Home / Pemerintahan

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:43 WIB

Garut Kini Punya Prodi S1 Gizi,Prof. Dr. Ir. Budi Setiawan, MS. Sebut Langkah Strategis

Seminar Nasional dan launching Program Studi S1 Gizi serta SDGs Center resmi digelar di Kampus 2 Institut Kesehatan Karsa Husada Garut. Kegiatan tersebut mengusung tema “Pembangunan Kesehatan Nasional Melalui Peningkatan Ketahanan Gizi Masyarakat”

Seminar Nasional dan launching Program Studi S1 Gizi serta SDGs Center resmi digelar di Kampus 2 Institut Kesehatan Karsa Husada Garut. Kegiatan tersebut mengusung tema “Pembangunan Kesehatan Nasional Melalui Peningkatan Ketahanan Gizi Masyarakat”

PENA GARUT.COM-Seminar Nasional dan launching Program Studi S1 Gizi serta SDGs Center resmi digelar di Kampus 2 Institut Kesehatan Karsa Husada Garut. Kegiatan tersebut mengusung tema “Pembangunan Kesehatan Nasional Melalui Peningkatan Ketahanan Gizi Masyarakat”

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI) Prof. Dr. Ir. Budi Setiawan, MS. menyampaikan rasa bangga dan bahagianya atas dibukanya Program Studi Sarjana Gizi di Kabupaten Garut. Menurutnya, kehadiran prodi tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan pendidikan gizi di Indonesia, khususnya di Garut.

“Saya sangat berbahagia karena saya memang asalnya dari Garut. Selama ini di Garut belum ada program studi gizi, jadi ini sesuatu yang sangat menggembirakan dan tentu harus disambut baik,” ujarnya.Selasa(19/05/2026)

Ia menilai persoalan gizi masih menjadi tantangan besar di Indonesia, termasuk di Kabupaten Garut. Terlebih saat ini pemerintah tengah menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan banyak tenaga sarjana gizi.

“Sekarang sarjana gizi itu jadi rebutan karena salah satu syarat di SPPG harus ada sarjana gizi. Jadi peluang kerjanya sangat terbuka,” katanya.

Menurut Prof. Budi, lulusan sarjana gizi tidak hanya dibutuhkan di layanan kesehatan, tetapi juga di industri pangan. Saat ini tren makanan sehat atau healthy food terus berkembang dan mendorong industri untuk memproduksi makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan.

“Sekarang industri makanan mulai memproduksi functional food, yaitu makanan yang memberikan manfaat kesehatan. Ini menjadi peluang besar bagi lulusan gizi,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi perkembangan Institut Kesehatan Karsa Husada Garut yang sebelumnya berstatus sekolah tinggi kesehatan (Stikes) dan kini berkembang menjadi institut.

Saya kira ini strategi yang sangat baik. Dari Stikes menjadi institut, mudah-mudahan ke depan bisa menjadi universitas dengan penambahan program studi lain,” ungkapnya.

Prof. Budi menegaskan bahwa dirinya hadir langsung dari Bogor sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan gizi di Garut dan pemerataan pendidikan gizi secara nasional.

“Saat ini hampir di seluruh Indonesia sudah ada pendidikan gizi, dari Aceh sampai Papua. Garut tentu tidak boleh ketinggalan,” katanya.

Dalam paparannya, Prof. Budi juga menjelaskan perkembangan jumlah program studi gizi di Indonesia. Saat ini terdapat sekitar 140 program studi S1 Gizi, delapan program magister (S2), dan dua program doktor (S3) yang berada di Universitas Indonesia dan Institut Pertanian Bogor.

Selain itu, pendidikan profesi gizi juga terus berkembang. Saat ini terdapat 14 program profesi Dietician di Indonesia, sementara profesi Nutritionist baru tersedia di IPB dan akan segera dibuka di berbagai perguruan tinggi lainnya.

“Kami dari asosiasi sudah menyiapkan sekitar 150 calon dosen professionist nutritionist. Diperkirakan sekitar 30 program profesi baru akan segera dibuka di Indonesia,” jelasnya.

Ia menambahkan, lulusan sarjana gizi yang mengambil pendidikan profesi nantinya dapat memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai tenaga kesehatan profesional. Namun untuk kebutuhan program MBG maupun industri pangan, lulusan sarjana gizi tetap dapat langsung bekerja.

Share :

Baca Juga

Menanggapi aduan yang diterima melalui Taros Kapolres Garut mengenai permainan judi muncang yang meresahkan masyarakat, anggota Polsek Banyuresmi melakukan patroli dan berhasil menyita alat-alat yang digunakan dalam permainan tersebut. Rabu (12/02/2025).

Pemerintahan

Polsek Banyuresmi Sita Alat Judi Muncang, Wujud Respon Cepat Aduan Masyarakat
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang pelayanan publik. Poliklinik Lapas Garut resmi meraih Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, predikat tertinggi dalam akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan primer.

Pemerintahan

Lapas Garut Raih Akreditasi Paripurna Kemenkes RI, Bukti Nyata Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Warga Binaan
Bupati Garut, Rudy Gunawan, meninjau persiapan Pilkades Serentak Tahun 2023 di beberapa kecamatan di Kabupaten Garut, Minggu (14/05/2023). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Cek Kesiapan di 7 Kecamatan, Bupati Garut Nyatakan 760 TPS Siap Gelar Pilkades Serentak Tahun 2023
3.795.812 batang rokok dan 2.815,17 liter miras ilegal secara simbolis dimusnahkan di Kabupaten Garut, dalam acara Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai dan Pemusnahan Barang Milik Negara dilaksanakan di Halaman Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (14/12/2023).

Pemerintahan

Lebih dari 3,7 juta Batang Rokok dan 2,8 Ribu Liter Miras Dimusnahkan Secara Simbolis di Kabupaten Garut
Polres Garut melalui Polsek Wanaraja kembali membuktikan respons cepatnya dalam menindaklanjuti aduan masyarakat. Kali ini, aparat kepolisian bergerak setelah menerima laporan warga terkait aksi pengemudi mobil pick up yang kedapatan merokok saat berkendara di jalur Citangtu–Cihuni, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (17/12/2025).

Pemerintahan

Aksi Berbahaya di Jalan Wanaraja, Polisi Tindak Pengemudi Pick Up Perokok
Dalam rangka mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang menggelar kegiatan olahraga bersama berupa pertandingan sepak bola di Mini Soccer Mandala Arena. Sabtu (31/05/2025).

Pemerintahan

Tak Sekadar Olahraga, Ini Makna Pertandingan Bola Bareng Kapolres Garut
Seleksi direksi baru PDAM Tirta Intan Garut yang digelar usai pemecatan tiga direksi sebelumnya, menjadi sorotan sejumlah pihak. Salah satunya datang dari Relawan Baraya Putri, yang merupakan tim pemenangan pasangan Syakur Amin Makki dan Putri Hasniati dalam Pilkada Garut 2024.

Pemerintahan

Relawan Syakur-Putri Minta Seleksi Direksi PDAM Garut Bebas dari Kepentingan Politik
Setelah dilakukan pencarian intensif, akhirnya jasad korban kecelakaan laut yang tenggelam di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, ditemukan pada Kamis, 03 April 2025, sekitar pukul 12:45 WIB. 

Pemerintahan

Sat Polairud Temukan Mayat Wisatawan yang Tenggelam di Pantai Karangpapak 
error: Content is protected !!