Home / Kesehatan

Senin, 3 April 2023 - 14:51 WIB

Libatkan Seluruh Entitas Pemkab Garut, Pastikan 230 Ribu Balita Mendapatkan Imunisasi Polio

Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka secara resmi _Kick Off_ Pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Garut Islamic Prima Insani School, Jalan Raya Ciledug, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (3/4/2023).  (Foto: Moch Ahdiansyah/ Deni Seftiana/ Diskominfo Garut)

Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka secara resmi _Kick Off_ Pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Garut Islamic Prima Insani School, Jalan Raya Ciledug, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (3/4/2023). (Foto: Moch Ahdiansyah/ Deni Seftiana/ Diskominfo Garut)

PENA GARUT – Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka secara resmi _Kick Off_ Pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Garut Islamic Prima Insani School, Jalan Raya Ciledug, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (3/4/2023).

Pembukaan _kick off_ ditandai dengan pemberian imunisasi polio kepada anak oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, didampingi oleh tenaga kesehatan, disaksikan Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, Ketua DPRD Kabupaten Garut, Euis Ida Wartiah, Ketua TP PKK Kabupaten Garut, Diah Kurniasari, Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, dan beberapa pejabat lainnya.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengungkapkan bahwa, pemberian imunisasi terhadap anak ini merupakan gerakan mutlak yang harus dilaksanakan. Ia mengatakan, bahwa pihaknya akan menyukseskan pelaksanaan Sub PIN di Kabupaten Garut, yang akan diawasi langsung oleh Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman di 42 kecamatan dan 421 desa dan 21 kelurahan di Kabupaten Garut.

“Jumlahnya (anak) cukup banyak di Kabupaten Garut, itu sekitar 230 ribu orang (anak). Kita akan menggerakkan semua entitas Disdik, Kadisdik ada di lapangan, juga kita inikan (kolaborasikan) dengan Bapak Kemenag, supaya ini di madrasah-madrasah juga dilakukan dan pokoknya semua digerakkan,” ucapnya.

Rudy memaparkan, bahwa pelaksanaan Sub PIN ini merupakan hal yang sangat penting dilakukan, guna menjamin agar tidak ada kasus polio di Kabupaten Garut di kemudian hari. Ia menerangkan, bahwa pelaksanaan Sub PIN di Kabupaten Garut ini akan berlangsung selama satu Minggu dengan target minimal 95% anak yang dilaksanakan imunisasi.

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ditemukan (kasus polio di Kabupaten Garut), tapi ini kan sudah KLB (Kejadian Luar Biasa) ya, dijadikan bagian oleh pemerintah pusat harus divaksin ulang. Jadi Garut harus divaksin ulang, pokoknya kita komunitas anak-anak kita selesaikan,” ucapnya.

Sementara untuk jumlah vaksin imunisasi sendiri, imbuh Rudy, pihaknya mendapatkan 250 ribu dosis yang akan diberikan kepada anak-anak di Kabupaten Garut.

Senada dengan Bupati Garut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Maskut Farid, menyampaikan pelaksanaan Sub PIN putaran pertama akan dilaksanakan pada tanggal 3-9 April 2023 mendatang. Ia menyampaikan, kegiatan ini melibatkan seluruh entitas di pemerintah daerah untuk memastikan 230 ribu balita di Kabupaten Garut mendapatkan vaksin atau imunisasi polio.

dr. Maksut Farid menerangkan, pemberian imunisasi polio ini adalah akibat adanya KLB munculnya kasus polio di tiga provinsi di Indonesia, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Jawa Barat yang terjadi di Kabupaten Purwakarta.

“Nah sehingga dengan tiga provinsi ini, saat ini semua serentak dilaksanakan, terutama di Jawa Barat ya, kalau Aceh sudah, di Jawa Barat bulan ini sama di semua kabupaten di Jawa Barat dilaksanakan Sub PIN di tingkat Jawa Barat semuanya harus divaksinasi polio,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya telah menyiapkan kurang lebih 5012 lokasi untuk pemberian imunisasi polio diantaranya mulai dari posyandu, sekolah, maupun pusat keramaian yang ada di Kabupaten Garut, di mana satu pos bisa melayani antara 50-100 orang anak.

“Makanya sekarang ini diharapkan semua anak selama seminggu ini harus dilaksanakan tetesan polio. Jadi semua yang punya balita dipastikan ditanya, kalau belum harus dilaporkan di puskesmas terdekat, atau di posyandu, atau di poskesdes, atau di pustu ya,” tuturnya.

Ia mengatakan, bahwa di bulan berikutnya, pihaknya akan kembali melaksanakan pemberian imunisasi, mengingat pemberian imunisasi ini dilaksanakan selama dua kali agar lebih efektif.

