Home / Pemerintahan

Jumat, 26 September 2025 - 19:53 WIB

5.000 Kasus Keracunan Nasional, Garut Jadi Sorotan DPR RI

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Garut mendapat sorotan tajam setelah insiden keracunan yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Kadungora. Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, bersama Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan langsung ke sejumlah titik, termasuk Dapur MBG Al Bayyinah 2, Kantor Kecamatan Kadungora, serta MTs dan MA Maarif Cilageni, Jumat (26/09/2025).

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Garut mendapat sorotan tajam setelah insiden keracunan yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Kadungora. Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, bersama Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan langsung ke sejumlah titik, termasuk Dapur MBG Al Bayyinah 2, Kantor Kecamatan Kadungora, serta MTs dan MA Maarif Cilageni, Jumat (26/09/2025).

PENA GARUT.COM– Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Garut mendapat sorotan tajam setelah insiden keracunan yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Kadungora. Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, bersama Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan langsung ke sejumlah titik, termasuk Dapur MBG Al Bayyinah 2, Kantor Kecamatan Kadungora, serta MTs dan MA Maarif Cilageni, Jumat (26/09/2025).

Cucun menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program MBG. Ia menyebutkan bahwa insiden di Garut harus menjadi pelajaran serius, mengingat secara nasional tercatat sekitar 5.000 kasus keracunan makanan dari Januari hingga September 2025.

“Program MBG ini jangan sampai ternodai karena kelalaian. Semua pengelola wajib disiplin menerapkan 10 SOP keamanan pangan, mulai dari penerimaan bahan baku hingga distribusi, tanpa ada celah intervensi pihak luar,” tegas Cucun.

Sebagai langkah penguatan, Cucun mengumumkan bahwa dapur MBG ke depan akan dilengkapi alat tes makanan sebelum distribusi. Selain itu, ukuran dapur akan diperluas dari 15×20 menjadi 20×20 meter untuk memastikan alur higienis, mulai dari penyaringan bahan, pemisahan gudang basah dan kering, hingga pemisahan proses memasak nasi dan lauk. Pengawasan keamanan juga akan melibatkan Kementerian Kesehatan serta BPOM.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengaku terkejut sekaligus prihatin dengan insiden yang menimpa para siswa. Namun, ia tetap mengapresiasi langkah cepat berbagai pihak dalam menangani kasus tersebut.

“Ini musibah yang tidak kita harapkan. Saya yakin semua hadir di sini mencari solusi agar hal serupa tidak terulang kembali,” kata Syakur.

Ia menambahkan bahwa program MBG telah memberi manfaat besar bagi masyarakat Garut dan meminta warga tetap tenang dalam menyikapi peristiwa ini.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Garut, Salsa, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 80 dapur MBG yang aktif beroperasi di berbagai kecamatan.

Ia mengungkapkan bahwa insiden di Kadungora menimpa 30 siswa SD dan MA, yang diduga akibat keterlambatan pembagian makanan.

“Seharusnya makanan didistribusikan pukul 9, tapi karena nasi kurang, kami memasak tambahan dulu. Akhirnya lauk ayam baru bisa dibagikan sekitar pukul 10 hingga 11. Diduga karena keterlambatan inilah makanan jadi melewati batas aman konsumsi,” jelasnya.

Meski sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan, Salsa memastikan seluruh korban kini sudah pulih dan dalam kondisi baik. Ia berkomitmen bahwa evaluasi internal akan segera dilakukan agar peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari.(San)

Share :

Baca Juga

Pelaksanaan Pisah Sambut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Garut, di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (01/08/2023).

Pemerintahan

Pisah Sambut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Garut 
Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut mengamankan seorang pemuda berinisial ZN (21), warga Kecamatan Karangpawitan, atas dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap seorang perempuan. 

Pemerintahan

Gara-Gara Alkohol, Pemuda Garut Nekat Bacok Wanita di Depan Hotel
Pelaksanaan acara donor darah dan santunan kepada anak yatim serta jompo yang dilaksanakan di Markas Satpol PP Kabupaten Garut, Jalan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (27/4/2023). (Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Nindi N/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Satpol PP Kabupaten Garut Gelar Donor Darah dan Santunan
Polsek Wanaraja berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor di Kp. Tabrik, Rt. 04/01, Ds. Linggamukti, Kec. Sucinaraja, Kab. Garut.

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Amankan Pelaku Pencurian R2
Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Garut, dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memperkuat sinergi dalam pemberantasan rokok ilegal melalui kegiatan Pemusnahan Barang Kena Cukai Ilegal yang berlangsung di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Rabu (24/6/2026).

Pemerintahan

Pemusnahan 44 Juta Batang Rokok Ilegal di Garut, Dedi Mulyadi Minta Pengawasan hingga Tingkat Desa
Polsek Wanaraja melaksanakan patroli dalam rangka kegiatan Cipta Kondisi (C3) dan pencegahan aksi balap liar dan perang sarunng di wilayah hukum Polsek Wanaraja. Sabtu (08/03/2025), pukul 01.00 Wib.

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Gencarkan Patroli Malam Cegah Balap Liar dan Perang Sarung
Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengecek harga beras di Pasar Mandalagiri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (05/09/2023).

Pemerintahan

Pemkab Garut Berencana Beri Bantuan Beras bagi Masyarakat Tidak Mampu secara Gratis
Kabag Kesra Setda Garut, Mekarwati, memberikan sambutan dalam acara Baksos Kesehatan yang diselenggarakan oleh BKPRMI Jawa Barat di Hotel Sabda Alam, Jalan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jum'at (24/2/2023). (Foto : M. Azi Zulhakim & Nindi Nurdiyanti/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Gandeng FUN Garut, BKPRMI Jabar Gelar Baksos Kesehatan
error: Content is protected !!