Home / Pendidikan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:07 WIB

IPM Panawuan Resmi Luncurkan Aplikasi Digital, Tonggak Baru Transformasi Literasi Pelajar

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Panawuan resmi meluncurkan IPM Panawuan App dalam sebuah acara yang digelar di SMK Muhammadiyah Tarogong Kidul, Sabtu (28/02/2026).

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Panawuan resmi meluncurkan IPM Panawuan App dalam sebuah acara yang digelar di SMK Muhammadiyah Tarogong Kidul, Sabtu (28/02/2026).

PENA GARUT.COM– Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Panawuan resmi meluncurkan IPM Panawuan App dalam sebuah acara yang digelar di SMK Muhammadiyah Tarogong Kidul, Sabtu (28/02/2026).

Launching ini menjadi momentum penting dalam mendorong gerakan literasi dan transformasi digital di kalangan pelajar.

Kegiatan berlangsung dibuka para kader dan tamu undangan terlihat aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan latar belakang lahirnya aplikasi sebagai bentuk penguatan gerakan literasi sekaligus respons terhadap perkembangan teknologi digital.

Pada sesi utama, tim pengembang mempresentasikan berbagai fitur unggulan dalam aplikasi. Mulai dari akses materi kajian literasi, informasi kegiatan organisasi, ruang publikasi karya pelajar, hingga perpustakaan digital yang dapat diakses kapan saja. Peserta juga mendapatkan demonstrasi langsung cara penggunaan aplikasi sehingga memahami manfaatnya secara praktis.

Ketua Umum PC IPM Panawuan, Anwar Arif Miftah, menyampaikan bahwa aplikasi ini bukan sekadar inovasi teknis, melainkan bagian dari strategi besar organisasi.

“Alhamdulillah hari ini kami secara resmi meluncurkan aplikasi digital IPM Panawuan yang dipelopori oleh Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan. Ini adalah komitmen kami dalam memperkuat gerakan literasi dan transformasi digital organisasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, IPM Panawuan App dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang menghadirkan ruang belajar, diskusi, dan publikasi karya pelajar dalam satu platform.

“Kami ingin kader tidak hanya menjadi konsumen media sosial, tetapi juga produsen gagasan. Gerakan pelajar harus mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas dampak dakwah dan intelektualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan, Gilang M Riziq, menjelaskan bahwa proses pengembangan aplikasi ini memakan waktu lebih dari satu bulan. Ia menyebut peluncuran ini sebagai wujud nyata inovasi organisasi.

“Aplikasi ini diharapkan menjadi sarana komunikasi digital yang efektif dan efisien bagi seluruh lingkungan PC IPM Panawuan, termasuk pimpinan ranting,” jelas Gilang.

Ia memaparkan sejumlah fitur utama yang tersedia dalam aplikasi, di antaranya:

Pertama, fitur Struktur Organisasi yang menampilkan susunan kepengurusan secara sistematis dan transparan. Fitur ini membantu pengguna memahami peran dan tanggung jawab masing-masing bidang.

Kedua, fitur Program Kerja dan Kritik Saran yang memungkinkan kader memberikan masukan secara langsung maupun anonim. Hal ini diharapkan membangun budaya organisasi yang terbuka dan partisipatif.

Ketiga, fitur Kuis interaktif dengan sistem penilaian dan reward untuk mendorong semangat belajar yang kompetitif secara sehat.

Keempat, fitur Artikel yang memuat tulisan kader seputar kaderisasi, informasi organisasi, berita kegiatan, hingga pengetahuan umum guna memperkuat budaya literasi.

Kelima, fitur Perpustakaan Digital yang menyediakan koleksi e-book format PDF yang bisa diakses gratis untuk mendukung pembelajaran mandiri.

Ia mengungkapkan, kedepannya aplikasi ini juga akan dikembangkan dengan tambahan fitur e-voting dan layanan digital lainnya untuk memperkuat tata kelola organisasi yang modern dan transparan.

Banyak peserta menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar aplikasi ini benar-benar dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh kader.

Momentum simbolis launching menjadi penanda resmi dimulainya penggunaan IPM Panawuan App dalam mendukung aktivitas organisasi. Bagi PC IPM Panawuan, ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah awal menuju gerakan pelajar yang lebih sistematis, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

“IPM Panawuan menunjukkan bahwa pelajar tidak hanya menjadi penonton di era digital, tetapi mampu menjadi pelaku perubahan melalui inovasi dan literasi,”ungkapnya

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Mendiktisaintek RI Kunjungi IPI Garut, Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi Lewat Gelar Karya dan Kuliah Umum
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Rektorat Institut Muhammadiyah Darul Arqom Garut. Sabtu(04/01/2025).

Pendidikan

Ketua Umum Muhammadiyah Resmikan Peletakan Batu Pertama Gedung Rektorat Institut Muhammadiyah Darul Arqom Garut
Pelaksanaan Pameran Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2023 tingkat Kabupaten Garut di Gedung Pendopo Garut, Jalan Kabupaten, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (02/05/2023). (Foto: Moch Ahdiansyah/ M Azi/ Bagus/ Deni Seftiana/ Diskominfo Garut)

Pendidikan

14 Komunitas Guru Ramaikan Pameran Hardiknas Tahun 2023

Pendidikan

Media Sosial Jadi Arena Baru Propaganda, Generasi Muda Diminta Waspada
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gradasi menghadirkan Taman Gradasi sebagai ruang belajar nonformal bagi anak-anak di Desa Galih Pakuwon. Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam membantu meningkatkan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung, sekaligus menumbuhkan minat belajar anak di lingkungan desa.

Pendidikan

Dorong Literasi Dan Calistung, KKN Gradasi Hadirkan Taman Gradasi Di Desa Galih Pakuwon

Advertorial

5 Tips for Balancing A Career and Caregiving
Bupati Garut, Rudy Gunawan melantik secara langsung 3.295 tenaga guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), berlangsung di Lapangan Oto Iskandar di Nata, Alun-alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (27/6/2023).

Pendidikan

Bupati Garut Lantik 3.295 Tenaga Guru Honorer Jadi PPPK
Tarogong Kaler – Suasana haru dan bangga menyelimuti Auditorium Drs. H. Dede Satibi Al-Mashduqi International Islamic School Boarding Garut pada Sabtu (6/12/2025). Sebanyak enam santri Al-Mashduqi resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir—salah satu pusat keilmuan Islam terbesar dan tertua di dunia.

Pendidikan

Sekolah Al-Mashduqi Lepas 6 Santri ke Mesir, Garut Kembali Ukir Prestasi Internasional
error: Content is protected !!