Home / Pemerintahan

Rabu, 31 Januari 2024 - 20:45 WIB

Bupati Garut Serahkan Bantuan Pangan untuk Masyarakat Garut _Total penerima bantuan di Kabupaten Garut mencapai 296.885 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)_

Pelaksanaan penyerahan secara langsung bantuan beras cadangan pemerintah pusat yang dilaksanakan di Desa Gandamekar, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Rabu (31/1/2024).

Pelaksanaan penyerahan secara langsung bantuan beras cadangan pemerintah pusat yang dilaksanakan di Desa Gandamekar, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Rabu (31/1/2024).

PENA GARUT.COM– Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menyerahkan bantuan beras cadangan pemerintah pusat di Desa Gandamekar, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, pada Rabu (31/1/2024).

Bantuan beras sebanyak 10kg per keluarga, disalurkan melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Perum Bulog dan PT Pos. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Aji Sukarmaji, menyampaikan bahwa total penerima bantuan di Kabupaten Garut mencapai 296.885 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), salag satunya Kecamatan Kadungora menerima 8.464 KPM dan Desa Gandamekar sebanyak 461 KPM.

“10kg untuk satu KPM, itu untuk satu bulan. Ini program ini sampai dengan bulan Juni pak. Jadi perbulan, kualitasnya medium,” kata Aji Sukarmaji.

Ia berharap, bantuan ini dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, di mana saat ini harga beras dinilai tidak murah. Untuk data KPM sendiri, imbuh Aji, berasal dari data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

“Jadi banyak yang sekarang yang baru menerima beras ini karena mereka termasuk di Desil 1 ada di Desil 2, jadi masyarakat miskin ekstrem itu pak,” ujarnya.

Aji Sukarmaji, menambahkan, bantuan ini diberikan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas), di mana pengadaan berasnya melalui Perum Bulog, dan disalurkan melalui PT Pos.

“Ya kita dari aparat pemerintah daerah menjadi satu tim dari DKP Dinas Ketahanan Pangan, Dinsos, dan dari BAPPEDA. Jadi kita dalam melaksanakan monitoring bersama-sama,” katanya.

Penjabat Bupati, Barnas Adjidin, mengingatkan kepada masyarakat agar tidak menjual bantuan beras yang telah diberikan, namun dapat memanfaatkan dengan baik beras tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kemudian dalam bantuan-bantuan kalau bisa tidak duplikasi, sebab kalau duplikasi nanti terlalu banyak jumlah beras yang diterima, nah nantinya dampaknya dijual dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Barnas menegaskan, dirinya menginginkan adanya pemerataan penerima bantuan serta bantuan dapat tersalurkan kepada sasaran yang tepat. Selain itu, agar pelaksanaan pemberian bantuan dapat berlangsung dengan cepat.

“Jadi artinya begitu datang dia tidak berlama-lama disini, jadi itu yang diharapkan dari kami. Mudah-mudahan Garut sejahtera, Garut memiliki sesuatu yang menyenangkan masyarakat dengan pelayanan publiknya,” katanya.

Sebelumnya, Pj. Bupati Garut melaksanakan kunjungan ke Kantor Kecamatan Leles dan Kantor Kecamatan Kadungora. Barnas memaparkan, kunjungannya ini dalam rangka melihat secara langsung pelayanan yang dilakukan oleh aparatur kecamatan kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya pelayanan prima aparatur kecamatan kepada masyarakat.

Barnas berharap pelayanan yang prima ini akan meningkatkan kenyamanan serta keamanan di lingkungan masyarakat, termasuk pentingnya kebersihan di tempat-tempat kantor pemerintahan.

“Demikian juga di sekolah-sekolah dan juga kami menginginkan bahwa kantor-kantor itu eco green,” ucap Pj Bupati Garut.

Di tempat yang sama, Camat Kadungora, Asep Suhendar, menyampaikan kedatangan Pj. Bupati Garut merupakan suatu kehormatan, seraya berharap kunjungan ini menjadi motivasi bagi aparat kecamatan untuk meningkatkan kinerjanya.

Share :

Baca Juga

Anggota DPRD Kabupaten Garut praksi PKB Ihat Solihat

Pemerintahan

Hari Kartini 2026, Ini Pesan Inspiratif Anggota DPRD Garut dari PKB
Sekitar pukul 12.15 WIB, terjadi pergeseran tanah (longsor) di Kampung Teureup, Desa Sukakarya, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. 

Pemerintahan

Polsek Banyuresmi Bersama Koramil 1110/Banyuresmi Lakukan Patroli Mitigasi Bencana Longsor di Desa Sukakarya 
Pelaksanaan kegiatan Literasi Perizinan Berusaha Sektor Pariwisata melalui Sistem _Online Single Submission_ (OSS) Berbasis Risiko di Kabupaten Garut, di Ballroom Kassiti Fave Hotel, Jalan Raya Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (16/4/2023). (Foto : Yan AS/Diskominfo Kab. Garut)

Pemerintahan

Pemerintah Berupaya Mendorong Tumbuhnya Pelaku Ekonomi Kreatif
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, melaksanakan kunjungan ke Pasar Andir bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Garut yang berlokasi di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jumat (13/03/2026).

Pemerintahan

Sidak Mendadak! Wabup Garut Temukan Harga Gas LPG 3 Kg Tembus Rp30 Ribu
Warga di kawasan Cibuntu Gandasari saat ini tengah mengalami gangguan distribusi air bersih akibat bencana tanah longsor yang merusak jaringan pipa distribusi utama milik Perumda Air Minum Tirta Intan. Insiden ini menyebabkan terputusnya aliran air dari jalur distribusi JDU ND 110 mm, sehingga mengganggu pasokan ke sejumlah rumah tangga dan fasilitas umum di wilayah terdampak.

Pemerintahan

Perumda Tirta Intan Garut Lakukan Perbaikan Pipa Air Rusak di Cibuntu Gandasari Usai Longsor, Distribusi Terganggu 6 Jam
Ucapan selamat Hari Jadi ke-210 Kabupaten Garut dari Bupati Rudy Gunawan, di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (11/2/2023). (Foto & Video : Deni Seftiana/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Bupati Garut Ajak Masyarakat Bergotong-Royong di Momen HJG 210

Pemerintahan

Ketua IKASDAM  Dorong PWM Jabar Agar Segera Melantik Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut
Bupati Garut, Rudy Gunawan menghadiri acara Silaturahmi Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut dalam rangka Wisata _Explorer_ yang bertempat di Ballroom Kassiti Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (6/4/2023). (Foto: Deni Seftiana/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Jelang Libur Lebaran, Bupati Garut Berharap PHRI Lakukan Persiapan
error: Content is protected !!