PENA GARUT.COM-Sebuah terobosan menarik terjadi di Kampung Ciloa Kaler dengan berdirinya pabrik jamur yang tidak hanya menjadi pendorong ekonomi tetapi juga solusi efektif untuk mengatasi tingkat pengangguran. Dengan 20 pegawai, termasuk ibu-ibu rumah tangga dan remaja, pabrik ini telah menjadi pilar penting dalam mengangkat kesejahteraan lokal.
Pemilik pabrik Jamur Hendra, dalam wawancara eksklusif, menekankan bahwa pabrik jamur bukan sekadar tempat kerja, melainkan wadah pemberdayaan masyarakat.
“Kami berkomitmen memberikan peluang pekerjaan kepada mereka yang membutuhkan, terutama ibu-ibu dan remaja yang sering kesulitan mencari pekerjaan,” ungkap Hendra, Senin (22/01/2024).
Lebih lanjut Hendra, pabrik jamur ini tidak hanya berhasil secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif secara sosial.
“Para ibu-ibu dapat turut serta mendukung keuangan keluarga, sementara remaja mendapatkan pengalaman berharga dan pendapatan untuk masa depan,” tambahnya.
Hendra menjelaskan,Penggunaan teknologi modern dalam budidaya jamur tidak hanya menciptakan usaha yang berkelanjutan tetapi juga ramah lingkungan.
“Ini sesuai dengan tren global yang menekankan keberlanjutan dalam setiap sektor ekonomi,” sambungnya.
Harapannya, pabrik jamur ini akan menjadi inspirasi bagi kampung sekitarnya untuk menggali potensi lokal mereka.
“Dengan demikian, bukan hanya pengangguran yang bisa ditekan, tetapi juga tercipta pola pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tandasnya.(San).















