Home / Pemerintahan

Rabu, 31 Mei 2023 - 18:46 WIB

Keseriusan Pemkab Garut, Targetkan Angka Stunting 13% di Tahun 2024

Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka acara Percepatan Penurunan Stunting dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bertempat di Aula Kampung Wanaseda, Desa Sindangmekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (31/5/2023).

Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka acara Percepatan Penurunan Stunting dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bertempat di Aula Kampung Wanaseda, Desa Sindangmekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (31/5/2023).

PENA GARUT-GARUT, Wanaraja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menargetkan angka stunting di Kabupaten Garut di tahun sebesar 18%, dan 13% di tahun 2024, dan mana sebelumnya angka stunting di Kabupaten Garut adalah 35% dan saat ini sudah menurun ke angka 23,6%. Untuk bersama seluruh jajaran dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga pemerintah desa, bersama TNI Polri, Pemkab Garut melakukan upaya konkret untuk menurunkan stunting.

“Kami memberikan bantuan berupa PMT (atau) pemberian makanan tambahan, termasuk susu dan telur, yang akan diberikan kepada mereka yang stunting dari umur 0 sampai dengan 23 bulan,” ucap Bupati Garut, Rudy Gunawan, saat membuka acara Percepatan Penurunan Stunting dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), bertempat di Aula Kampung Wanaseda, Desa Sindangmekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (31/5/2023).

Tak hanya pemberian PMT, pihaknya juga akan melakukan pengawasan terhadap ibu hamil, mulai dari gizi ibu hamil dan lainnya, yang nantinya akan ditanggung oleh APBD Kabupaten Garut.

“Jadi Garut serius untuk menurunkan angka stunting, menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi, kami pun merekrut Dokter Spesialis Obygn yang akan melakukan observasi terhadap masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani, mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melaksanakan kegiatan pengukuran balita di posyandu yang telah dilaksanakan pada bulan Februari – April 2023 di 42 kecamatan, 67 puskesmas, 442 desa dan kelurahan, serta 4.305 posyandu di Kabupaten Garut.

Ia menuturkan, jumlah sasaran balita yang dilakukan pengukuran adalah sebanyak 216.172 balita di Kabupaten Garut, yang memperoleh hasil sebanyak 25.531 balita diidentifikasi stunting. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, imbuh dr. Leli, terjadi penurunan angka stunting sebesar 2,9% di Kabupaten Garut, di mana sebelumnya berada di angka 31.843 (15,6%) dan di tahun ini menjadi 25.531 (12,7%).

Kadinkes Garut menambahkan, bahwa Kecamatan Wanaraja teridentifikasi sebagai kecamatan dengan persentase stunting tertinggi dan Kecamatan Talegong sebagai kecamatan dengan persentase stunting terendah tingkat Kabupaten. Ia berharap, 10 Kecamatan tertinggi dapat melakukan upaya-upaya percepatan penurunan stunting, baik tingkat kecamatan, desa maupun tatanan keluarga.

“Adapun Kecamatan dengan persentase stunting dibawah 10% akan tetap dilakukan pembinaan untuk terus diturunkan persentasenya dan perlu dikaji untuk dilakukan _on the spot_ pengukuran di posyandu oleh Dinas Kesehatan,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Camat Wanaraja, Mia Herlina, mengucapkan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang telah memilih Kecamatan Wanaraja sebagai lokus dari program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Garut.

Mia mengatakan, di tahun 2022 awal, tepatnya sebelum adanya program Temukan Obati Sayangi balita Stunting (TOSS), angka stunting di Kecamatan Wanaraja adalah sekitar 300-an balita stunting, namun setelah dilakukannya pengukuran, maka angka stunting di Kecamatan Wanaraja naik sampai 300% sehingga menjadi sekitar 1.000 anak diindikasikan sebagai balita stunting.

“Alhamdulillah di tahun 2022 juga, mungkin karena ada program TOSS ya kita juga mengintervensi khususnya kepada seluruhnya, baik dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, kita memberikan Makanan Tambahan, juga dari Dana Desa yang senantiasa memang terus juga diberikan makanan tambahan bagi anak-anak kita yang stunting,” tuturnya.

Ia mengatakan, berkat adanya program TOSS melalui PMT, angka stunting di Kecamatan Wanaraja turun hingga 30%, di mana saat ini masih terdapat sekitar 700 balita stunting di Kecamatan Wanaraja.

Share :

Baca Juga

Satlantas Polres Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan antara polisi dan anak-anak melalui kegiatan edukatif bertajuk “Polisi Sahabat Anak”. Kali ini, kegiatan dilaksanakan bersama siswa-siswi dari TK Aisah, di Halaman Mako Polres Garut. Rabu (23/04/2025).

Pemerintahan

Satlantas Polres Garut Gelar Kegiatan “Polisi Sahabat Anak” Bersama TK Aisah
Pelaksanaan_Launching_ Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi), di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (5/3/2024).

Pemerintahan

Pemkab Garut Luncurkan Aplikasi Srikandi dalam Pengelolaan Arsip
Setelah buron hampir tujuh bulan, seorang pelaku penganiayaan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) akhirnya berhasil diringkus jajaran Polsek Cibatu, Polres Garut. Penangkapan terjadi pada Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di sekitar area Puskesmas Cibatu, Kabupaten Garut.

Pemerintahan

Pelaku Penganiayaan yang Lukai Pedagang Ayam di Garut Akhirnya Tertangkap!
Pelaksanaan Deklarasi Damai bagi seluruh Calon Kepala Desa di 82 desa pada 28 kecamatan yang dilaksanakan di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (10/5/2023). (Foto: Anggana Mulia/ Deni Seftiana/ Bagus/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Seluruh Calon Kepala Desa di Kabupaten Garut Berkomitmen Pilkades Damai
Pelaksanaan Apel Gelar Pasukan OPS Zebra Lodaya - 2023, yang dilaksanakan di Mako Polres Garut, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Senin (04/09/2023

Pemerintahan

OPS Zebra Lodaya 2023, Polres Garut Sasar Knalpot Brong
Aplikasi FEC Viral karena Diduga Menipu Hingga Rp35 Miliar

Pemerintahan

Aplikasi FEC Viral karena Diduga Menipu Hingga Rp35 Miliar
Dalam rangka Libur lebaran, Polres Garut melalui Polsek Cisurupan melaksanakan kegiatan pengamanan di objek wisata Kawah Papadayan untuk antisipasi aksi premanisme dan pungli yang ada di objek wisaata serta sebagai bagian dari Operasi Ketupat Lodaya 2025. Sabtu (05/04/2025).

Pemerintahan

Berikan Rasa Aman dan Nyaman Kepada Pengunjung, Polres Garut Tingkatkan Pengamanan Objek Wisata Kawah Papadayan 
Pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2023 yang dilaksanakan di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (17/4/2023). (Foto: Sofyan Fauzi/ Deni Seftiana/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Bupati Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2023
error: Content is protected !!