PENA GARUT.COM– Perjalanan hidup Adi Rahmat tidaklah mudah. Setelah ditinggal kedua orang tuanya, Rahmat yang menderita penyakit stroke harus mendapatkan perawatan dari keluarganya.
Sebelumnya, Rahmat dirawat dan diurus oleh salah satu kakaknya. Namun, kakak yang selama ini merawatnya tersebut kini telah meninggal dunia.
Setelah kepergian sang kakak, Rahmat kemudian dibawa dan dirawat oleh kakaknya yang paling besar. Saat ini, Adi Rahmat tinggal dan mendapatkan perawatan dari sang kakak di Kampung Pinggirjati, Kelurahan Karangmulya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.
Kondisi kehidupan kakaknya pun sangat sederhana dan serba kekurangan. Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja masih kesulitan. Sang kakak juga tidak mempunyai pekerjaan atau pendapatan yang menetap.
Di tengah keterbatasan tersebut, sang kakak tetap berusaha merawat Rahmat dengan penuh kasih sayang. Namun, kebutuhan pengobatan dan perawatan Rahmat tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Karena itu, kami mengetuk pintu hati para dermawan dan orang-orang baik untuk membantu meringankan beban Adik Rahmat dan kakaknya.
Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, insyaallah sangat berarti. Bantuan dari para dermawan dapat menjadi harapan bagi Rahmat untuk terus mendapatkan pengobatan dan perawatan yang dibutuhkan.
Mari bersama-sama membantu Adik Rahmat. Semoga kepedulian kita menjadi jalan kesembuhan dan meringankan beban keluarganya.
Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan kepada Adik Rahmat, memberikan kekuatan kepada kakaknya yang merawat, serta membalas setiap kebaikan para dermawan dengan rezeki yang berlimpah, kesehatan, dan keberkahan. Aamiin YRA. 🤲🙏















