Home / Pemerintahan

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:09 WIB

Membangun Garut Damai, FKUB Dorong Moderasi Beragama di Kalangan Pemuda

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Garut menggelar Dialog Strategis Membangun Kondusifitas Umat Beragama dengan tema “Peran Generasi Muda dan Masyarakat dalam Mewujudkan Kehidupan Umat Beragama yang Kondusif di Kabupaten Garut” yang berlangsung di Aula Kemenag Garut, Selasa (26/08/2025).

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Garut menggelar Dialog Strategis Membangun Kondusifitas Umat Beragama dengan tema “Peran Generasi Muda dan Masyarakat dalam Mewujudkan Kehidupan Umat Beragama yang Kondusif di Kabupaten Garut” yang berlangsung di Aula Kemenag Garut, Selasa (26/08/2025).

PENA GARUT.COM – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Garut menggelar Dialog Strategis Membangun Kondusifitas Umat Beragama dengan tema “Peran Generasi Muda dan Masyarakat dalam Mewujudkan Kehidupan Umat Beragama yang Kondusif di Kabupaten Garut” yang berlangsung di Aula Kemenag Garut, Selasa (26/08/2025).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Garut Drs. KH. Nurrodin, M.Si, Kepala Kantor Kemenag Garut KH. Dr. Saepulloh, M.Pd., para tokoh lintas iman, hingga guru-guru agama dari SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Garut.

Ketua FKUB Kabupaten Garut, H. Maman Suryaman, S.Ip., menegaskan pentingnya peran generasi muda dan para guru lintas iman sebagai motor penggerak terciptanya kerukunan. Menurutnya, harmoni tidak bisa hanya mengandalkan aturan pemerintah, tetapi harus tumbuh dari kesadaran bersama.

“Kerukunan tidak datang begitu saja, ia harus terus dirawat dan diperjuangkan. Generasi muda harus menjadi pelopor dalam membangun komunikasi lintas iman serta memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan pesan damai, bukan kebencian,” ujarnya.

Maman juga menekankan bahwa guru lintas iman di sekolah memegang peran strategis dalam menanamkan nilai toleransi kepada peserta didik. Hal ini penting agar pemuda mampu menjadi agen perdamaian, penjaga kerukunan, sekaligus pelopor harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

“Moderasi beragama bukan berarti menyamakan keyakinan, tetapi mengedepankan toleransi, menghargai perbedaan, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Perbedaan harus kita jadikan rahmat, sedangkan keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun Garut yang damai,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua FKUB juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam menjaga kondusifitas kehidupan beragama di Kabupaten Garut.(San)

Share :

Baca Juga

Kebun bambu yang berada di dekat SD Sukamenak dilaporkan terbakar hebat, menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekitarnya.. 

Pemerintahan

Akibat Cuaca Panas lahan Kebun Bambu Milik Salah Satu warga Sukamenak Kebakaran 
Sebuah insiden berdarah terjadi di Kampung Bongkor, Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Kamis (3/4/2025) dini hari. Seorang pria berinisial O (42) tega menganiaya temannya sendiri hanya karena tidak terima dengan ucapan korban yang dinilai menyinggung harga dirinya. Polisi dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut pun langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku dalam hitungan jam

Pemerintahan

Tak Jaga Lisan Berujung Petaka: Polisi Tangkap Pria di Garut Usai Aniaya Teman Gegara Ucapan Menyinggung
Menyambut Hari Jadi Garut ke-212, Perumda Air Minum Tirta Intan Garut meluncurkan program keringanan biaya pasang baru sambungan rumah guna mendorong akses masyarakat terhadap air minum bersih. Melalui inisiatif ini, biaya pemasangan sambungan rumah yang semula mencapai Rp1.400.000,- kini dipotong menjadi hanya Rp700.000,-, sebuah langkah strategis untuk mendukung peningkatan kualitas hidup warga Garut.

Pemerintahan

Diskon 50% Sambungan Air Baru: Inovasi Perumda Tirta Intan Rayakan Hari Jadi Garut ke-212
Warga Kampung Patrol yang meliputi empat RW di Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan hingga saat ini.

Pemerintahan

Akses Jalan Rusak Parah, Warga Kampung Patrol Desa Cinta Karangtengah Minta Perhatian Pemkab Garut
Pelaksanaan_Launching_ Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi), di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (5/3/2024).

Pemerintahan

Pemkab Garut Luncurkan Aplikasi Srikandi dalam Pengelolaan Arsip
Pelaksanaan Pemusnahan Barang Bukti Hasil Tindak Pidana Yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap dan Forum Konsultasi Publik di Kantor Kejaksaan Negeri Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (28/2/2024).

Pemerintahan

Pj Bupati Garut : Kabupaten Garut Berkomitmen Perangi Segala Bentuk Tindakan Pidana
Warga Kabupaten Garut kini semakin dimudahkan dalam mengurus dokumen kependudukan. Pemerintah Kabupaten Garut menghadirkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) langsung di setiap kantor kecamatan, termasuk di Kecamatan Wanaraja.

Pemerintahan

Pencetakan e-KTP di Kecamatan Wanaraja Tembus 425 dalam Sebulan
Malam ini, Minggu (16/6/2024), dilanjutkan dengan patroli dalam rangka pemantauan malam takbiran menjelang perayaan iduladha 1445 hijriah di wilayah perkotaan.

Pemerintahan

Penjabat Bupati Garut Pimpin Apel KRYD, Soroti Potensi Kerawanan
error: Content is protected !!