Home / Pemerintahan

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:21 WIB

Tak Ada Anggota DPRD Garut Salurkan Zakat ke Baznas, Ini Kata Ketua Baznas

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut kembali memasang target ambisius pada tahun 2026. Lembaga pengelola zakat tersebut menargetkan penghimpunan zakat mal, infak, dan zakat fitrah sebesar Rp17 miliar, sama seperti target tahun sebelumnya yang belum berhasil tercapai.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut kembali memasang target ambisius pada tahun 2026. Lembaga pengelola zakat tersebut menargetkan penghimpunan zakat mal, infak, dan zakat fitrah sebesar Rp17 miliar, sama seperti target tahun sebelumnya yang belum berhasil tercapai.

PENA GARUT.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut kembali memasang target ambisius pada tahun 2026. Lembaga pengelola zakat tersebut menargetkan penghimpunan zakat mal, infak, dan zakat fitrah sebesar Rp17 miliar, sama seperti target tahun sebelumnya yang belum berhasil tercapai.

Ketua Baznas Kabupaten Garut, Abdullah Effendi, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 lalu, realisasi penghimpunan zakat dan infak hanya mencapai sekitar Rp12,6 miliar, atau turun cukup signifikan dari target yang telah ditetapkan.

“Tahun sebelumnya juga targetnya sama, tapi kemarin turun menjadi Rp12,6 miliar,” ujar Effendi saat ditemui, Senin, 9 Februari 2026.

Menurutnya, salah satu faktor utama yang menyebabkan tidak tercapainya target tersebut adalah berkurangnya jumlah muzaki, khususnya dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Penurunan ini terjadi karena berbagai alasan, mulai dari pensiun hingga menurunnya kepatuhan dalam menunaikan zakat dan infak secara rutin.

“Ada yang sudah pensiun, ada yang sudah tidak bayar zakat dan sebagainya, ada juga yang sudah tidak menitipkan infaknya,” jelasnya.

Effendi memaparkan, dari sekitar 20.000 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Garut, kontribusi zakat dan infak melalui Baznas baru mencapai sekitar 40 persen. Bahkan, di lingkungan Kementerian Agama pun, menurutnya, belum seluruh pegawai menyalurkan zakat melalui Baznas.

“Termasuk di Kemenag juga belum masuk ke kita semuanya,” ungkapnya.

Lebih jauh, Effendi juga menyoroti minimnya partisipasi dari kalangan legislatif. Hingga saat ini, tidak ada satu pun anggota DPRD Kabupaten Garut yang menyalurkan zakat dan infaknya melalui Baznas.

Di sisi lain, Baznas Garut juga menegaskan ketentuan zakat fitrah yang berlaku pada tahun 2026. Besaran zakat fitrah telah ditetapkan sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tahun 2022, yakni sebesar 2,7 kilogram beras per jiwa.

Jika dibayarkan dalam bentuk uang, dengan mengacu pada harga beras premium sebesar Rp15.000 per kilogram, maka zakat fitrah ditetapkan senilai Rp40.500 per orang.

Ia menambahkan, penetapan harga beras premium tersebut mengacu pada data resmi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Garut, yang mengambil rata-rata harga di sejumlah pasar utama milik Pemerintah Daerah.

“Harga beras premium ditentukan dari Disperindag itu mengambil pasar terbesar milik Pemda Garut, mulai dari Guntur, Kadungora, Wanaraja, Malangbong, Cikajang, sampai Pamempeuk,” pungkasnya.

Dengan target yang kembali dipasang di angka Rp17 miliar, Baznas Garut berharap adanya peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, khususnya ASN dan pejabat publik, agar pengelolaan zakat dapat lebih optimal dan manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.(San>

Share :

Baca Juga

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut, Rusdedy, menegaskan komitmen jajarannya dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang bersih, transparan, profesional, serta bebas dari pungutan liar dan gratifikasi.

Pemerintahan

Kepala Lapas Garut Rusdedy Tegaskan Bebas Pungli dan Gratifikasi, Warga Binaan Diminta Berani Melapor
Pelaksanaan Pisah Sambut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Garut, di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (01/08/2023).

Pemerintahan

Pisah Sambut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Garut 
Pegadaian Syariah Cabang Guntur Garut berkolaborasi dengan Purcitiy Creativity dalam ajang lomba mewarnai untuk anak-anak. Acara ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana edukasi sejak usia dini sekaligus ajakan kepada orang tua untuk menyiapkan masa depan anak melalui investasi.

Pemerintahan

Lomba Mewarnai di Garut: Pegadaian Syariah Guntur Garut Ajak Orang Tua Siapkan Investasi Pendidikan
Pj. Bupati Garut memimpin apel pagi di lingkungan Disdukcapil Kabupaten Garut, berlokasi di Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (25/3/2024).

Pemerintahan

Penjabat Bupati Garut Pimpin Apel Pagi, Tekankan Pentingnya Kualifikasi Tinggi di Disdukcapil Garut
Salah Satu warga Desa Sindangratu kecamatan Wanaraja yang mendapatkan bantuan beras Gratis

Pemerintahan

Ratusan Warga Kampung Desa SindangRatu ,Kecamatan Wanaraja Sumringah Terima Bantuan Berupa Beras Gratis
Polres Garut melalui Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Garut. 

Pemerintahan

Sabu dalam Bungkus Rokok! Dua Pengedar Diciduk Satres Narkoba Polres Garut
Pelaksanaan Apel Kesadaran Nasional tingkat Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (17/05/2023). (Foto : Deni Seftiana/M. Azi Zulhakim/Ilham Kautsar Prawira/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Pimpin Apel Gabungan, Bupati Garut Sampaikan Tiga Pesan
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, melaksanakan kunjungan ke Pasar Andir bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Garut yang berlokasi di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jumat (13/03/2026).

Pemerintahan

Sidak Mendadak! Wabup Garut Temukan Harga Gas LPG 3 Kg Tembus Rp30 Ribu
error: Content is protected !!