PENA GARUT.COM-Pengukuhan Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Garut periode 2025–2027 berlangsung khidmat di Gedung Pemuda, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (17/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi regenerasi kepemimpinan pelajar Muhammadiyah di Garut.
Mengusung tema “Membumikan Era Baru IPM Dengan Menumbuhkan Kepemimpinan Berdampak yang Inklusif, Inovatif, dan Kolaboratif”, acara pengukuhan dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), kader IPM, serta tamu undangan dari berbagai unsur organisasi kepemudaan.
Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Garut, Agus Rahmat Nugraha, dalam sambutannya menekankan bahwa kepengurusan IPM tidak boleh berhenti pada pelaksanaan program formal semata.
Ia mengingatkan pentingnya membangun karakter manusia sebagai fondasi utama dalam menciptakan perubahan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Tapi yang terpenting di balik itu adalah bagaimana menyelesaikan alam dengan pertama kali menyelesaikan manusianya, bagaimana hatinya ditata, bagaimana perilakunya dikembalikan kepada yang seharusnya hadir,” ujar Agus dalam pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa pelajar Muhammadiyah di Garut harus memiliki tanggung jawab sosial yang besar terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, mulai dari isu kemanusiaan, lingkungan, hingga ketimpangan sosial.
Sementara itu, Ketua Umum PD IPM Garut periode 2025–2027, Ahmad Fazri, menyampaikan komitmennya untuk membawa IPM Garut berkontribusi lebih luas dan berdampak nyata. Di bawah kepemimpinannya, PD IPM Garut akan memfokuskan gerakan pada tiga isu utama, yakni pendidikan, lingkungan hidup, dan inklusivitas Hak Asasi Manusia (HAM).
“Tiga isu utama itu yang akan kami gaungkan. Kami berharap ke depan semua pihak dapat bersinergi dalam fokus utama kinerja yang telah dirancang oleh pengurus PD IPM Garut,” tutur Fazri.
Sebagai penutup, Fazri mempersembahkan momen pengukuhan ini untuk masyarakat yang masih berada di garis kemiskinan, para pejuang kesehatan, serta anak-anak di pelosok Garut yang harus menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Pengukuhan ini diharapkan menjadi awal langkah baru bagi IPM Garut dalam melahirkan kepemimpinan pelajar yang inklusif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan kolaborasi nyata di tengah masyarakat.















