PENA GARUT.COM-Masyarakat Kampung Ciloa Kaler, bersatu dalam semangat gotong royong, bergerak cepat untuk menghadapi ancaman banjir yang mungkin terjadi. Mereka secara sukarela bahu-membahu membersihkan selokan, langkah antisipatif yang diambil untuk melindungi lingkungan mereka.
Dalam sebuah kegiatan gotong royong yang penuh kebersamaan, warga Kampung Ciloa Kaler mengalokasikan waktu dan tenaga untuk membersihkan selokan yang melintasi kampung mereka. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap potensi banjir yang sering kali melanda daerah tersebut, khususnya pada musim hujan, Jum’at (08/12/2023).
Ustadz Juju mengatakan,Sebagai bagian dari upaya pencegahan, mereka membersihkan selokan dari berbagai macam sampah dan vegetasi yang dapat menghambat aliran air.
“Kebersihan selokan menjadi prioritas utama, mengingat peran pentingnya dalam mengalirkan air hujan secara lancar, sehingga dapat mengurangi risiko genangan air dan potensi banjir,”ujarnya.
Ustadz Juju mengungkapkan, rasa bangganya terhadap semangat gotong royong yang tinggi di antara warganya.
“Ini adalah bukti nyata bahwa dengan kebersamaan, kita bisa mengatasi berbagai tantangan alam. Gotong royong seperti ini menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi kita semua.”ungkap Juju
Maka dari itu beberapa warga juga memberikan komentarnya terkait kegiatan gotong royong tersebut. menyatakan,Saya merasa bangga bisa ikut serta dalam membersihkan selokan. Ini adalah langkah kecil yang kita lakukan untuk melindungi rumah dan lingkungan kita dari bahaya banjir.
“Aktivitas gotong royong ini tidak hanya menciptakan dampak positif secara langsung terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap kondisi alam di sekitar mereka,”tandasnya
Lanjut ia,Semangat gotong royong ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kampung-kampung lain dalam menghadapi ancaman banjir dan menjaga keberlanjutan lingkungan.(San)















