Home / Pemerintahan

Senin, 20 Februari 2023 - 15:06 WIB

324 PNS Pemkab Garut Terima Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya

Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyematkan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya 30 Tahun kepada Sekda Garut, Nurdin Yana, pada pelaksanaan Apel Gabungan yang dilaksanakan di Lapangan Setda Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (20/2/2023). (Foto : Deni Seftiana, Febri Noptageri, dan Rahmatillah Ramadhani/Diskominfo Garut).

Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyematkan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya 30 Tahun kepada Sekda Garut, Nurdin Yana, pada pelaksanaan Apel Gabungan yang dilaksanakan di Lapangan Setda Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (20/2/2023). (Foto : Deni Seftiana, Febri Noptageri, dan Rahmatillah Ramadhani/Diskominfo Garut).

PENA GARUT – Sebanyak 324 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menerima Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Tanda kehormatan ini merupakan sebuah tanda penghargaan yang diberikan kepada PNS yang telah berbakti selama 10, 20 dan 30 tahun lebih secara terus menerus dengan menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetiaan, dan pengabdian sehingga dapat dijadikan teladan bagi setiap pegawai lainnya.

Penyematan tanda kehormatan ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana dan Inspektur Daerah Kabupaten Garut, Toni Tisna Somantri, yang mendapatkan Penganugerahan Satyalencana Karya Satya 30 tahun, dan kepada 4 orang lainnya yang mendapatkan Satyalencana Karya Satya 20 tahun dan 10 tahun.

Dalam sambutannya, Bupati Garut selaku kepala daerah mengucapkan selamat kepada seluruh PNS yang mendapatkan penghargaan Satyalencana Karya Satya.

Ia menilai jika negara begitu baik kepada PNS, entah itu PNS bekerja baik atau atau tidak, berintegritas atau tidak, kalau sudah memenuhi ketentuan bekerja di atas 10 tahun dan tidak ada yang berhubungan dengan pelanggaran disiplin, maka negara akan memberikan Satyalencana Karya Satya.

“Tentu ini adalah merupakan bagian yang harus dijadikan introspeksi bagi seluruh aparatur sipil negara, begitu mudahnya negara memberikan penghormatan kepada kita. Tetapi kembali lagi kepada batin kita, apakah kita berhak? Apakah kita pantas mendapatkan kehormatan dari negara berupa satya lencana dengan satu bintang kehormatan yang disematkan di dada, dan itu adalah hak individual sebagai pribadi pegawai negeri sipil,” ujar Bupati Garut dalam sambutannya ketika memimpin Apel Gabungan, di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (20/2/2023).

Maka dari itu, ia berharap dengan diberikannya tanda kehormatan ini, kinerja PNS di lingkungan Pemkab Garut akan meningkat, lebih profesional, dan juga bisa mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Saya berharap dengan adanya pemberian-pemberian penghargaan dari Bapak Presiden, maka kinerja Pemerintah Kabupaten Garut akan meningkat, dan saudara lebih profesional, lebih bisa mengabdikan diri kepada masyarakat, karena batin yang tidak bisa dibohongi itu akan berkata, pantaskah saya menerima penghargaan ini?,” harapnya.

Meskipun begitu, ia tetap mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para PNS yang mendapatkan Penghargaan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya.

“Tapi meskipun demikian kita berikan _applause_ dan tepuk tangan kepada para penerima penghargaan ini,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut, Rusdedy, menegaskan komitmen jajarannya dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang bersih, transparan, profesional, serta bebas dari pungutan liar dan gratifikasi.

Pemerintahan

Kepala Lapas Garut Rusdedy Tegaskan Bebas Pungli dan Gratifikasi, Warga Binaan Diminta Berani Melapor
Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 Masehi yang digelar di Kabupaten Garut menjadi momentum penting untuk refleksi sekaligus penguatan peran NU dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan pendidikan masyarakat.

Pemerintahan

Satu Abad NU Garut Jadi Titik Balik Penguatan Ekonomi Masyarakat
Polres Garut melalui Unit Reskrim Polsek Tarogong Kidul berhasil mengamankan dua orang tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor roda dua (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Kamis (01/05/2025).

Pemerintahan

Polres Garut Tangkap Dua Pelaku Curanmor, Satu di Antaranya Ditangkap Warga Saat Beraksi
Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dasar Peningkatan Kapasitas PSM dan Peduli Anak Yatim Dhuafa, di Aula Dinas Sosial Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (16/10/2024).

Pemerintahan

IPSM Garut Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pekerja Sosial dan Peduli Anak Yatim Dhuafa
Pelaksanan Acara Lepas Sambut Kajari Garut, di Ballroom Hotel Santika, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin malam (13/2/2023). (Foto: Deni Seftiana/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Bupati Garut Ucapkan Terimakasih Atas Dedikasi Dr. Neva Sari Susanti Sebagai Kajari Garut
 Pelaksanaan pembukaan Turnamen Sepakbola Piala Danrem 062 Cup VII Tahun 2024 yang dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Korem 062/Tarumanagara, Jalan Bratayudha, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (10/9/2024). (Foto : Ilham Kautsar Prawira/Diskominfo Kab. Garut).

Pemerintahan

Korem 062/Tarumanagara Gelar Turnamen Sepak Bola Danrem 062 Cup VII Tahun 2024
Wabup Garut melakukan peninjauan di Pantai Sayang Heulang, Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Rabu (19/4/2023). (Foto: Yogi Budiman/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Wabup Garut Berharap Pengelolaan Wisata Pada Libur Lebaran Tahun Ini Lebih Profesional
Sekitar pukul 12.15 WIB, terjadi pergeseran tanah (longsor) di Kampung Teureup, Desa Sukakarya, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. 

Pemerintahan

Polsek Banyuresmi Bersama Koramil 1110/Banyuresmi Lakukan Patroli Mitigasi Bencana Longsor di Desa Sukakarya 
error: Content is protected !!