Home / Sosial Budaya

Senin, 18 November 2024 - 15:18 WIB

Putri Karlina Tinjau Permukiman di Sumbersari: Warga Hadapi Ancaman Banjir Bandang dan Limbah Industri

Calon Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, kembali turun ke lapangan untuk menyapa warga Kampung Sumbersari, Kelurahan Regol, RW 22. Dalam kunjungan tersebut, Putri Karlina menyoroti berbagai persoalan serius, mulai dari ancaman banjir bandang hingga limbah industri kulit yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

Calon Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, kembali turun ke lapangan untuk menyapa warga Kampung Sumbersari, Kelurahan Regol, RW 22. Dalam kunjungan tersebut, Putri Karlina menyoroti berbagai persoalan serius, mulai dari ancaman banjir bandang hingga limbah industri kulit yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

PENA GARUT.COM– Calon Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, kembali turun ke lapangan untuk menyapa warga Kampung Sumbersari, Kelurahan Regol, RW 22. Dalam kunjungan tersebut, Putri Karlina menyoroti berbagai persoalan serius, mulai dari ancaman banjir bandang hingga limbah industri kulit yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

Menurut pantauan Putri Karlina, kondisi aliran sungai di kawasan tersebut cukup memprihatinkan. Tanggul di pinggir sungai mengalami rembesan hingga tiga meter ke dalam, membahayakan sekitar 1.000 kepala keluarga (KK) di beberapa RW. Panjang tanggul kritis diperkirakan mencapai 400-500 meter.

“Kalau ini dibiarkan, potensi banjir bandang bisa mengancam keselamatan ribuan warga. Ini harus segera ditangani,” ujarnya.Senin(18/11/2024).

Putri Karlina juga mendengar keluhan warga terkait pengaduan sebelumnya yang tidak ditindaklanjuti.

“Katanya, masyarakat sudah mengajukan aduan tahun lalu, tapi datanya hilang. Ini harus jadi perhatian, nanti kalau terpilih saya pastikan untuk mengecek ulang dan memastikan masalah ini ditindaklanjuti,” tegasnya.

Selain ancaman banjir, Putri Karlina juga mengungkapkan bahwa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang tersedia di kawasan tersebut tidak berfungsi. Hal ini menjadi ironi, mengingat industri kulit di Garut menjadi salah satu sektor andalan.

“Industri kulit memang penting, tapi jangan sampai limbahnya mencemari lingkungan dan menimbulkan penyakit. Warga, terutama anak-anak, sudah banyak yang terdampak kesehatan akibat limbah ini,” paparnya.

Putri Karlina menegaskan perlunya langkah mitigasi bencana yang komprehensif.

“Langkah pertama adalah memastikan tanggul diperkuat dan aliran sungai dikelola dengan baik. Air itu sumber kehidupan. Kalau air tercemar, dampaknya besar untuk warga,” ungkapnya.

Ia juga mendorong program khusus untuk menata pemukiman yang terdampak limbah dan meningkatkan kualitas lingkungan.

“Pemerintah harus lebih fokus pada masalah lingkungan di perkotaan. Jangan sampai kita sibuk mengejar pembangunan, tapi melupakan kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen Putri Karlina untuk mendengarkan langsung aspirasi warga, sekaligus menjadi refleksi penting bagi pemerintah daerah agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(San).

Share :

Baca Juga

Bisnis

Entrepreneurs Embrace In-House Fitness
Proses seleksi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Garut tahun 2024 terus bergulir dengan ketat. Setelah melalui tahapan verifikasi administrasi yang ketat, sebanyak 122 dari 607 pendaftar berhasil melangkah ke tahap tes berbasis komputer (CAT) yang dijadwalkan berlangsung pada 21 November 2024.

Sosial Budaya

Seleksi Administrasi PPIH 2024 Dimulai: Pendaftar Membludak, Hanya 122 yang Lolos Tes Tahap Awal
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman memimpin rapat terkait persiapan pelayanan wisatawan pada hari libur Idulfitri 1444 Hijriah yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (12/4/2023). (Foto: Rahmatillah Ramadhani/ Nindi Nurdiyanti/ Diskominfo Garut)

Sosial Budaya

Dishub Kabupaten Garut terjunkan sekira 213 personel tersebar di 41 titik pos pengamanan lalu lintas

Sosial Budaya

New Research Shows Big Opportunities for Small Businesses

Sosial Budaya

Surety Bonds Protect Infrastructure Investment
BPJS Ketenagakerjaan Garut memberikan secara simbolis santunan kematian perangkat desa Limbangan Tengah yang dilaksanakan di Kantor Desa Limbangan Tengah, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Rabu (12/4/2023). (Foto: Moch Ahdiansyah/ Ilham Kautsar/ Diskominfo Garut)

Sosial Budaya

BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Garut Beri Santunan Kepada Ahli Waris Perangkat Desa Limbangan Tengah

Sosial Budaya

How to Give Your 2016 Resolutions Staying Power
Curah hujan yang tinggi di wilayah Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebabkan tanah longsor yang mengancam pipa distribusi milik Perumda Air Minum Tirta Intan. 

Sosial Budaya

Hujan Deras Picu Longsor di Cilawu Garut, Pipa Distribusi PDAM Terancam Rusak
error: Content is protected !!