PENA GARUT.COM-Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan Pendidikan Kader Pertama (PKP) Dewan Pengurus Anak Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPAC PKB) Kabupaten Garut berlangsung meriah dan penuh antusiasme di Ballroom Al Musaddadiyah Garut, Minggu, 23 November 2025. Sebanyak 785 dari total 856 calon pengurus menghadiri kegiatan strategis tersebut, dengan tingkat kehadiran mencapai 95 persen.
Plt Ketua DPC PKB Garut, Unjang Asari, menyebut bahwa tingginya kehadiran menunjukkan soliditas kader di seluruh kecamatan.
“Dari 856 calon pengurus, sekitar 785 hadir. Hampir 95 persen. Mereka datang dari seluruh wilayah Garut, tersebar di 42 kecamatan dan 442 desa,” ujarnya.
Musancab tahun ini mengusung dua agenda besar: Pendidikan Kader Pertama (PKP) serta penetapan struktur baru DPAC. Pada sesi kaderisasi, seluruh peserta mengikuti materi transformasi pengetahuan mengenai politik, keorganisasian PKB, hingga strategi pemenangan jangka panjang.
“Sebelum Musancab dimulai, kami memberikan pendidikan kader. Ada transformasi knowledge tentang politik dan ke-PKB-an, termasuk strategi yang akan digunakan,” jelas Unjang.
Dalam sidang pleno, DPAC menetapkan struktur mulai dari unsur Suro hingga Tanpidz. Pembentukan struktur baru ini diproyeksikan menjadi fondasi penting untuk memperkuat gerak politik PKB di Garut.
Unjang Asari menegaskan bahwa Musancab kali ini merupakan momentum penting untuk memanaskan mesin partai menjelang Pemilu 2029. Ia secara terbuka menyampaikan target politik yang ingin dicapai PKB Garut.
“Kami sudah menghitung realistis. Target 12 kursi DPRD Garut itu bukan sekadar wacana, tapi berdasarkan data lapangan. Bahkan kami dorong agar Garut yang sangat luas ini menjadi 7 dapil, bukan 6,” tegasnya.
Menurutnya, penambahan daerah pemilihan akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan efektivitas representasi politik.
“Tasikmalaya yang 39 kecamatan sudah 7 dapil. Garut harusnya begitu supaya pelayanan masyarakat lebih cepat,” tambahnya.
Lebih jauh ia menekankan pentingnya loyalitas dan militansi kader dalam mengawal perjuangan politik PKB di Garut.
“Kita ingin menciptakan kader yang loyal, militan, berintegritas, dan siap mengawal pemerintahan Kabupaten Garut,” ucapnya.
Musancab dan PKP yang berlangsung sehari penuh ini menjadi tanda bahwa PKB Garut mulai tancap gas menuju kontestasi politik 2029 dengan persiapan struktur, kaderisasi, dan strategi yang lebih matang.(San)