“Harapannya dengan pencanangan oleh Pak Bupati ini semua bergerak, tidak hanya di Dinkes tapi semua lintas sektor bergerak untuk memastikan kesuksesan PIN ini. Jadi kita semaksimal mungkin, kita akan menjaga 227.680 balita minimal 95% harus kita vaksin supaya terlindungi masyarakatnya, kalau kurang takutnya nanti ada polio di Garut,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua TP PKK Kabupaten Garut, juga selaku Bunda PAUD Kabupaten Garut, Diah Kurniasari, mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan pemberian imunisasi polio terhadap anak umur 0-59 bulan agar terhindar dari penyakit polio.

“Penyakit polio tidak dapat disembuhkan tapi ini bisa dicegah, dicegahnya dengan diberikan dua tetes obat polio. Jadi saya rasa ya itulah mudah-mudahan khususnya anak-anak di Kabupaten Garut sehat, terhindar dari polio,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Prima Insani Garut, Lilis Rostina, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Garut yang telah memberikan kepercayaan kepada Yayasan Prima Insani Garut untuk memfasilitasi kegiatan ini. Ia berharap, dengan adanya imunisasi ini target Indonesia emas di tahun 2045 bisa tercapai.

“Anak-anak yang hari ini diimunisasi adalah anak-anak yang dalam masa _golden age_, kami berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini mudah-mudahan anak-anak Indonesia memperoleh kekebalan tubuh dari berbagai penyakit khususnya dalam hal ini adalah penyakit polio,” tandasnya.

 

Share :

Baca Juga

Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, mendampingi Plt. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, meninjau penyaluran bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kantor Pos Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (4/5/2023). (Foto: Ilham Kautsar Prawira/ Diskominfo Garut)

Kesehatan

Kepala BKKBN Jabar dan Sekda Garut Tinjau Penyaluran Bantuan di Kabupaten Garut’
Dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melalui UPT Puskesmas Wanaraja telah mengambil langkah proaktif dalam mendistribusikan Program Makanan Tambahan (PMT) khusus untuk balita stunting, ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK), dan balita dengan status gizi buruk.acara tersebut dilakukan di aula kantor Desa Sukamenak kecamatan Wanaraja kabupaten Garut, Selasa (28/11/2023).

Kesehatan

Dinas Kesehatan Garut Melalui UPT Puskesmas wanaraja Proaktif Distribusi PMT untuk Atasi Stunting dan KEK Langkah Konkret Tangani Gizi Buruk pada Balita dan Ibu HamilĀ 
Direktur RSUD, Husodo Dewo Adi, menyatakan komitmen mereka untuk memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan mental Caleg yang mungkin memerlukan dukungan setelah pengalaman pahit Pemilu. Meskipun masih dalam perencanaan, RSUD berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi mereka yang membutuhkan.

Kesehatan

RSUD Garut Siapkan Ruangan bagi Caleg yang Alami Depresi Dampak Kalah Pileg
Kepala Puskesmas Cimaragas dr Hery Kurniawan, M.Kes Foto bersama usai acara mensosialisasi.foto( Ihsan).

Kesehatan

UPT Puskesmas Cimaragas Sosialisasikan Vaksin Rotavirus dan Human Papillomavirus untuk Cegah Penyakit Diare dan Kanker Serviks
Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka pelaksanaan Gebyar Bakti Sosial Pelayanan Keluarga Berencana (KB) dalam rangka Satu Dekade Rudy Helmi yang berlangsung di Rumah Sakit Medina, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Selasa (14/11/2023).

Kesehatan

Satu Dekade Rudy Helmi, DPPKBPPPA dan Rumah Sakit Medina Gelar Baksos Pemasangan KB untuk 320 Orang
Dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, UPT Puskesmas Cimaragas bersama forkopincam Pangatikan menggelar aksi bersih-bersih sampah di lahan masyarakat.

Kesehatan

UPT Puskesmas Cimaragas bersama Forkopimcam Pangatikan Gelar Aksi Bersih Sampah di Lahan Masyarakat Kecamatan Pangatikan
Direktur RSUD, Husodo Dewo Adi, menyatakan komitmen mereka untuk memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan mental Caleg yang mungkin memerlukan dukungan setelah pengalaman pahit Pemilu. Meskipun masih dalam perencanaan, RSUD berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi mereka yang membutuhkan

Kesehatan

RSUD dr. Slamet Garut mengumumkan inisiatif baru dengan menyiapkan ruangan dan pelayanan khusus bagi calon legislatif (Caleg) yang mungkin mengalami stres atau depresi setelah gagal terpilih pada Pemilu 2024 mendatang.

Advertorial

5 Tips for Balancing A Career and Caregiving
error: Content is protected !!