Home / Pemerintahan

Sabtu, 10 Mei 2025 - 11:20 WIB

Nasabah PNM Mekaar Raih Penghargaan Mata Lokal Award 2025.

Ema Suranta, nasabah PNM Mekaar meraih penghargaan pada ajang Mata Lokal Award 2025 untuk sub-kategori Local Ace in Organic Waste Transformation. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, dalam gelaran Mata Lokal Fest 2025 yang berlangsung pada Kamis, 8 Mei 2025, di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Ema Suranta, nasabah PNM Mekaar meraih penghargaan pada ajang Mata Lokal Award 2025 untuk sub-kategori Local Ace in Organic Waste Transformation. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, dalam gelaran Mata Lokal Fest 2025 yang berlangsung pada Kamis, 8 Mei 2025, di Hotel Shangri-La, Jakarta.

PENA GARUT.COM-,- Ema Suranta, nasabah PNM Mekaar meraih penghargaan pada ajang Mata Lokal Award 2025 untuk sub-kategori Local Ace in Organic Waste Transformation. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, dalam gelaran Mata Lokal Fest 2025 yang berlangsung pada Kamis, 8 Mei 2025, di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Dengan dukungan dari program PNM Mekaar, Ema memulai usaha budidaya larva Black Soldier Fly (maggot) untuk mengolah sampah organik. Modal awal yang ia peroleh sebagai nasabah Mekaar memungkinkan Ema mengembangkan sistem pengolahan hingga mampu menyerap 2 ton sampah setiap minggu.

Dari limbah tersebut, dihasilkan maggot segar dan kasgot (pupuk organik) yang kini menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga sekitar.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyampaikan bahwa “pemberdayaan ekonomi kerakyatan tidak hanya mendorong kemandirian, tetapi juga melahirkan agen perubahan yang mampu membawa solusi nyata bagi tantangan sosial dan lingkungan.

“Kami merasa bangga dan terinspirasi oleh pencapaian ini, PNM akan terus hadir untuk memberikan harapan dan kesempatan bagi perempuan prasejahtera agar dapat mandiri secara ekonomi. Dengan akses pembiayaan tanpa agunan serta pendampingan intensif, kami ingin memastikan setiap nasabah PNM bisa berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Arief menyebutkan semangat juang Ema dalam mengubah tumpukan sampah menjadi sumber harapan bagi lingkungan, masyarakat dan masa depan bersama, berawal dari kegelisahannya melihat tumpukan sampah di desanya yang belum terkelola dengan baik.

Sementara itu Ema Suranta mengucapkan terima kasih juga kepada PNM yang telah benar-benar mendukung kami sebagai nasabah dan terima kasih kepada Tribun Network atas kepercayaannya. Penghargaan ini menjadi tanggung jawab sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi.

Terlebih, musibah ledakan dan longsor sampah di TPA Leuwigajah, Cimahi pada 21 Februari 2005 makin menyalakan tekad Ema untuk menjadikan Bank Sampah Bukit Berlian bukan hanya tempat pemilahan, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pemberdayaan, dan gerakan sosial lingkungan.

Dengan dukungan dari PNM, Ema mulai membudidayakan larva Black Soldier Fly atau yang dikenal dengan sebutan maggot untuk mengolah sampah organik.

Inisiatif Ema pun memberikan dampak positif tidak hanya bagi masyarakat sekitar, tetapi juga lingkungan dan sejalan dengan penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan oleh PBB.

Para pemenang penghargaan telah melewati kurasi penilaian yang berpegang pada nilai keberlanjutan oleh deretan juri dari berbagai latar belakang profesional dan kredibel di bidangnya, yaitu Dian Gemiano (CMO of KG Media), Rika Anggraini (Direktur Komunikasi dan Kemitraan Yayasan KEHATI), Lembu Wiworo Jati (Executive Creative Director di Future Creative Network-Finch), dan Defri Dwipaputra (Executive Creative Director of Dentsu Creative).*** (Udg).

Share :

Baca Juga

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi menerbitkan surat keputusan mutasi jabatan di lingkungan perwira tinggi dan menengah Polri. Salah satu yang terkena rotasi adalah posisi Kapolres Garut.

Pemerintahan

AKBP Yugi Bayu Hendarto Resmi Jabat Kapolres Garut Gantikan AKBP Fajar Gemilang
Polsek Wanaraja Polres Garut temukan orang yang hilang di kawasan taman wisata alam cagar alam Talaga Bodas Desa Sukahurip Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut. Kamis (11/01/2024).

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Polres Garut Temukan Warga Indramayu Yang Hilang Di Kawasan Talaga Bodas
Suasana tenang di Alun-Alun Wanaraja, Kabupaten Garut, mendadak ricuh pada Minggu (5/10/2025) dini hari. Seorang pria berinisial D (29), warga Kecamatan Wanaraja, membuat onar dengan aksi pemalakan disertai ancaman menggunakan senjata tajam.

Pemerintahan

Aksi Preman Mabuk Bersenjata Tajam Gegerkan Alun-Alun Wanaraja Tengah Malam!
Alhamdulillah 1.938 jamaah haji asal Garut dalam keadaan sehat, dan melaksanakan wukuf di padang Arafah, saya mendapatkan laporan dari Ibu Kadinkes yang ada di Arafah, kita doakan semuanya dalam keadaan sehat wal'afiat," ujar Bupati Garut, Rudy Gunawan, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/06/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut Alhamdulillah 1.938 Jamaah Haji Asal Garut dalam Keadaan Sehat
Aksi cepat jajaran Polsek Wanaraja kembali membuahkan hasil. Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan balapan liar yang meresahkan, petugas langsung bergerak melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Jalan Sawah Lega atau Jalan Letjen H. Mashudi, Kecamatan Pangatikan, Kamis (05/03/2026) dini hari sekitar pukul 03.20 WIB.

Pemerintahan

Resahkan Warga, Balap Liar di Jalan Sawah Lega Dibubarkan Polsek Wanaraja Dini Hari
Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Golkar, Iman Ali Rahman, melaksanakan kegiatan reses di Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Selasa (20/01/2026)

Pemerintahan

Reses Iman Ali Rahman di Wanajaya, Warga Samanggen Keluhkan Banjir Langganan
Pelaksanaan Pemusnahan Barang Bukti dan Barang Rampasan yang Sudah Memilki Kekuatan Hukum Tetap, di Halaman Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (12/7/2023).

Pemerintahan

Kejari Garut Lakukan Pemusnahan Barang Bukti dan Rampasan
Dalam upaya memperkuat pembinaan kepribadian berbasis keagamaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut terus menunjukkan komitmennya membentuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beriman dan berakhlakul karimah. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan kegiatan Pesantren “Taubatul Mudznibin” yang digelar secara rutin di lingkungan Lapas.

Pemerintahan

Lapas Garut Teguhkan Pembinaan Kepribadian Lewat Pesantren Taubatul Mudznibin
error: Content is protected !!