PENA GARUT.COM– Menjelang perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Garut meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan dengan menggelar Apel Siaga Nataru. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Upacara Lapas Garut, Rabu (24/12/2025), dan diikuti seluruh pegawai pemasyarakatan se-Garut Raya.
Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan personel, sarana, serta soliditas jajaran pemasyarakatan guna menjaga keamanan dan ketertiban selama momentum Nataru.
Sebelum amanat pembina apel disampaikan, Rusdedy bersama Kepala Balai Pemasyarakatan Garut melakukan inspeksi pasukan. Inspeksi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik personel sekaligus mengecek kelengkapan sarana dan prasarana pendukung pengamanan.
Dalam amanatnya, Rusdedy menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh jajaran Lapas Garut sepanjang tahun 2025, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba di dalam lapas. Ia mengungkapkan bahwa komitmen tersebut telah membuahkan hasil nyata.
“Sepanjang tahun 2025, kami telah menindak tegas delapan warga binaan yang terlibat narkoba. Mereka diproses secara hukum lanjutan dengan penambahan masa pidana mulai dari delapan hingga dua belas tahun,” ujar Rusdedy.
Menurutnya, langkah tegas tersebut merupakan implementasi nyata dari Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2025 dalam mewujudkan lapas yang bersih dan bebas dari narkoba.
Atas konsistensi tersebut, Lapas Garut berhasil meraih penghargaan sebagai satu-satunya Lapas BERSINAR atau Bersih dari Narkoba di wilayah Jawa Barat yang diberikan oleh BNNP Jawa Barat. Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme petugas.
Lebih lanjut, Rusdedy mengingatkan seluruh petugas agar tidak lengah selama periode Nataru 2025–2026. Potensi gangguan keamanan dan ketertiban harus diantisipasi secara maksimal melalui penguatan pengawasan dan pengamanan berlapis.
“Kewaspadaan harus ditingkatkan, baik dari potensi gangguan internal maupun eksternal. Kontrol keliling harus dilaksanakan secara rutin dan berjenjang, melibatkan pejabat struktural, petugas piket malam, Karupam, hingga regu pengamanan,” tegasnya.
Dengan digelarnya Apel Siaga Nataru ini, Lapas Garut menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas keamanan serta memastikan layanan pemasyarakatan tetap berjalan optimal, aman, dan kondusif selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.















