Home / Pemerintahan

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:01 WIB

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin membahas penetapan modal dasar PDAM Tirta Intan Garut guna mendukung target 70 ribu sambungan rumah dan pembangunan layanan air bersih hingga 2037.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mulai mematangkan langkah strategis untuk memperkuat layanan air bersih melalui penetapan besaran modal dasar Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Intan Garut. Pembahasan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (14/07/2026).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mulai mematangkan langkah strategis untuk memperkuat layanan air bersih melalui penetapan besaran modal dasar Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Intan Garut. Pembahasan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (14/07/2026).

PENA GARUT.COM– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mulai mematangkan langkah strategis untuk memperkuat layanan air bersih melalui penetapan besaran modal dasar Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Intan Garut. Pembahasan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (14/07/2026).

Rapat ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan keberlanjutan pengembangan layanan air minum sekaligus memenuhi ketentuan regulasi yang mengharuskan besaran modal dasar dicantumkan secara jelas dalam Peraturan Daerah (Perda).

Dalam arahannya, Bupati Garut menegaskan bahwa penetapan modal dasar bukan hanya sebatas memenuhi persyaratan administratif, tetapi menjadi pondasi utama dalam mendukung operasional serta pengembangan layanan PDAM Tirta Intan Garut di masa mendatang.

Ia menjelaskan, besaran modal yang disusun merupakan hasil perencanaan jangka panjang yang disesuaikan dengan target pembangunan hingga tahun 2037.

Perencanaan tersebut mengacu pada berbagai program strategis, termasuk pencapaian Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) dan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait penyediaan akses air bersih bagi masyarakat.

“Kita sudah membuat program, maka dari situlah dibutuhkan modal,” ujar Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

Menurutnya, kemampuan keuangan daerah akan menjadi dasar dalam menentukan besaran modal yang dapat disalurkan kepada Perumda Air Minum Tirta Intan Garut. Namun demikian, pemerintah daerah juga terus membuka peluang memperoleh dukungan pembiayaan dari berbagai sumber.

Bupati menyebutkan, salah satu langkah yang tengah diupayakan adalah mengakses bantuan hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna mempercepat pembangunan infrastruktur penyediaan air bersih di Kabupaten Garut.

“Kita dorong sebenarnya bagaimana caranya kita bisa mendapatkan bantuan hibah dari pemerintah provinsi,” katanya.

Ia menambahkan, pembahasan mengenai modal dasar tersebut masih berada pada tahap awal. Pemerintah daerah bersama pihak terkait masih akan menggelar rapat lanjutan sebelum angka final modal dasar PDAM Tirta Intan Garut ditetapkan secara resmi.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Intan Garut, Dadan Hidayatulloh, menyampaikan bahwa perusahaan terus melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan cakupan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Saat ini, PDAM Tirta Intan Garut menargetkan penambahan sekitar 7.000 sambungan rumah (SR) baru. Penambahan tersebut diharapkan mampu mendorong total jumlah pelanggan hingga mencapai sekitar 70.000 sambungan rumah sebagai bagian dari pengembangan layanan air minum di Kabupaten Garut.

Dengan dukungan modal dasar yang kuat serta sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak, diharapkan pembangunan infrastruktur air bersih di Garut dapat berjalan lebih optimal sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses air minum yang layak, aman, dan berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Pelaksanaan Apel Deklarasi Pemuda Bersatu Menuju Pemilu Damai 2024 di wilayah Kabupaten Garut yang berlangsung di Markas Polres Garut, Jalan Raya Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jum'at (6/10/2023).

Pemerintahan

Kapolres Garut Ajak Pemuda Garut Sukseskan Pelaksanaan Pemilu Tahun 2024
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut kembali memasang target ambisius pada tahun 2026. Lembaga pengelola zakat tersebut menargetkan penghimpunan zakat mal, infak, dan zakat fitrah sebesar Rp17 miliar, sama seperti target tahun sebelumnya yang belum berhasil tercapai.

Pemerintahan

Tak Ada Anggota DPRD Garut Salurkan Zakat ke Baznas, Ini Kata Ketua Baznas
Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polres Garut melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil razia berupa ribuan botol minuman keras (miras) dan ratusan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri. Kamis (12/3/2026).

Pemerintahan

Jelang Ops Ketupat Lodaya 2026, Polres Garut Musnahkan 1.852 Botol Miras dan 704 Knalpot Brong
Malam ini, Minggu (16/6/2024), dilanjutkan dengan patroli dalam rangka pemantauan malam takbiran menjelang perayaan iduladha 1445 hijriah di wilayah perkotaan.

Pemerintahan

Penjabat Bupati Garut Pimpin Apel KRYD, Soroti Potensi Kerawanan
Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-112, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Garut mengadakan acara Aksi Ismuba yang diadakan di Aula Staida, Kabupaten Garut.Sabtu (09/11/2024). 

Pemerintahan

Aksi Ismuba: Perkuat Identitas dan Nilai Spiritual di Milad Muhammadiyah ke-112 di Kabupaten Garut
Seorang pria berinisial MH alias AA (23), warga Jl. Kenari, Desa Labanan Makmur, Kecamatan Berau, Kalimantan Timur, berhasil di amankan jajaran Polsek Singajaya setelah melakukan tindak pidana pengrusakan di rumah seorang warga, dengan menggunakan senjata tajam berupa sebilah golok, pada Selasa siang (06/05/2025).

Pemerintahan

Mabuk dan Bawa Golok, Pemuda Ini Serang Rumah Warga Garut
Pemerintah Kabupaten Garut terus mengakselerasi penyusunan kebijakan daerah demi meningkatkan kualitas layanan publik. Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut yang berlangsung di Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (21/7/2025).

Pemerintahan

Rapat Paripurna DPRD Garut: Bupati Beberkan Program Unggulan 2025-2026
Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Barusuda, subsektor Cigedug, Polsek Bayongbong, Koramil 1113/Bayongbong bersama sejumlah pihak terkait dan warga sekitar, melakukan pengamanan dan pembersihan material longsor yang menutupi sebagian bahu jalan Cigedug-Cikajang yang dilaksanakan pada hari di Kampung Cikuray, RT 01 RW 09, Desa Barusuda, Kecamatan Cigedug. Minggu (03/03/2025).

Pemerintahan

TNI dan Polri Bersihkan Material Longsor di Jalur Cigedug-Cikajang
error: Content is protected !!