Home / Pemerintahan

Jumat, 26 September 2025 - 03:46 WIB

Ekspor Produk Lapas Garut Jadi Model Ekosistem UMKM Nasional

Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, menilai ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dibangun di Lapas Kelas IIA Garut layak dijadikan model pengembangan UMKM di masyarakat luas. Hal ini ia sampaikan usai melepas ekspor produk unggulan Warga Binaan berupa Coir Shade ke Spanyol, Kamis( 25/09/2025).

Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, menilai ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dibangun di Lapas Kelas IIA Garut layak dijadikan model pengembangan UMKM di masyarakat luas. Hal ini ia sampaikan usai melepas ekspor produk unggulan Warga Binaan berupa Coir Shade ke Spanyol, Kamis( 25/09/2025).

PENA GARUT.COM– Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, menilai ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dibangun di Lapas Kelas IIA Garut layak dijadikan model pengembangan UMKM di masyarakat luas. Hal ini ia sampaikan usai melepas ekspor produk unggulan Warga Binaan berupa Coir Shade ke Spanyol, Kamis( 25/09/2025).

Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman mengatakan, pola ekosistem yang dikembangkan Lapas Garut terbukti mampu menghadirkan rantai usaha yang terintegrasi, mulai dari penyediaan bahan baku, proses produksi, pelibatan pelaku usaha, hingga tembus ke pasar ekspor.

“Ekosistem di Lapas Garut ini luar biasa. Warga Binaan diberdayakan, petani sekitar terserap hasilnya, pengusaha ikut terlibat, dan hasilnya bisa diekspor rutin ke luar negeri.

Model seperti ini tidak hanya bisa berjalan di Lapas, tapi juga dapat diterapkan bagi UMKM masyarakat luas. Pemerintah akan membantu memperluas akses pasar agar ekosistem ini semakin besar,” ujar Maman.

Lapas Garut sendiri telah mengembangkan sejumlah unit usaha yang saling terhubung dan membentuk rantai nilai. Mulai dari industri Coir Shade yang menjadi ikon ekspor, usaha membatik untuk melestarikan budaya, konveksi yang melatih keterampilan menjahit, brand kopi Kayana Coffee hasil olahan WBP, hingga produksi roti dan bakery untuk kebutuhan internal serta pasar lokal.

Setiap unit usaha tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan melibatkan berbagai pihak, seperti petani, pengusaha lokal, hingga pemerintah daerah.

“Kalau di dalam Lapas saja bisa berjalan dengan baik, apalagi di tengah masyarakat. Tinggal pemerintah hadir dalam dua hal: akses permodalan dan akses pasar. Dengan sinergi ini, UMKM masyarakat juga bisa naik kelas dan menembus pasar ekspor,” tambah Menteri UMKM.

Kalapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, menegaskan keberhasilan ini merupakan buah kolaborasi banyak pihak.

“UMKM Lapas Garut bukan hanya tempat pembinaan WBP, tapi juga pusat ekosistem ekonomi yang bisa memberi inspirasi bagi masyarakat. Dari balik jeruji, karya WBP menunjukkan bahwa UMKM bisa tumbuh, mandiri, dan bermanfaat bagi bangsa,” ujarnya.

Dengan pencapaian ini, Lapas Garut bukan hanya berhasil membina Warga Binaan, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar sekaligus membuka jalan produk lokal menuju pasar global.(San)

Share :

Baca Juga

Inilah sala satu calon jemaah Haji gelombang 02 asal Banjuresmi bapak Anda Suhanda dan Ibu Eli Herliani

Pemerintahan

Bupati Garut Lepas 1.938 Jamaah Haji Asal Kabupaten Garut
Sebanyak 12 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut turut ambil bagian dalam kegiatan Perkemahan Pramuka WBP se-Jawa Barat yang digelar di Lapas Kelas IIA Narkotika Cirebon. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh 216 peserta dari 19 Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan (UPT PAS) se-Jawa Barat.Selasa(21/10/2025)

Pemerintahan

12 WBP Lapas Garut Ikuti Perkemahan Pramuka se-Jawa Barat di Lapas Narkotika Cirebon
Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat, H. Yusup, S.Pd.

Pemerintahan

Bukan Sekadar Perayaan, Kekompakan Warga Karangtengah Tuai Pujian Oleh Tokoh masyarakat Karangtengah H. Yusup
Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memberikan sambutan dalam acara Musrenbang Pemuda Tahun 2023, di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (23/2/2023). (Foto : Muhamad Azi Zulhakim/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Sekda Garut Buka Resmi Musrenbang Pemuda Tahun 2023
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri Pertemuan terkait Tindaklanjut Kasus Pelecehan yang Dilakukan oleh Oknum Dokter di Garut, yang dilaksanakan di Aula DPPKBPPPA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (22/04/2025). (Foto : Anggana Mulia Karsa Kurniawan/Diskominfo Kab. Garut).

Pemerintahan

Wabup Garut Ajak Masyarakat Korban Pelecehan Seksual Oknum Dokter untuk Berani Melapor*
Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Garut dalam sepekan terakhir menyebabkan debit air Sungai Cimanuk meluap, mengakibatkan banjir di beberapa wilayah, termasuk Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul. Warga terdampak mengalami kesulitan, terutama dalam mendapatkan air bersih.

Pemerintahan

Perumda Air Minum Tirta Intan Garut Salurkan Bantuan Air Minum untuk Korban Banjir
Bupati Garut melakukan kunjungan hari pertama masuk sekolah di SMPN 4 Garut dan SDN 3,4,5 Sukamenteri, di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (17/7/2023)

Pemerintahan

Bupati Garut Lakukan Kunjungan di Hari Pertama Masuk Sekolah
Bupati Garut, Rudy Gunawan, meninjau persiapan Pilkades Serentak Tahun 2023 di beberapa kecamatan di Kabupaten Garut, Minggu (14/05/2023). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Cek Kesiapan di 7 Kecamatan, Bupati Garut Nyatakan 760 TPS Siap Gelar Pilkades Serentak Tahun 2023
error: Content is protected !!