PENA GARUT.COM– Warga Kampung Babakan Cipari, Desa Sukarasa, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, menyambut gembira pembangunan jalan cor beton red mix yang kini tengah dikerjakan. Jalan ini menjadi akses utama menuju pemakaman umum setempat dan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta kemudahan mobilitas masyarakat.
Proyek pembangunan jalan sepanjang 310 meter dengan lebar rata-rata 3 meter ini menggunakan anggaran bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kualitas beton K350 yang digunakan memastikan jalan lebih kokoh dan tahan lama.
Pengerjaan dilakukan dengan sistem swakelola oleh masyarakat setempat, di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Garut melalui UPT Kecamatan Pangatikan.
salah satu pengawas proyek Indra,menegaskan bahwa pembangunan ini dilakukan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Kami selalu memastikan pengerjaan jalan cor beton ini sesuai standar yang ada. Dengan kualitas K350 dan metode yang tepat, hasil akhirnya diharapkan lebih awet dan tahan lama,” ujar Indra saat ditemui di lokasi proyek.Kamis(30/01/2025).
Sebelum dilakukan pengecoran, jalan lebih dulu diperkuat dengan pemasangan batu di bagian dasar serta pembuatan Tembok Penahan Tanah (TPT) di sisi kanan dan kiri.
Ketua BPD Desa Sukarasa, Ma’ruf Bukhori, menilai langkah ini sebagai strategi yang tepat untuk menjaga daya tahan jalan.
“Ini kualitasnya hampir seperti jalan provinsi. Dengan pondasi yang kuat dan konstruksi yang baik, jalan ini diharapkan bertahan lama dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” jelas Ma’ruf.
Masyarakat Kampung Babakan Cipari sangat mengapresiasi pembangunan ini karena memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari. Selain memperlancar akses menuju pemakaman umum, jalan ini juga mempermudah aktivitas warga, terutama saat ada warga yang meninggal dunia.
salah satu pekerja dalam proyek ini,Ahmad, turut merasakan dampak positifnya. Baginya, selain membantu membangun infrastruktur desa, pekerjaan ini juga menjadi sumber penghasilan tambahan.
“Alhamdulillah, dengan ikut bekerja di proyek ini, saya bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk kebutuhan sehari-hari dan menambah modal usaha,” ungkap Ahmad.
Keberhasilan proyek ini juga menjadi bukti nyata peran aktif pemerintah desa dalam memperbaiki infrastruktur wilayahnya.
Warga berharap pembangunan serupa juga dapat dilakukan di kampung-kampung lain di Desa Sukarasa agar pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat.
“Kami berharap ke depan pemerintah desa juga memperhatikan kampung-kampung lain di Sukarasa, sehingga pembangunan tidak hanya terpusat di satu wilayah saja,” pungkas Ahmad.















