Home / Pemerintahan

Selasa, 25 Maret 2025 - 07:40 WIB

BAZNAS Kabupaten Garut Tetapkan Besaran Zakat Fitrah Ramadan 1446 H Berdasarkan Fatwa MUI

Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Effendi memberikan keterangan terkait besaran zakat fitrah menurut Fatwa MUI Nomor 65 Tahun 2022 di kantornya yang berlokasi di Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (24/3/2025). 

Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Effendi memberikan keterangan terkait besaran zakat fitrah menurut Fatwa MUI Nomor 65 Tahun 2022 di kantornya yang berlokasi di Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (24/3/2025). 

PENA GARUT.COM– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut menyampaikan perubahan besaran zakat fitrah untuk Ramadan 1446 Hijriah. Keputusan ini mengacu pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 65 Tahun 2022, yang menetapkan bahwa 1 sha’ setara dengan 2,7 kg atau 3,5 liter beras.

Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Effendi, menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan hasil sosialisasi yang dilakukan MUI Kabupaten Garut kepada organisasi masyarakat tingkat kabupaten, pengurus MUI kecamatan, serta pengurus MUI desa/kelurahan sebelum Ramadan.

“Kami dari BAZNAS mengelola zakat dengan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Aman Syar’i dalam pengumpulan berarti Fatwa MUI menjadi dasar kami untuk menetapkan besaran zakat fitrah,” ujar Abdullah Effendi, di kantor Baznas,Jalan Pramuka, Garut Kota, Senin (24/3/2025).

Ia menambahkan bahwa meskipun terdapat perbedaan dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) tahun 2014 yang diperbarui tahun 2019—yang masih menggunakan standar 2,5 kg beras— BAZNAS Kabupaten Garut telah berkoordinasi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut dan memperoleh izin untuk menggunakan Fatwa MUI.

“Saya selaku Ketua menelpon Kepala Kemenag dan Kepala Kemenag mengiyakan, silakan aja menggunakan Fatwa MUI terbaru untuk Kabupaten Garut. Itu landasannya, jadi secara aman syar’i karena Baznas ini adalah amil negara sehingga Fatwa-nya itu dari MUI,” jelasnya.

Untuk zakat fitrah dalam bentuk uang, Baznas Kabupaten Garut telah menetapkan nilai Rp40.500 per jiwa, berdasarkan harga beras premium di pasaran Garut yang berkisar antara Rp13.000 hingga Rp15.000 per kg.

“Kami mengambil harga tertinggi, yaitu Rp15.000 per kg, untuk mengantisipasi kenaikan harga,” jelas Abdullah Effendi.

Baznas Kabupaten Garut menargetkan pengumpulan zakat fitrah tahun ini sebesar Rp78 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp76 miliar.

Terakhir, Abdullah Effendi mengimbau masyarakat muslim di Kabupaten Garut untuk mengikuti Fatwa MUI tersebut.

“Kami mengajak masyarakat Garut untuk menaati Fatwa MUI Nomor 65 Tahun 2022 yang menetapkan zakat fitrah sebesar 2,7 kg beras. Jika masih ada yang menggunakan 2,5 kg, silakan, tetapi BAZNAS tetap berpedoman pada 2,7 kg,” pungkasnya.

Hal yang sama disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, bahwa sebelum memasuki bulan Ramadan, BAZNAS Kabupaten Garut telah berkoordinasi dengan Ketua MUI Kabupaten Garut terkait pengumpulan zakat fitrah melalui BAZNAS. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memastikan pengumpulan zakat berjalan optimal.

“Jadi BAZNAS hari ini berbeda dari kemarin, hari ini di angka 2,7 kg, kemarin di angka 2,5 kg. Itu pun BAZNAS tidak memaksakan, dalam arti berikanlah yang terbaik sedekahnya. Berikan yang terbaik, karena insha Allah itu akan kembali pada dirinya sendiri,” ujar Nurdin Yana!

