Home / Pemerintahan

Jumat, 26 September 2025 - 03:34 WIB

Lapas Garut Cetak Sejarah, Ekspor Coir Shade Tembus Pasar Spanyol

Lapas Kelas IIA Garut kembali mencatat prestasi membanggakan setelah berhasil mengekspor produk Coir Shade berbahan sabut kelapa ke Spanyol. Momentum ini mendapat apresiasi langsung dari Menteri Koperasi dan UMKM RI, Maman Abdurrahman, yang berjanji akan membuka akses pasar lebih luas bagi produk karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Lapas Kelas IIA Garut kembali mencatat prestasi membanggakan setelah berhasil mengekspor produk Coir Shade berbahan sabut kelapa ke Spanyol. Momentum ini mendapat apresiasi langsung dari Menteri Koperasi dan UMKM RI, Maman Abdurrahman, yang berjanji akan membuka akses pasar lebih luas bagi produk karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

PENA GARUT.COM— Lapas Kelas IIA Garut kembali mencatat prestasi membanggakan setelah berhasil mengekspor produk Coir Shade berbahan sabut kelapa ke Spanyol. Momentum ini mendapat apresiasi langsung dari Menteri Koperasi dan UMKM RI, Maman Abdurrahman, yang berjanji akan membuka akses pasar lebih luas bagi produk karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

“Salut, Lapas Garut ini betul-betul pro UMKM. Saya akan sampaikan ke Pak Agus (Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan) bahwa ini salah satu Lapas yang serius membina warga binaan melalui ekosistem UMKM, dan pemerintah akan hadir membuka akses pasar ekspornya,” kata Maman saat memberikan keterangan.Kamis(26/09/2025)

Lapas Garut sendiri telah mengembangkan sejumlah unit usaha berbasis UMKM yang digarap langsung oleh WBP. Di antaranya, Sentra Produksi Coir Shade yang sudah rutin diekspor ke Prancis, Korea, dan kini Spanyol.

Selain itu, ada juga pelatihan membatik, unit konveksi, produk kopi dengan brand Kayana Coffee, bakery roti, hingga kue kering yang dipasarkan untuk kebutuhan lokal.

Melalui ekosistem ini, WBP tidak hanya menerima keterampilan baru dan upah kerja, tetapi juga berpeluang memperoleh remisi atas perilaku baik. Proses pembinaan pun berjalan produktif, manusiawi, sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata.

Menteri Maman menegaskan, pemerintah akan memberi dukungan penuh agar produk UMKM Pemasyarakatan makin dikenal dunia.

“Kita akan bantu dalam dua hal. Pertama, akses pembiayaan, yang saya yakin bisa didukung Bank BJB. Kedua, akses pasar, karena market-nya luar negeri. Kita akan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Deputi Perluasan Akses Pasar agar produk ini bisa masuk ke lebih banyak negara,” jelasnya.

Menurutnya, Lapas Garut adalah bukti nyata bahwa pembinaan bisa sejalan dengan penguatan UMKM dan ekspor.

“Ini bukan sekadar program, tapi ekosistem yang hidup. Warga binaan mendapat penghasilan, petani sekitar terserap hasil panennya, pengusaha ikut terlibat, dan negara mendapat manfaat dari ekspor. Ini harus ditiru,” tegasnya.

Kalapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, mengaku bersyukur atas dukungan penuh pemerintah.

“Kami berkomitmen terus mengembangkan UMKM Pemasyarakatan sebagai bagian dari kemandirian WBP dan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah maupun nasional,” ucapnya.

Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi Garut sebagai daerah yang mampu mengoptimalkan potensi lokal, bahkan dari balik jeruji, untuk menembus pasar global.(San)

Share :

Baca Juga

PENA GARUT-Forkopincam Wanaraja dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut, menyerahkan bantuan sosial kepada orang Tua siswa SD guna melunasi tunggakan BPJS untuk melanjutkan operasi.acara tersebut dilakukan di ruang kantor kecamatan Wanaraja, Selasa (07/02/2023).

Pemerintahan

Forkopincam Wanaraja Respon Cepat Bantu Orang Tua Siswa SD, Untuk Melanjutkan Operasi
Reses masa sidang III hari pertama Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi Demokrat, Endang Saepudin, berlangsung hangat pada Rabu, 19 Februari 2025. Puluhan warga memadati balai kampung untuk menyampaikan keluhan langsung kepada wakil rakyat mereka.

Pemerintahan

“Puluhan Warga Kampung Papandak ‘Geruduk’ Endang Saepudin, Ada Apa?”
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut berkolaborasi dengan TNI Polri, melaksanakan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di area perkotaan, Kamis pagi (14/3/2024).

Pemerintahan

Satpol PP Garut Tindak Tegas PKL yang Langgar Aturan, Termasuk Penertiban Toko yang Pajang Kontrasepsi
Satuan Reserse Narkoba Polres Garut kembali mencetak prestasi dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Seorang pemuda berinisial ME (21), warga Kecamatan Garut Kota, berhasil diamankan polisi saat kedapatan membawa narkotika jenis sabu.

Pemerintahan

Polres Garut Tangkap Pemuda Bawa Sabu Tersembunyi dalam Bungkus Detergen
Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sinergi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menghadiri Opening Ceremony Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) 1926–2026 sekaligus Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) PCNU Kabupaten Garut di Lapangan SOR Ciateul, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (26/01/2026).

Pemerintahan

Satu Abad NU di Garut, Bupati Dorong UMKM Naik Kelas Tanpa Agunan
Pelaksanaan Simulasi Sispamkota Ops Mantap Brata 2023, di Lapangan Sarana Olahraga (SOR) Ciateul, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (10/10/2023).

Pemerintahan

Jelang Pemilu 2024, Polres Garut Gelar Simulasi Sispamkota Ops Mantap Brata
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, turun langsung memantau proses penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan pusat pemerintahan (Pemda), Jalan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (07/05/2026).

Pemerintahan

Wakil Bupati Garut Putri Karlina Turun Tangan! PKL di Kawasan Pemda Garut Mulai Ditertibkan
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polres Garut menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengemudi ojek online dan ojek pangkalan yang tersebar di berbagai titik strategis di Kabupaten Garut, Jumat (1306/2025).

Pemerintahan

Peduli Kesehatan Mitra Jalanan: Polres Garut Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sambut HUT Bhayangkara ke-79
error: Content is protected !!