Home / Pemerintahan

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:42 WIB

Resmi Dilantik, Ini Arah Baru MUI Garut 2025–2030 yang Disampaikan Ketua MUI Jabar

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat, Aang Abdullah Zein, secara resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut Masa Khidmat 2025–2030. Kegiatan berlangsung khidmat di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kabupaten, Kecamatan Garut Kota, Rabu (7/1/2026).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat, Aang Abdullah Zein, secara resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut Masa Khidmat 2025–2030. Kegiatan berlangsung khidmat di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kabupaten, Kecamatan Garut Kota, Rabu (7/1/2026).

PENA GARUT.COM-Garut Kota – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat, Aang Abdullah Zein, secara resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut Masa Khidmat 2025–2030. Kegiatan berlangsung khidmat di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kabupaten, Kecamatan Garut Kota, Rabu (7/1/2026).

Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, unsur Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Garut, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Garut, serta jajaran pengurus MUI Kabupaten Garut.

Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat, Aang Abdullah Zein, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat hadir langsung dalam momentum penting bagi penguatan peran ulama di Kabupaten Garut.

Dalam sambutannya, Aang menegaskan empat pilar utama MUI Jawa Barat yang menjadi landasan sinergi dengan MUI kabupaten dan kota, yakni bersatu dalam satu akidah, berjamaah dalam ibadah, toleransi dalam khilafiyah atau perbedaan pendapat, serta bekerja sama dalam dakwah.

“Pengurus MUI harus bekerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas. Bangun sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat agar MUI benar-benar memberi warna dan rasa di tengah umat,” ujar Aang.

Sementara itu, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Garut, mengucapkan selamat datang kepada Ketua MUI Jawa Barat beserta rombongan.

Usai dilantik, Syakur menyampaikan rasa syukur dan kehormatan karena dapat menjadi bagian dari keluarga besar MUI Kabupaten Garut.

Ia berharap para pengurus baru mampu membaca dinamika sosial yang berkembang di daerah serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Terima kasih kepada pengurus MUI periode 2020–2025 atas pengabdian dan dedikasinya. Kepada pengurus baru, saya berharap dapat segera menyusun program kerja untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks di Kabupaten Garut,” kata Syakur.

Ketua MUI Kabupaten Garut Masa Khidmat 2020–2025, A. Abdul Mujib Muhamad, menilai pelantikan dan pengukuhan merupakan bentuk pengakuan sekaligus amanah untuk bekerja secara kolektif dalam organisasi.

“Organisasi akan berjalan baik jika ditopang kepemimpinan yang mampu menjadi perintis, penyelaras, pemberdaya, dan panutan,” ungkapnya.

Ketua MUI Kabupaten Garut Masa Khidmat 2025–2030, Rd. Amin Muhyiddin Maolani, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan amanah keumatan yang harus dijalankan secara profesional dan berintegritas.

“MUI hadir sebagai khadimul ummah dan shadiqul hukumah. Kami berkomitmen menjaga marwah ulama sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan kemaslahatan umat dan kemajuan masyarakat Garut,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya transformasi kelembagaan MUI pada periode 2025–2030, termasuk penguatan organisasi dan pemanfaatan ruang digital tanpa meninggalkan nilai-nilai keulamaan.

“Kemajuan Kabupaten Garut harus ditopang oleh kekuatan moral dan spiritual. MUI siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda untuk menjaga stabilitas, kerukunan umat, serta iklim pembangunan yang kondusif,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Amin berpesan kepada seluruh pengurus agar menjadikan masa khidmat ini sebagai periode pengabdian yang berorientasi pada integritas dan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat.

Adapun susunan kepengurusan MUI Kabupaten Garut Masa Khidmat 2025–2030 meliputi Dewan Pertimbangan sebanyak 28 orang yang diketuai Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng. IPU, Dewan Pimpinan Harian sebanyak 16 orang yang diketuai KH. Rd. Amin Muhyiddin Maolani, Sekretaris Umum sebanyak 16 orang yang diketuai H. Mohamad Yusuf Sapari, S.Pd., M.M.Pd., serta Bendahara Umum sebanyak 3 orang yang diketuai H. Ropiudin Soleh, S.Ag., MM.

Share :

Baca Juga

Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, menghadiri acara Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan Muhammadiyah Daerah Garut, yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (28/01/2024).

Pemerintahan

Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan : Penjabat Bupati Garut Ajak Muhammadiyah Dukung Pemilu 2024

Pemerintahan

Fun Run_ Meriahkan Peringatan Hari AIDS Sedunia di Garut

Pemerintahan

Jabar Waspada Hoaks! Diskominfo Tekankan Pentingnya Media Monitoring untuk Lindungi Reputasi Negara
Polres Garut melalui Polsek Wanaraja bersama tim gabungan dari Koramil Sucinaraja, BKSDA, Tagana, dan komunitas pecinta alam berhasil mengevakuasi delapan warga yang tersesat dalam pendakian kawasan Kawah Talaga Bodas hingga Puncak Sagara, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut.

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Evakuasi Warga Tersesat di Kawah Talaga Bodas dan Puncak Sagara
Dalam rangka mempererat sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri, Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto S.I.K., M.A.P melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Yonif 303 SSM di Cibuluh, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut pada Rabu (23/07/2025).

Pemerintahan

Soliditas TNI-Polri Kian Erat! Kapolres Garut Silaturahmi ke Markas Yonif 303
Kabar baik bagi warga dan pengguna jalan di wilayah Dayeuhmanggung, Kecamatan Cilawu. Sejumlah titik tikungan yang selama ini memiliki keterbatasan jarak pandang kini mendapat perhatian melalui pemasangan kaca cembung atau traffic mirror sebagai upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas.

Pemerintahan

Cegah Kecelakaan di Tikungan Blind Spot, Polsek Cilawu Pasang Traffic Mirror 
Komitmen membantu masyarakat terus diwujudkan oleh Polres Garut melalui program Bedah Rumah/Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) ke-3 Tahun 2026. Kali ini, kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan di Kampung Bojong Nangka, RT 02 RW 04, Desa Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Sabtu (28/2/2026).

Pemerintahan

Polri Hadir untuk Rakyat, Polres Garut Rehab Rumah di Bojong Nangka Kecamatan Wanaraja 
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis masyarakat pasca insiden pemusnahan amunisi di Kampung Cimerak, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Polres Garut meluncurkan Tim Trauma Healing yang difokuskan kepada anak-anak di wilayah terdampak. Kamis (15/05/2025)

Pemerintahan

Polres Garut Terjunkan Tim Trauma Healing Bagi Anak-Anak Terdampak Ledakan
error: Content is protected !!