Home / Bisnis

Minggu, 17 Desember 2023 - 18:40 WIB

PDNA Kabupaten Garut Gelar Pengukuhan Pengurus Periode 2022-2026

Pelaksanaan pengukuhan pengurus Pengurus Daerah Nasyiatul Aisyiyah Garut (PDNA) Periode 2022-2026 yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (17/12/2023).

Pelaksanaan pengukuhan pengurus Pengurus Daerah Nasyiatul Aisyiyah Garut (PDNA) Periode 2022-2026 yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (17/12/2023).

PENA GARUT.COM – Pengurus Daerah Nasyiatul Aisyiyah Garut (PDNA) melaksanakan pengukuhan pengurus periode 2022-2026 dengan tema “Kiprah Nasyiatul Aisyiyah menuju Garut Berkemajuan” yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (17/12/2023).

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, dr. Tri Cahyo Nugroho, menyampaikan bahwa PD Aisyiyah maupun PD Nasyiatul Aisyiyah seringkali berkolaborasi dengan pemerintah daerah, memberikan ide-ide baru serta memiliki beberapa program yang dilaksanakan di Kabupaten Garut khususnya mengenai kesehatan.

“Ide-idenya atas banyak hal yang terutama kalau dengan Dinas Kesehatan itu beririsan dengan program penyelamatan ibu hamil, ibu berhasil, dan bayi sama balita. Saya rasa itu sebuah sumbangsih yang sangat besar sekali bagi dunia kesehatan,” ucap dr. Tri Cahyo.

Dalam kegiatan ini, ia mengingatkan di mana dalam berorganisasi ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya yaitu kuat dalam nilai-nilai agama dan menghargai keberagaman di Indonesia.

“Ketika kita ada disini, kita ada di Indonesia, ternyata yang ada di sekitar kita itu berbeda-beda, tentunya berbeda usia, berbeda ekonomi, berbeda profesi, berbeda kelompok, berbeda pilih politik dan berbeda-beda. Dan jika hati kita tenang, tenang itu maksudnya tenang melihat orang yang berbeda itu kita berhasil,” ucapnya.

Selain itu, hal yang harus diperhatikan adalah nilai sosial. Ia menyampaikan, bahwa jangan sampai dalam organisasi hanya memiliki nilai keagamaan yang kuat dan keberagaman namun tidak peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Jangan sampai kita hidup di menara gading sehingga saya senang sekali ketika PDNA punya program-program yang bersifat sosial wah hebat, jadi sudah melangit dan membumi, melangitnya dapet dan membuminya dapet juga,” katanya.

Sementara itu, Ketua PDNA Kabupaten Garut, Nawangsih Fallah, menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan momentum yang selalu dilaksanakan 4 tahun sekali, namun karena terdapat pandemi Covid-19, pengukuhan ini tertunda hingga 2 tahun.

Nawangsih mengatakan, bahwa di periode baru ini dirinya bersama dengan rekan-rekannya merasa bangga dan bahagia atas adanya pengukuhan ini. Menurutnya, hal ini bukan hanya sebatas kehormatan tapi juga sebagai amanat yang sangat luar biasa bagi dirinya sebagai pimpinan PDNA Kabupaten Garut.

Ia menuturkan, ada beberapa program yang merupakan program turunan dari Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, salah satunya yaitu program PASHMINA (Pelayanan Remaja Milik Nasyiatul Aisyiyah).

“Tentunya ini juga menjadi akan pemicu kami bagaimana organisasi PDNA ini menjadi gerakan perempuan yang ramah anak, kemudian juga berawal daripada remaja tentunya juga kami ingin beredukasi dimulai dari remaja,” ucapnya.

Selain itu, terdapat program lain yang bernama BUANA (Badan Usaha Milik Nasyiatul Aisyiyah), di mana dalam program ini pihaknya menggerakan kemandirian ekonomi Nasyiatul Aisyiyah yang ada di Kabupaten Garut. Tak hanya itu, PDNA Garut juga memiliki program yaitu perempuan perdamaian yang akan bekerja sama dan berkolaborasi dengan organisasi-organisasi lain, termasuk organisasi di tingkat nasional.

