Home / Pemerintahan

Selasa, 27 Februari 2024 - 08:34 WIB

Rakor Pembangunan Kependudukan di Garut : Langkah Awal Menuju Solusi Permasalahan Kependudukan

Pelaksanaan Rapat Koordinasi tentang _Grand Design_ Pembangunan Kependudukan (GDPK) yang berlangsung di Aula DPPKBPPPA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (26/2/2024).

Pelaksanaan Rapat Koordinasi tentang _Grand Design_ Pembangunan Kependudukan (GDPK) yang berlangsung di Aula DPPKBPPPA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (26/2/2024).

PENA GARUT.COM– Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Garut menggelar Rapat Koordinasi (rakor) tentang _Grand Design_ Pembangunan Kependudukan (GDPK) di Aula DPPKBPPPA Garut pada Senin (26/2/2024).

Rakor ini dihadiri oleh 55 peserta undangan, terdiri dari perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), unsur akademisi, tim penyusun GDPK tingkat kabupaten, dan perwakilan dari bidang internal DPPKBPPPA Garut.

Menurut Sekretaris DPPKBPPPA Garut, Rahmat Wibawa, rakor ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan komitmen pemangku kepentingan terhadap program pembangunan kependudukan dan keluarga berencana.

“Melalui penyusunan dan pemanfaatan GDPK, serta perpaduan kebijakan pengendalian kependudukan dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah atau RPJMD, Renstra daerah, dan RKPD, Renja perangkat bidang kependudukan,” ucap Rahmat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, dalam sambutannya menyatakan, bahwa rakor ini merupakan titik awal untuk mencari proses pembangunan kependudukan yang representatif di Kabupaten Garut. Sekda Garut juga menyoroti pentingnya _grand design_ dalam menentukan kebijakan anggaran untuk mengatasi permasalahan kependudukan.

“Di mana memang mau tidak mau juga aspek kependudukan menduduki posisi yang sangat krusial, karena mau tidak mau hampir semua aktivitas itu target serta objek dan subjeknya adalah penduduk,” ucap Sekda.

Sekda Nurdin Yana menerangkan, bahwa saat ini memang terlihat banyak permasalahan yang muncul di masyarakat baik dari sisi pendataan maupun dari sisi persoalan yang terjadi secara langsung di masyarakat. Ia berharap, dengan adanya suatu _grand design_ atau desain induk, pihaknya bisa mengetahui bagaimana cara pengembangan kependudukan agar bisa berjalan dengan baik.

“Itu penting bagi kita, untuk menentukan tentang aspek kebijakan anggaran yang dikeluarkan, misalkan berapa sih penduduk miskin yang ada, berapa sih anak yang stunting, berapa (kejadian) terjadinya AKI/AKB sangat berat,” katanya.

Berangkat dari sebuah permasalahan, kata Nurdin, pemerintah daerah muncul dengan menyusun program dan skenario yang akan dilakukan agar permasalahan tersebut bisa diselesaikan hingga ke akarnya.

“Sehingga _grand design_ inilah yang akan mengilhami semua gerak langkah kita Pemerintahan, sekali lagi berangkat dari data yang baik, kemudian kondisi real seperti apa, inilah yang akan menjadi titik masuk kita,” katanya.

Salah satu narasumber, Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) Ahli Muda, Mia Wahdini, menyatakan bahwa rakor GDPK ini merupakan langkah positif untuk membangun komitmen dalam pembangunan kependudukan di Garut. Mia juga menyoroti pentingnya penyusunan GDPK dalam menanggulangi isu kependudukan di Kabupaten Garut.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini semuanya jadi satu frekuensi ya, satu tujuan utama, Garut berhasil memitigsi isu kependudukan, untuk menyusun rekayasa kependudukan jangka panjang sampai dengan tahun yang diharapkan,” ucap Mia.

Mia menerangkan, dalam hal ini dirinya bertugas untuk memfasilitasi awal dengan memberikan beberapa pemahaman mengenai penyusunan GDPK di Kabupaten Garut. Terkait kebijakan GDPK sendiri, imbuh Mia, hal ini merupakan kewenangan dari pemerintah daerah masing-masing.

“Nah kalau tadi yang saya coba fasilitasi untuk lintas sektor di lingkungan Kabupaten Garut ya tentang bagaimana tahapan, mekanisme, dan evaluasi untuk GDPK-nya Kabupaten Garut seperti apa,” katanya.

Kabupaten Garut, yang termasuk dalam kategori 5 dari 27 kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang mendapatkan peringatan karena GDPK-nya belum selesai, diharapkan dapat segera menyusun GDPK yang sesuai dengan kondisi aktualnya.

“Jadi tugas kami mendorong agar Kabupaten Garut bergerak untuk menyusun GDPK dan alhamdulilah disambut dengan baik seluruh lintas sektor,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Kepolisian Resor (Polres) Garut menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi "Mantap Praja Lodaya 2024" yang berlangsung di Markas Polres Garut, Jalan Raya Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Selasa (20/8/2024).

Pemerintahan

Polres Garut Gelar Apel Pasukan untuk Operasi Pengamanan Pilkada 2024
PENA GARUT.COM-GARUT, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Cimanuk-Citanduy telah melakukan peninjauan terhadap tanaman Macadamia di petak 24A, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tarogong, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Acara ini di lakukan di kecamatan Leles pada Jumat (23/09/2023).

Pemerintahan

Kerja Sama Perhutani, KLHK, dan BPDAS: Tanaman Macadamia di Garut
Polres Garut memberikan penghargaan kepada 17 tokoh agama yang dinilai berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Garut. 

Pemerintahan

Kapolres Garut Berikan Penghargaan Kepada Tokoh Agama Atas Dukungan Dalam Menjaga Kamtibmas Di Kabupaten Garut
Pertemuan antara Bupati Garut, Rudy Gunawan, dengan Plt. Pinca Perum Bulog Ciamis, Meirizal Sudyadi, dan Kepala Kantor Pos Garut, Depi Darpian, di Kantor Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (10/4/2023). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Pemkab Garut Hari ini akan Serahkan Bantuan Beras kepada 283 ribu lebih KPM
Petugas Disdamkar Garut dibantu warga dan yang lainnya berjibaku memadamkan api yang membakar beberapa kios di Blok G Pasar Ciawitali, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (24/05/2023). (Dok. Disdamkar Garut).

Pemerintahan

Disdamkar Garut Terjunkan 4 Armada Pemadam Padamkan Kebakaran di Pasar Ciawitali
wakil. Bupati Garut memberikan arahan dalam Sosialisasi Pengelolaan Investasi Pemerintah Daerah dalam rangka Peningkatan Pendapatan Daerah, di Ballrom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (05/12/2023).

Pemerintahan

Wakil Bupati Garut Dorong Investasi untuk Tingkatkan PAD melalui Optimalisasi Aset
Di ruang kontrol penuh monitor CCTV dan komputer, tujuh petugas tampak serius menatap layar. Mereka adalah Tim OSINT (Open Source Intelligence), pasukan baru yang dibentuk oleh Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy. Kehadiran tim ini menjadi langkah inovatif dalam memperkuat pengamanan di era digital

Pemerintahan

Lapas Garut Jadi Pionir, Bentuk Tim OSINT untuk Perkuat Keamanan Digital
Bupati Garut, Rudy Gunawan, memberikan arahan dalam acara pelantikan PPPK Nakes Formasi Tahun 2022 di Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (17/4/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut: Pemda akan Pidanakan Penggelapan Pajak Hotel dan Restoran
error: Content is protected !!