Home / Pemerintahan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 11:23 WIB

Lingkungan Kotor, Warga Dilarang Buang Sampah ke TPS Pasar Wanaraja

Penumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Rakyat Wanaraja belakangan ini menuai perhatian serius. Warga yang tinggal di sekitar pasar dihimbau untuk tidak lagi membuang sampah rumah tangga ke TPS pasar yang sejatinya hanya diperuntukkan bagi sampah hasil aktivitas pedagang.

Penumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Rakyat Wanaraja belakangan ini menuai perhatian serius. Warga yang tinggal di sekitar pasar dihimbau untuk tidak lagi membuang sampah rumah tangga ke TPS pasar yang sejatinya hanya diperuntukkan bagi sampah hasil aktivitas pedagang.

PENA GARUT.COM-Penumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Rakyat Wanaraja belakangan ini menuai perhatian serius. Warga yang tinggal di sekitar pasar dihimbau untuk tidak lagi membuang sampah rumah tangga ke TPS pasar yang sejatinya hanya diperuntukkan bagi sampah hasil aktivitas pedagang.

Kasubag Umum Pasar Rakyat Wanaraja, Ati Sumiati, SE, menegaskan bahwa pihak pengelola pasar sudah berkali-kali mengingatkan warga agar disiplin dalam membuang sampah sesuai aturan.

“TPS pasar itu khusus untuk sampah dari kegiatan jual beli di dalam pasar, bukan untuk buangan rumah tangga. Kalau terus dipaksakan, akan menimbulkan penumpukan yang sulit dikendalikan,” ujar Ati, Kamis (02/10/2025).

Menurutnya, kebiasaan warga membuang sampah sembarangan tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, masalah kesehatan, hingga pencemaran lingkungan sekitar pasar.

Ati menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa serta petugas kebersihan untuk mencari solusi jangka panjang. Edukasi kepada masyarakat juga akan terus digencarkan agar tercipta kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan.

“Kami berharap warga disiplin membuang sampah pada TPS yang sudah disediakan pemerintah desa atau melalui layanan pengangkutan sampah rutin. Dengan begitu, pasar tetap bersih, nyaman, dan layak dikunjungi,” tegasnya.

Selain itu, Ati juga meminta perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut agar menyediakan armada pengangkut sampah terpisah.

“Kami mohon truk sampah untuk pasar jangan digabung dengan warga. Sebaiknya dipisahkan, sehingga sampah dari aktivitas pasar bisa langsung terangkut dan tidak menumpuk,” tambahnya.

Sementara itu, sejumlah pedagang mendukung penuh langkah tersebut. Mereka menilai kebersihan pasar sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pengunjung.

“Kalau pasar bersih, pembeli betah. Kalau kotor dan bau, orang malas datang,” ungkap seorang pedagang sayur di Pasar Rakyat Wanaraja.

Dengan adanya himbauan ini, pengelola pasar berharap masyarakat bisa mengubah kebiasaan membuang sampah sembarangan, sehingga Pasar Rakyat Wanaraja tetap menjadi pusat perdagangan yang sehat, nyaman, dan ramah lingkungan.(San)

Share :

Baca Juga

Wabup Garut melakukan peninjauan di Pantai Sayang Heulang, Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Rabu (19/4/2023). (Foto: Yogi Budiman/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Wabup Garut Berharap Pengelolaan Wisata Pada Libur Lebaran Tahun Ini Lebih Profesional
Pelaksanaan Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia, di MAN 2 Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (3/1/2024).

Pemerintahan

Bupati Garut Apresiasi Pelayanan Kantor Kemenag Garut di Momen Upacara Peringatan HAB ke-78 Tahun 2024
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) menghapus seluruh tunggakan pajak kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, bagi masyarakat yang hingga kini belum membayarkan kewajibannya.

Pemerintahan

Pemdaprov Jabar Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor _Berlaku untuk tunggakan hingga 2024, perpanjangan hanya bayar pajak tahun 2025_
Pelaksanaan _launching_ Pekan Aksi Bergizi Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2023 bagi 210 sekolah di Kabupaten Garut, yang secara simbolis yang dilaksanakan di SMKN 1 Garut, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (20/2/2023). (Foto: Anggana Mulia/ Yogi Budiman/ Nindi Nurdiyanti/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Libatkan Sekolah, Pemkab Garut _Launching_ Pekan Aksi Bergizi Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2023
Pelaksanaan Festival 1000 Liwet, yang berlangsung di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (23/2/2023). (Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Yogi Budiman/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Ribuan Masyarakat Meriahkan HJG ke-210, Nikmati Liwet Bersama
Inilah salah satu peserta didik Ra Sirojul Huda, kampung Ciloa Kaler yang mengikuti kegiatan manasik Haji foto (Ihsan).

Pemerintahan

Peragaan Manasik Haji di Kabupaten Garut, Peserta Mencapai 1150 Siswa dari Raudhatul Atfhal
Pelaksanaan kegiatan Literasi Perizinan Berusaha Sektor Pariwisata melalui Sistem _Online Single Submission_ (OSS) Berbasis Risiko di Kabupaten Garut, di Ballroom Kassiti Fave Hotel, Jalan Raya Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (16/4/2023). (Foto : Yan AS/Diskominfo Kab. Garut)

Pemerintahan

Pemerintah Berupaya Mendorong Tumbuhnya Pelaku Ekonomi Kreatif
Pemerintah Kecamatan Wanaraja bekerja sama dengan tim gabungan berhasil mengembalikan kondisi jalan di kawasan Kp Tegalgede, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja, Garut, pascabanjir yang melanda pada Senin lalu. Proses evakuasi material dilakukan pada Selasa (12/11/2024) pagi, yang mencakup pembersihan tanah dan sampah yang terbawa arus hingga menutup akses jalan.

Pemerintahan

Setelah diterjang Banjir yang membawa material tanah dan sampah, akses jalan di kawasan Kp Tegalgede, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja, kini kembali normal. 
error: Content is protected !!