“Itu mungkin program-program yang akan kami galakkan kedepannya, juga untuk menguatkan bagaimana keluarga muda tangguh milik Nashiyatul Aisyiyah itu bisa terealisasikan,” ujarnya.

Terakhir, ia mengajak kepada kader-kader Nasyiatul Aisyiyah untuk selalu berkiprah tidak hanya untuk organisasi namun juga untuk kemajuan diri sendiri.

“Bukan hanya menggerakkan organisasi tetapi juga bagaimana mereka punya nilai-nilai pribadi yang tentunya tadi secara aspek spiritual, secara aspek intelektual, secara aspek sosial emosional juga,” tandasnya.

 

Share :

Baca Juga

Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut, bekerja sama dengan berbagai pihak stakeholder, telah melaksanakan kegiatan penanaman bersama di petak 24 e Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tarogong, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Leles, pada Jumat (05/01/2024).

Bisnis

Kolaborasi Perhutani Garut dan Stakeholder: Penanaman Bersama di RPH Tarogong untuk Menghijaukan Hutan dan Ekosistem, Dukung Ekologi, Sosial, dan Ekonomi Masyarakat
Universitas Garut menggelar kuliah umum dan workshop bertajuk "Fundamental Branding & Graphic Design dalam Mendukung Bisnis UMKM" di Kampus 4 Universitas Garut, Ruang CBT Center pada Selasa, 30 April 2024.

Bisnis

Strategi Branding & Desain Grafis untuk UMKM: Kuliah Umum dan Workshop di Universitas Garut Dorong Kreativitas Mahasiswa dalam Berbisnis
Dalam menyambut Hari Ibu yang tinggal sebentar lagi, Dede Salahudin, Caleg DPRD Kabupaten Garut Dapil 3 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) nomor urut 02, tidak hanya memberikan ucapan selamat biasa. Lebih dari sekadar seremoni, ia menyerukan panggilan untuk meningkatkan perlindungan dan dukungan bagi perempuan di semua lapisan masyarakat.

Bisnis

Dede Salahudin, Caleg PKS, Peringati Hari Ibu dengan Panggilan Aksi Konkrit
Upaya pelestarian lingkungan terus dilakukan di Kabupaten Garut. Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut bersama Koramil/1117 menggelar aksi penanaman 1000 pohon, termasuk Mahoni, Eukaliptus, MPTS jambu batu, jambu bool, durian, dan petai di petak 103 f Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cihurip, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cisompet.Rabu (10/01/2024).

Bisnis

Peningkatan Kelestarian Lingkungan: Perhutani Garut Gelar Aksi Penanaman 1000 Pohon Mahoni, Eukaliptus, dan MPTS di RPH Cihurip

Bisnis

Carrageenan: Sustainability From Farm to Table
Sebuah terobosan menarik terjadi di Kampung Ciloa Kaler dengan berdirinya pabrik jamur yang tidak hanya menjadi pendorong ekonomi tetapi juga solusi efektif untuk mengatasi tingkat pengangguran. Dengan 20 pegawai, termasuk ibu-ibu rumah tangga dan remaja, pabrik ini telah menjadi pilar penting dalam mengangkat kesejahteraan lokal.

Bisnis

Pabrik Jamur di Ciloa Kaler: Inovasi Ekonomi Lokal yang Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat Sekitar 
Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Margiyanto, memberikan keterangan terkait Penghargaan Anindhita Wistara Data yang diterimanya, di Kantornya, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (6/12/2023). (Foto : Nindi Nurdiyanti/Diskominfo Kabupaten Garut).

Bisnis

Kabupaten Garut Raih Penghargaan Anindhita Wistara Data dari BPS
Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Demokrat, Endang Saepudin, melakukan reses masa sidang pertama di Kampung Tabrik, Desa Sindanglaya, Kecamatan Karangpawitan, pada Kamis (17/10/2024).

Bisnis

Warga Kampung Tabrik Sampaikan Aspirasi Di Reses Anggota DPRD Garut Endang Saepudin
error: Content is protected !!