Home / Pendidikan

Sabtu, 18 Maret 2023 - 18:33 WIB

Alih Status Staida Muhammadiyah Garut Jadi Institut Tunggu  Putusan Kemenag RI

PENA GARUT - Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arqam (STAIDA) Muhammadiyah Garut, melaksanakan Sidang Senat Terbuka Dalam rangka Wisuda Ke-XIX Program Sarjana Tahun 2023.

PENA GARUT - Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arqam (STAIDA) Muhammadiyah Garut, melaksanakan Sidang Senat Terbuka Dalam rangka Wisuda Ke-XIX Program Sarjana Tahun 2023.

PENA GARUTSebanyak 48 Wisudawan Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arqam (STAIDA) Muhammadiyah Garut, mengikuti  Sidang Senat Terbuka Dalam rangka Wisuda Ke-XIX Program Sarjana Tahun 2023.

Jumlah Wisudawan tersebut berasal dari lima program studi (Prodi) yaitu, Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Prodi Ekonomi Syariah, Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Program Studi Agama-Agama.

Ketua STAIDA Muhammadiyah Garut Dr Agus Rahmat, MAg menuturkan Tema Memajukan Garut Mencerahkan Indonesia merupakan afirmasi bahwa Muhammadiyah dengan Garut itu sudah senyawa dan sejiwa, karena satu sisi Muhammadiyah diterima di Garut dalam konteks domisili dan Qoriah,Toyibah dan 

“Sementara sisi lain Garut juga menerima Muhammadiyah sebagai bagian dari lembaga yang ikut memajukan umat dan memajukan bangsa,”ujarnya saat diwawancarai usai kegiatan  di Hotel Harmoni Jalan Cipanas Baru Nomor 78  Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Sabtu (18/3/2023).

Dr Agus mengatakan, Lulusan Staida muhammadiyah Garut, diterima di berbagai sektor kerja terutama di bidang pendidikan, Lembaga Dakwah dan Pemerintahan,

“Lulusan (Staida) diminati dan dibutuhkan untuk ikut mencerahkan Indonesia itu kearah yang lebih berkemajuan,”ujarnya.

Pada sektor pendidikan, kata Ia, Lulusan Staida Muhammadiyah Garut, Sudah banyak yang sebagai Tenaga Pendidik, mulai SD, SMP hingga SMA dan di Madrasah juga membuka Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Tak hanya itu, kata Ia, Lulusan Staida terserap KUA, dan lembaga dakwah, Pemerintahan dan lembaga penyelenggara Pemilu.

“Alhamdulillah kami bisa memastikan dari 48 lulusan ini sekitar setengahnya sudah bekerja,”katanya bersyukur

Terkait perubahan Status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut, kata Dr Agus, saat ini dalam proses di Kementerian Agama Republik Indonesia  (Kemenag RI), Pihaknya memastikan seluruh persyaratan sudah diperiksa oleh tim Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis).

“Secara normatif administratif itu sudah selesai tinggal menunggu dari Kemenag. mudah-mudahan tahun ini kita bisa mendapatkan kepercayaan untuk membuka pascasarjana,”ujarnya

Pihaknya berharap, Lulusan wisudawan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dengan berkontribusi positif di tempat mereka berkiprah. 

“Kami persilahkan selama itu membangun kemaslahatan, Saya kira itu yang paling utama dan kami akan mengevaluasi itu dengan setiap tahun menyelenggarakan reuni,”katanya

Share :

Baca Juga

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) GRADASI dari Institut Pendidikan Indonesia (IPI), Institut Teknologi Garut (ITG), dan Universitas Garut (UNIGA) menggelar Talkshow Aksi Peduli Lingkungan dengan tema “Jaga Lingkungan, Jaga Masa Depan”.Kegiatan ini berlangsung di GOR Desa Galihpakuwon pada Senin, 29 Desember 2025, dan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri dari warga umum, pemuda, serta kader lingkungan.

Pendidikan

Talkshow Aksi Peduli Lingkungan Digelar di Desa Galihpakuwon, Mahasiswa KKN Ajak Warga Jaga Lingkungan demi Masa Depan
Seminar Nasional yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-XVII STIKES Karsa Husada Garut berhasil menarik perhatian publik dengan partisipasi yang luar biasa baik secara daring maupun luring. Acara ini menghadirkan tema sentral "Gizi Optimal Menuju Indonesia Emas 2045," yang dinilai sangat relevan dengan isu-isu kesehatan terkini di Indonesia.

Pendidikan

Gizi Optimal untuk Indonesia Emas 2045, Seminar Nasional Diesnatakes STIKES Karsa Husada Tekankan Peran Penting Ahli Gizi
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut kembali mencuri perhatian. Tidak hanya mencetak guru yang kompeten secara akademis dan pedagogis, PPG IPI Garut kini menjadi kawah candradimuka para calon pemimpin pendidikan masa depan.

Pendidikan

IPI Garut Cetak Pemimpin Pendidikan Masa Depan Lewat Program PPG
Dalam sebuah acara yang penuh kebahagiaan dan harapan, Rektor Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Prof. Dr. Nizar Alam Hamdani, MM., MT., MSI., M.Kom., menyampaikan apresiasi mendalam kepada para lulusan Program Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan Kategori 1 Angkatan 3 dan Retaker Tahun 2023.

Pendidikan

Rektor IPI Garut Prof. Dr. Nizar Alam Hamdani Mengapresiasi Lulusan PPG 2023 dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Nasional

Advertorial

5 Tips for Balancing A Career and Caregiving
SDIT Miftahul Huda mengadakan pelatihan mitigasi bencana bagi siswa, dengan fokus pada peningkatan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana alam. Dalam kegiatan ini, siswa dari kelas 1 hingga 6 mendapatkan pelatihan tentang mitigasi bencana gempa bumi dan banjir, serta simulasi evakuasi dan pengungsian.

Pendidikan

Pelatihan Mitigasi Bencana di SDIT Miftahul Huda Bersama BPBD Garut, Bentuk Kemandirian Anak dalam Evakuasi Bencana Alam
Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arqam (Staida) Muhammadiyah Garut baru saja menyelenggarakan Wisuda XX Program Sarjana Tahun 2024 dalam sebuah sidang senat terbuka. Acara tersebut berlangsung di Hotel Harmoni pada Sabtu, 8 Juni 2024, dan dihadiri oleh mahasiswa, orang tua, serta seluruh civitas akademika.

Pendidikan

Staida Muhammadiyah Garut Gelar Wisuda XX: Cetak Generasi Unggul Berlandaskan Iman dan Taqwa

Pendidikan

Rektor IPI Garut: International Youth Camp 2024 Langkah Penting Menuju Internasionalisasi Pendidikan Berkualitas
error: Content is protected !!