Home / Pendidikan

Sabtu, 4 Januari 2025 - 16:32 WIB

Ketua Umum Muhammadiyah Resmikan Peletakan Batu Pertama Gedung Rektorat Institut Muhammadiyah Darul Arqom Garut

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Rektorat Institut Muhammadiyah Darul Arqom Garut. Sabtu(04/01/2025).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Rektorat Institut Muhammadiyah Darul Arqom Garut. Sabtu(04/01/2025).

PENA GARUT.COM– Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Rektorat Institut Muhammadiyah Darul Arqom Garut. Sabtu(04/01/2025).

Langkah ini menjadi awal baru dalam perjalanan transformasi dari Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arqom (STAIDA) menjadi institut, dengan visi besar untuk menjadi universitas Muhammadiyah unggulan di masa depan.

Dalam sambutannya, Prof. Haedar menyatakan bahwa pengembangan institusi ini mencerminkan komitmen Muhammadiyah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara perguruan tinggi negeri dan swasta sebagai pilar utama pembangunan pendidikan bangsa.

“Peran Muhammadiyah tidak hanya memperluas akses pendidikan tinggi tetapi juga meningkatkan kualitasnya. Kami sudah memiliki 167 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, beberapa di antaranya masuk dalam 10 besar World University Ranking untuk Indonesia. Ke depan, kami siap bersaing di kancah ASEAN dan internasional,” ujar Prof. Haedar Nashir.

Muhammadiyah juga telah membuktikan kiprahnya di level internasional, dengan mendirikan Universiti Muhammadiyah Malaysia, Muhammadiyah Australia College di Melbourne, serta taman kanak-kanak di Malaysia dan Cairo.

Langkah ini, menurut Prof. Haedar, adalah bentuk nyata dari kontribusi Muhammadiyah dalam menciptakan generasi unggul di seluruh dunia.

“Kami berharap transformasi STAIDA menjadi Institut Muhammadiyah Darul Arqom Garut akan membuka peluang lebih besar untuk pengembangan sumber daya manusia, khususnya di Jawa Barat,” tambahnya.

Ketua Institut Muhammadiyah Darul Arqom Garut, Dr. Ujang Burhanudin, M.E.Sy., turut mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menunggu hasil akreditasi beberapa program studi sebagai bagian dari persiapan pembukaan program baru.

“Kami sedang dalam proses migrasi data dari sekolah tinggi ke institut. Selain itu, kami juga mengajukan pembukaan beberapa program studi baru seperti Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Manajemen Haji dan Umrah, Manajemen Zakat dan Wakaf, Pariwisata, hingga Pascasarjana Ekonomi Syariah. Langkah ini diharapkan mampu menarik minat masyarakat,” jelas Dr. Ujang.

Penambahan program studi baru ini diyakini akan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan cita-cita menjadi universitas Muhammadiyah pertama di Kabupaten Garut.

“Dengan bertambahnya program studi, kami optimistis dapat memperluas jangkauan pendidikan dan menghadirkan solusi pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Menuju Pendidikan Tinggi Berdaya Saing Institut Muhammadiyah Darul Arqom Garut memandang transformasi ini sebagai momentum penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Fokus pada inovasi akademik dan pengembangan program studi menjadi strategi utama dalam menghadapi tantangan global di sektor pendidikan.

“Kami berharap institut ini tidak hanya menjadi pusat pendidikan berkualitas tetapi juga menjadi motor penggerak inovasi untuk pembangunan masyarakat,” tutup Dr. Ujang.(San).

Share :

Baca Juga

Gelar Karya 2.0 Pendidikan Profesi Guru (PPG) IPI Garut Tahun 2026 menjadi ruang bagi calon guru untuk menunjukkan berbagai inovasi pembelajaran yang lahir dari persoalan nyata di sekolah.

Pendidikan

Gelar Karya PPG IPI Garut 2026: Inovasi Calon Guru untuk Masa Depan Pendidikan
Bupati Garut, Rudy Gunawan, melaksanakan Ujian Disertasi Terbuka di Aila Prof. Oemar Seno Adji, Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana, Kota Bekasi, Senin (20/03/2023). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Garut & Dok. Pribadi).

Pendidikan

Bupati Garut Rudy Gunawan Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum
Pemerintah Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang, menerima kunjungan dari Bendahara Umum STAINUS Garut, Hj. Neti Yuliawati, S.IP., M.Si., di Kantor Desa Bojong.

Pendidikan

STAINUS Garut Hadir di Desa Bojong, Wujud Nyata Dukung Pembangunan
Pelaksanaan Festival Keluarga PAUD Tahun 2023 yang dilaksanakan di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (28/2/2023). (Foto: Anggana Mulia/ Diskominfo Garut)

Pendidikan

Pemkab Garut Kolaborasi dengan HIMPAUDI Kabupaten Garut Gelar Festival Keluarga PAUD Tahun 2023
Sebuah tim gabungan yang terdiri dari berbagai pihak, termasuk Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut, melakukan peninjauan terkait kebakaran hutan yang terjadi di Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Selasa, (24/10/ 2023).

Pendidikan

Perhutani Bersama Stakeholder Lakukan Peninjauan Kebakaran Hutan Papandayan di Garut
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Garut Resmi meluluskan sebanyak 332 siswa kelas 12 angkatan 45 untuk tahun ajaran 2023/2024. 

Pendidikan

Pelepasan Siswa MAN 1 Garut: 332 Lulusan Sukses Tembus Perguruan Tinggi, Prestasi Meningkat 200%
Madrasah Tsanawiyah (MTS) Al Musadadiyah Garut sukses menggelar acara pelepasan peserta didik kelas IX dan wisuda Tahfiz pada Kamis (13/06/2024). Acara yang berlangsung di Aula MTS Al Musadadiyah ini dihadiri oleh para siswa, orang tua, serta dewan guru, berlangsung dengan lancar dan khidmat

Pendidikan

Suksesnya Pelepasan Peserta Didik dan Wisuda Tahfiz MTS Al Musadadiyah Garut: 99 Siswa Lulus 100% dan Prestasi Membanggakan

Pendidikan

Media Sosial Jadi Arena Baru Propaganda, Generasi Muda Diminta Waspada
error: Content is protected !!