Home / Sosial Budaya

Minggu, 23 Februari 2025 - 21:40 WIB

Perayaan Cap Go Meh di Garut: Simbol Toleransi dan Kebersamaan Antar Umat Beragama

Pelaksanaan perayaan Cap Go Meh di Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Minggu (23/2/2025). 

Pelaksanaan perayaan Cap Go Meh di Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Minggu (23/2/2025). 

PENA GARUT.COM– Perayaan Cap Go Meh di Kabupaten Garut tahun ini menjadi momentum istimewa bagi seluruh masyarakat, bukan hanya bagi umat Konghucu atau Tionghoa, tetapi juga bagi semua pihak yang hidup dalam keberagaman.

Pelaksanaan perayaan Cap Go Meh di Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Minggu (23/2/2025).

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Garut, Maman Suryaman, menegaskan bahwa perayaan ini adalah simbol nyata dari toleransi dan persatuan antar umat beragama.

Dalam pernyataannya, Maman mengungkapkan kebanggaannya melihat bagaimana nilai-nilai kebhinekaan begitu terasa di tengah kehidupan masyarakat Garut.

Ia menilai, Cap Go Meh bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga momen untuk mempererat persaudaraan antarumat beragama.

“Kami percaya harmoni dan persaudaraan adalah kunci utama dalam menjaga persatuan bangsa. Perayaan ini mengajarkan kita untuk saling menghormati dan terus memperkuat kebersamaan dalam keberagaman,” ujarnya.

Cap Go Meh yang dirayakan setiap hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek dikenal sebagai puncak perayaan Imlek. Dalam perayaan ini, berbagai kegiatan budaya digelar, mulai dari pawai barongsai, pertunjukan seni tradisional, hingga doa bersama.

“Di Garut, perayaan ini tidak hanya dihadiri oleh masyarakat Tionghoa, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat dari beragam latar belakang agama dan budaya,”

Dukungan dari FKUB dan pemerintah daerah dalam perayaan ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kerukunan umat beragama di Garut.

“Pemerintah setempat juga menyambut baik perayaan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas budaya serta meningkatkan pariwisata daerah,”

Menurut Maman Suryaman, Cap Go Meh menjadi bukti bahwa perbedaan agama dan budaya tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk hidup berdampingan dengan damai.

“Justru, keberagaman inilah yang memperkaya kehidupan sosial di Kabupaten Garut,”

Ia berharap, semangat toleransi yang tercermin dalam perayaan ini dapat terus dijaga dan ditanamkan di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda. Dengan demikian, nilai-nilai kebhinekaan yang telah diwariskan sejak lama dapat terus berkembang dan menjadi fondasi bagi persatuan bangsa.

Perayaan Cap Go Meh di Kabupaten Garut bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan antar umat beragama.

“Dengan semangat toleransi dan persaudaraan, masyarakat Garut kembali membuktikan bahwa keberagaman adalah anugerah yang harus dijaga bersama demi mewujudkan kehidupan yang harmonis dan damai,”(San).

Share :

Baca Juga

Sosial Budaya

How One Furniture Manufacturer Goes ‘Beyond Sustainability’
Proses seleksi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan Kloter 1446 H/2025 M kini memasuki tahap pertama. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I., melalui Kepala Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), H. Indra Azwar Mawardi, S.H.I., menyatakan bahwa seleksi ini menggunakan sistem digital yang memastikan transparansi nilai peserta.

Sosial Budaya

Seleksi Tahap Pertama PPIH Arab Saudi dan Kloter 1446 H/2025 M Dimulai, Sistem Digital Diterapkan
Pelaksanaan Rakor terkait Pelaksanaan Kampanye metode Rapat Umum pada Pilkada Kabupaten Garut Tahun 2024, yang dilaksanakan di Aula Kantor KPU Kabupaten Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (13/11/2024). (Foto : M. Azi Zulhakim/Diskominfo Kab. Garut).

Sosial Budaya

KPU Garut Kembali Gelar Rakor Kampanye Terbuka, Paslon Masih Pilih Hari yang Sama

Sosial Budaya

New Research Shows Big Opportunities for Small Businesses
Proses seleksi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Garut tahun 2024 terus bergulir dengan ketat. Setelah melalui tahapan verifikasi administrasi yang ketat, sebanyak 122 dari 607 pendaftar berhasil melangkah ke tahap tes berbasis komputer (CAT) yang dijadwalkan berlangsung pada 21 November 2024.

Sosial Budaya

Seleksi Administrasi PPIH 2024 Dimulai: Pendaftar Membludak, Hanya 122 yang Lolos Tes Tahap Awal

Sosial Budaya

No Arms, No Legs, No Worries

Sosial Budaya

Surety Bonds Protect Infrastructure Investment

Sosial Budaya

Ucapan HUT RI ke 79 Tahun 2024 Hal 2
error: Content is protected !!