PENA GARUT.COM – Sebanyak 12 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut turut ambil bagian dalam kegiatan Perkemahan Pramuka WBP se-Jawa Barat yang digelar di Lapas Kelas IIA Narkotika Cirebon. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh 216 peserta dari 19 Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan (UPT PAS) se-Jawa Barat.Selasa(21/10/2025)
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Kemenkumham) Jawa Barat, yang menegaskan bahwa kegiatan Pramuka bagi WBP bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan rasa kebangsaan.
“Kegiatan Pramuka ini menjadi bagian dari pembinaan karakter warga binaan. Mereka dilatih untuk disiplin, bekerja sama, dan memiliki semangat nasionalisme. Para peserta merupakan warga binaan pilihan yang aktif mengikuti kegiatan Pramuka di UPT masing-masing,” ujar Kakanwil dalam sambutannya. “Kami berharap, setelah kembali ke Lapas, mereka dapat menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.”
Rangkaian kegiatan berlangsung padat dan edukatif. Hari pertama diisi dengan upacara pembukaan, pembagian kelompok, pemasangan tenda, latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta pentas seni antar-UPT. Pada malam hari, para peserta mengikuti sesi refleksi dan pembinaan karakter melalui diskusi kepemimpinan dan renungan malam yang penuh makna.
Memasuki hari kedua, suasana semakin semarak dengan digelarnya berbagai lomba antar peserta, seperti PBB, Semaphore Dance (Smapur Dance), permainan edukatif, hingga lomba kesenian dan kreativitas. Seluruh kegiatan ditutup dengan upacara penutupan serta penyerahan penghargaan bagi peserta terbaik.
Kepala Lapas Garut menyampaikan rasa bangganya atas semangat dan antusiasme warga binaan yang mewakili Lapas Garut dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi 12 WBP yang telah berpartisipasi di perkemahan ini. Bagi mereka, kegiatan ini bukan sekadar berkemah, tetapi juga pengalaman hidup yang membentuk karakter, rasa tanggung jawab, dan kebersamaan. Semoga nilai-nilai itu mereka bawa saat kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas Garut.
Kegiatan Perkemahan Pramuka WBP se-Jawa Barat ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di lembaga pemasyarakatan tidak hanya fokus pada aspek hukum, tetapi juga pengembangan kepribadian dan keterampilan sosial.
Dengan semangat disiplin dan kebersamaan yang tertanam, para WBP diharapkan mampu beradaptasi dan berkontribusi positif ketika kembali ke tengah masyarakat.















