Home / Pemerintahan

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:13 WIB

Kepala BKD Garut Ungkap Pentingnya Orientasi PPPK untuk Wujudkan ASN Berkualitas

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Garut, Kristanti Wahyuni

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Garut, Kristanti Wahyuni

PENA GARUT.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur melalui penyelenggaraan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026. Sebanyak 2.400 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung di Aula Rektorat Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (07/07/2026).

Kegiatan orientasi tersebut dibuka oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah membentuk aparatur yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.

Orientasi ini dirancang untuk membekali para PPPK dengan pemahaman mengenai tugas, fungsi, hak, kewajiban, hingga etika sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempercepat proses adaptasi para pegawai dalam menjalankan tugas di lingkungan pemerintahan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Garut, Kristanti Wahyuni, menjelaskan bahwa ASN memiliki posisi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, setiap ASN tidak hanya bertugas sebagai pelaksana kebijakan publik, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat dan perekat persatuan bangsa.

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta memiliki persepsi yang sama mengenai pentingnya orientasi sebagai bagian dari peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya aparatur,” ujar Kristanti Wahyuni.

Ia menambahkan, orientasi menjadi salah satu langkah penting untuk membangun karakter ASN yang memiliki integritas tinggi, disiplin, serta mampu bekerja secara profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebanyak 2.400 peserta yang mengikuti orientasi merupakan PPPK formasi tahun 2023. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.289 peserta berasal dari tenaga pendidik, sementara 1.111 lainnya merupakan tenaga kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Garut berharap seluruh PPPK mampu meningkatkan kapasitas diri, memperkuat profesionalisme, serta memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan pembekalan yang diberikan selama orientasi, para PPPK diharapkan mampu menjalankan amanah sebagai ASN yang adaptif terhadap perubahan, menjunjung tinggi etika pelayanan, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin baik di Kabupaten Garut.

Kepala BKD Kabupaten Garut, Kristanti Wahyuni, mengatakan bahwa orientasi PPPK merupakan langkah penting dalam meningkatkan kompetensi aparatur.

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta memiliki persepsi yang sama mengenai pentingnya orientasi sebagai bagian dari peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya aparatur,” ujar Kristanti Wahyuni.(

Ia menegaskan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, sekaligus perekat persatuan bangsa sehingga profesionalisme dan integritas harus terus diperkuat melalui berbagai program pengembangan kompetensi.(San)

Share :

Baca Juga

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Program ini fokus pada pemberantasan peredaran narkoba serta berbagai modus penipuan di lingkungan Lapas dan Rutan.

Pemerintahan

Lapas Garut Buktikan Komitmen “Zero Halinar”, Ini Hasil Razianya!
Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut berkolaborasi dengan Komando Distrik Militer (KODIM) 0611 serta Garut melaksanakan kegiatan penanaman di Petak 12 dengan luas 12 hektar di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tarogong, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Leles.Senin (04/12/2023).

Pemerintahan

Kerjasama Perhutani dan Kodim 0611 Tanam 1500 Pohon di Garut untuk Lindungi Lingkungan
Polsek Cibatu yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Amirudin Latif, S.H., kembali melaksanakan kegiatan Operasi Minuman Keras (Miras) di wilayah hukumnya. 

Pemerintahan

48 Botol Ciu Diamankan, Ini Hasil Razia Miras Polsek Cibatu Selasa Malam
Lapas Kelas IIA Garut kembali menunjukkan kiprahnya sebagai lembaga pemasyarakatan yang aktif mendorong pembinaan produktif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada Rabu, 4 Desember 2025, Lapas Garut menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Pemerintahan

DPRD Jambi Takjub Lihat Pembinaan UMKM dan Ketahanan Pangan di Lapas Garut

Pemerintahan

Pilkades Serentak 2023 Mulai Disosialisasikan 17 Februari 2023
Universitas Garut (UNIGA) melaksanakan Pembekalan Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2024 yang berlangsung di Lapangan Hockey UNIGA, Jalan Prof. K. H. Cecep Syarifuddin, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (18/7/2024).

Pemerintahan

1225 mahasiswa Uniga akan Laksanakan KKN Tematik di 65 Desa di Kabupaten Garut
Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polres Garut melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil razia berupa ribuan botol minuman keras (miras) dan ratusan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri. Kamis (12/3/2026).

Pemerintahan

Jelang Ops Ketupat Lodaya 2026, Polres Garut Musnahkan 1.852 Botol Miras dan 704 Knalpot Brong
Perumda Air Minum Tirta Intan Garut semakin serius dalam mempercepat transformasi digital melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) pemanfaatan teknologi informasi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Perumda Tirta Intan ini diikuti oleh 26 peserta yang terdiri dari Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian di lingkungan kantor pusat.Jumat (14/02/2025).

Pemerintahan

Perumda Tirta Intan Garut Percepat Digitalisasi dengan Bimtek Pemanfaatan Teknologi Informasi
error: Content is protected !!