Home / Pemerintahan

Kamis, 9 Mei 2024 - 10:36 WIB

PDAM Tirta Intan Garut Catat Peningkatan Laba, Fokus pada Pelayanan dan Kualitas Air

Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut mencatat perkembangan positif dalam posisi keuangannya setelah empat tahun mengalami kerugian. 

Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut mencatat perkembangan positif dalam posisi keuangannya setelah empat tahun mengalami kerugian. 

PENAGARUT.COM – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut mencatat perkembangan positif dalam posisi keuangannya setelah empat tahun mengalami kerugian.

Direktur PDAM Tirta Intan Garut, Dr. H. Aja Rowikarim MAg, menyampaikan bahwa perusahaan kini berhasil mencapai laba sebesar 380 juta rupiah, setelah sebelumnya mengalami kerugian sebesar 12 miliar rupiah.

Meskipun terjadi penyesuaian tarif, pelanggan tampaknya tetap memahami dan membayar tagihan dengan baik.

“Penyesuaian tarif tidak berdampak negatif pada tingkat pembayaran pelanggan. Bahkan, sekitar 99 persen dari 70 ribu pelanggan PDAM Tirta Intan Garut tetap setia dalam pembayaran tagihan,” ujar Dr. Aja Rowikarim MAg dalam acara Halal Bihalal PDAM Tirta Intan Garut di Pendopo pada Rabu, 8 Mei 2024.

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan dan memastikan kelancaran pasokan air kepada pelanggan.”tambahnya.

Menanggapi kendala penagihan yang masih berada pada angka 85 persen, Dr. Aja Rowikarim MAg menegaskan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam proses penagihan.

Selain fokus pada pelayanan, PDAM Tirta Intan Garut juga menekankan pentingnya kualitas air yang disediakan kepada pelanggan.

Upaya untuk meningkatkan kualitas air dilakukan melalui pengujian berkala oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Garut.

“Saat ini, PDAM Tirta Intan Garut sedang mengembangkan laboratorium sendiri yang diharapkan dapat menjadi pusat pengujian tidak hanya untuk air, tetapi juga untuk makanan,”katanya.

Dalam menghadapi tantangan operasional di masa depan, PDAM Tirta Intan Garut berupaya mencari solusi jangka panjang dengan mengkaji risiko pemenuhan kebutuhan air bersih hingga tahun 2050.

Salah satu solusi yang diusulkan adalah pembebasan lahan untuk pengembangan infrastruktur air bersih.

“Dalam hal kinerja keuangan, PDAM Tirta Intan Garut secara konsisten telah meraih opini “wajar tanpa pengecualian” (WTP) dari akuntan publik selama enam tahun berturut-turut,”ujarnya.

Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip akuntabilitas dan transparansi.

Diharapkan, dengan kinerja yang semakin baik, PDAM Tirta Intan Garut dapat terus menjadi kontributor utama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih dan kesejahteraan masyarakat Garut.

Share :

Baca Juga

Bupati Garut, Rudy Gunawan memberikan arahan terkait satgas kekeringan dalam apel gabungan terbatas di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (19/6/2023).

Pemerintahan

Hadapi Elnino, Pemkab Garut Segera Bentuk Satgas Penanganan Kekeringan
Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Effendi, menerima penghargaan kategori Rasio Peningkatan Jumlah Muzakki Terbaik dalam acara BAZNAS Jabar Awards 2024, yang dilaksanakan di Hotel Grand Sunshine, Jalan Raya Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (10/7/2024).

Pemerintahan

BAZNAS Kabupaten Garut Raih Penghargaan di BAZNAS Jabar Award 2024
Menyambut Hari Jadi Garut ke-212, Perumda Air Minum Tirta Intan Garut meluncurkan program keringanan biaya pasang baru sambungan rumah guna mendorong akses masyarakat terhadap air minum bersih. Melalui inisiatif ini, biaya pemasangan sambungan rumah yang semula mencapai Rp1.400.000,- kini dipotong menjadi hanya Rp700.000,-, sebuah langkah strategis untuk mendukung peningkatan kualitas hidup warga Garut.

Pemerintahan

Diskon 50% Sambungan Air Baru: Inovasi Perumda Tirta Intan Rayakan Hari Jadi Garut ke-212
Produk tirai berbahan sabut kelapa hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Garut kini resmi menembus pasar internasional. Tak hanya Spanyol, produk bernama coir shade ini juga telah diekspor ke Prancis, Belgia, hingga Amerika Serikat.

Pemerintahan

Lapas Garut Sukses Ekspor Tirai Sabut Kelapa, Tembus Eropa hingga Amerika
Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ihat Solihat melaksanakan kegiatan reses masa sidang III tahun 2026 hari pertama di Kampung Jambudipa RT 01 RW 08, Desa Cintamanik, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut.Senin(18/05/2026)

Pemerintahan

Aspirasi Warga Menggema di Reses DPRD Garut, Infrastruktur Desa Jadi Prioritas
Aula Desa SindangPrabu, Kecamatan Sucinaraja, mendadak ramai. Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Demokrat, Endang Saepudin, membuka reses masa sidang III hari ke‑2 di Kampung Garawangsa. Kepala Desa Asep, tokoh masyarakat, Ketua Karang Taruna, Ketua BPD, aparatur desa, dan puluhan warga hadir membawa daftar panjang keluhan—yang teratas: tempat pembuangan sampah (TPU) dan akses air bersih.Jumat(04/07/2025).

Pemerintahan

Dewan Endang Saepudin Digeruduk Aspirasi Sampah & Air di Kampung Garawangsa, Apa Solusinya?
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut, Faiz Burhan

Pemerintahan

Kantor Baru KPU Garut Diresmikan, Faiz Burhan: Jadi Semangat Baru Pelayanan Publik
Seorang pengendara motor wanita mengalami insiden yang mengguncang di jalan Nagrog Babakan, Desa Sukamenak, kecamatan Wanaraja. Kecelakaan tragis terjadi ketika dia berusaha menghindari lubang di jalan, menyebabkan cedera serius dan merusak sepeda motornya. Dan Korban, yang harus dilarikan ke puskesmas, menjalani 15 jahitan di kaki akibat kecelakaan tersebut. Rabu (17/01/2024).

Pemerintahan

Menghindari Jalan Berlubang: Pengendara Wanita Alami Kecelakaan di Jalan Nagrog Babakan, Desa Sukamenak – Infrastruktur Perlu Perhatian Serius!
error: Content is protected !!