Ia mengajak masyarakat untuk memberikan zakat fitrah dengan sebaik-baiknya, karena zakat tidak akan membuat seseorang miskin, melainkan justru mendatangkan magfirah dan keridhaan dari Allah SWT.

“Kami mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat sesuai Fatwa MUI, yaitu 2,7 kg beras, dan menyalurkannya melalui BAZNAS. Insha Allah, zakat yang dikumpulkan akan kembali turun kepada masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Di sisi lain, Sekda Nurdin Yana menyebutkan bahwa jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut saat ini mencapai 19 ribu orang. Jika para ASN menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS, hal ini tidak hanya membantu mereka yang kurang mampu tetapi juga dapat membangkitkan perekonomian masyarakat.

“Jika umat Islam di Kabupaten Garut bersatu dalam membangun kekuatan ekonomi melalui zakat, maka manfaatnya tidak hanya bersifat seremonial keagamaan, tetapi juga akan berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan ajaran agama,” tuturnya.

Share :

Baca Juga

Cuaca ekstrem diprediksi akan melanda Kabupaten Garut dalam beberapa pekan ke depan. Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menggelar apel gabungan di Lapangan Setda Garut, Senin (30/6/2025), untuk memastikan seluruh unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan masyarakat siap siaga menghadapi ancaman tersebut.

Pemerintahan

Cuaca Ekstrem! Putri Karlina Tegaskan SKPD Wajib Turun Bersihkan Saluran Air
Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2025, Sat Lantas Polres Garut menggelar kegiatan “Sat Lantas Menyapa”, sebuah program inovatif yang menghadirkan polisi lalu lintas lebih dekat dengan masyarakat melalui dialog santai dan edukatif. Senin (21/07/2025).

Pemerintahan

Sat Lantas Menyapa: Ngobrol Santai Bareng Warga, Edukasi Lalu Lintas di Tengah Operasi Patuh Lodaya 2025
Jajaran Polsek Wanaraja bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya seorang pria dalam kondisi mabuk yang meresahkan warga di wilayah Kampung Panyingkiran RT 02 RW 05, Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Kamis (14/5/2026) malam.

Pemerintahan

Aksi Cepat Polisi di Garut, Pria Mabuk yang Bikin Resah Akhirnya Diamanka
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, meninjau langsung harga pangan di Pasar Guntur, Ciawitali, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (22/3/2023). (Foto : Yogi Budiman/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Jelang Ramadan, Wabup Garut didampingi Sekda Garut Cek Harga Sembako di Pasar Guntur
Pemerintah Desa Sukahurip menggelar Gebyar Outbreak Response Immunization (ORI) untuk meningkatkan imunisasi difteri pada anak usia di bawah 15 tahun. Melalui kerja sama dengan instansi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, serta melibatkan Satgas tingkat Kelurahan dan tingkat RW, tingkat imunisasi difteri di Desa Sukahurip berhasil mencapai 90%. Bekerja sama dengan kendaraan, pemerintah desa menjemput warga kerumahnya masing-masing untuk memastikan semua anak menjalani imunisasi. Diharapkan imunisasi ini dapat membuat Sukahurip bebas dari penyakit difteri yang sebelumnya mengancam kesehatan masyarakat.

Pemerintahan

Wujudkan Sukahurip Bebas Dipteri Dengan Immunization
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut berhasil mengungkap kasus pemalsuan mata uang rupiah di wilayah Kabupaten Garut. Tiga orang tersangka diamankan bersama ribuan lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu serta sejumlah peralatan produksi.

Pemerintahan

Ribuan Lembar Uang Rp100 Ribu Palsu Siap Edar Digagalkan Polres Garut
Bupati Garut, Rudy Gunawan, memberikan sambutan dalam acara Jumpa Paguyuban SRC Garut, di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (25/11/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut Ajak 700 Pemilik Warung Kelontong Masuk Sistem Ritel Terencana
Polsek Wanaraja Polres Garut berhasil tangkap pelaku penjambretan HP yang melakukan aksinya di Jalan Raya Wanaraja Cibatu Garut. 

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Tangkap Pelaku Jambret HP
error: Content is protected !!