagi.

“Tetapi pada prinsipnya kegiatan ini harus tetap dilaksanakan bagi warga Garut dan untuk warga Garut,” tandasnya.***

Share :

Baca Juga

Seorang pengendara motor yang mengalami mogok mendapatkan bantuan dari petugas polisi yang sedang jaga di Jalan Sukadana, Minggu (06/04/2025).

Pemerintahan

Polisi Bantu Pengendara Motor Mogok di Jalan Sukadana Garut, Dorong Hingga Bengkel sebagai Bentuk Pelayanan
Pelaksanaan Kontes Terbuka Seni Ketangkasan Domba Garut Piala Danrem 062/Tarumanagara, yang dilaksanakan di Lapangan Markas Korem 062/TN, Jalan Bratayudha, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (15/2/2025).

Pemerintahan

Korem 062/TN Gelar Seni Ketangkasan Domba Garut Piala Danrem 062/TN
Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, memberikan apresiasi khusus kepada Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, atas keberhasilannya membangun ekosistem UMKM dari balik tembok pemasyarakatan. Pujian tersebut disampaikan dalam acara pelepasan ekspor produk Coir Shade karya Warga Binaan ke Spanyol, Kamis (25/09/2025)

Pemerintahan

Lapas Garut Ekspor ke Spanyol, Menteri UMKM Puji Kepemimpinan Kalapas Rusdedy
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut resmi menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Inisiatif Indonesia Biru Lestari (WAIBI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Senin, (19 /01/2026) 

Pemerintahan

Lapas Garut Resmi Kerja Sama WAIBI, Pembinaan WBP Fokus Kemandirian dan Lingkungan
Inilah sala satu calon jemaah Haji gelombang 02 asal Banjuresmi bapak Anda Suhanda dan Ibu Eli Herliani

Pemerintahan

Bupati Garut Lepas 1.938 Jamaah Haji Asal Kabupaten Garut
Seluruh pejabat dan jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut meneguhkan komitmennya untuk menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Selasa(21/10/2025)

Pemerintahan

Lapas Garut Teken Komitmen Nasional, Dirjenpas: “Ini Bukan Seremoni, Tapi Tanggung Jawab Nyata!”
Pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2025, yang dilaksanakan di Lapangan Markas Polres Garut, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Senin (10/2/2025).

Pemerintahan

Polres Garut Akan Laksanakan Ops Keselamatan Lodaya 2025
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Prof. Atip Latipulhayat, menghadiri acara Sarasehan Pendidikan sekaligus meresmikan hasil revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kelompok Bermain (Kober) Al-Ikhlas 158. Kegiatan tersebut dipusatkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Persatuan Islam (Persis) 133 Al-Ikhlas, Desa Pasirkiamis, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, pada Sabtu (20/6/2026).

Pemerintahan

Wamendikdasmen dan Bupati Garut Resmikan Revitalisasi PAUD Kober Al-Ikhlas
error: Content is protected !!