Home / Pemerintahan

Rabu, 2 September 2026 - 05:52 WIB

Kepala Lapas Garut Rusdedy Tegaskan Bebas Pungli dan Gratifikasi, Warga Binaan Diminta Berani Melapor

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut, Rusdedy, menegaskan komitmen jajarannya dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang bersih, transparan, profesional, serta bebas dari pungutan liar dan gratifikasi.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut, Rusdedy, menegaskan komitmen jajarannya dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang bersih, transparan, profesional, serta bebas dari pungutan liar dan gratifikasi.

PENA GARUT.COM – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut, Rusdedy, menegaskan komitmen jajarannya dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang bersih, transparan, profesional, serta bebas dari pungutan liar dan gratifikasi.

Penegasan tersebut disampaikan Rusdedy saat memberikan pengarahan kepada seluruh warga binaan di pelataran Masjid Al Hidayah Lapas Kelas IIA Garut, Selasa (01/09/2026).

Dalam arahannya, Rusdedy memastikan seluruh layanan yang menjadi hak warga binaan diberikan sesuai ketentuan dan tidak dipungut biaya tambahan. Layanan tersebut mencakup pengurusan hak integrasi, pelayanan kesehatan, program pembinaan, pemindahan kamar, hingga berbagai kebutuhan administrasi lainnya.

Ia juga mengingatkan warga binaan agar tidak memberikan uang, barang, hadiah, maupun bentuk imbalan apa pun kepada petugas dalam proses mendapatkan pelayanan.

“Seluruh pelayanan yang menjadi hak warga binaan diberikan sesuai ketentuan dan tidak dipungut biaya. Jangan memberikan uang, barang, hadiah, atau imbalan dalam bentuk apa pun kepada petugas,” tegas Rusdedy.

Rusdedy juga mendorong seluruh warga binaan untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan praktik pungutan liar, gratifikasi, maupun bentuk penyimpangan lainnya dalam pelayanan.

Menurutnya, pengaduan dapat disampaikan langsung kepada Kepala Lapas, pejabat struktural, petugas yang berwenang, maupun melalui sarana pengaduan yang telah tersedia.

“Apabila ada dugaan pungli, gratifikasi, atau pelayanan yang tidak sesuai aturan, silakan laporkan. Keterbukaan dan keberanian untuk menyampaikan laporan menjadi bagian penting dalam pengawasan bersama,” ujarnya.

Selain menekankan pentingnya pelayanan bebas pungli, Kalapas Garut juga mengajak warga binaan untuk memanfaatkan masa pembinaan dengan sebaik-baiknya. Berbagai kegiatan positif diharapkan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali dan beradaptasi di tengah masyarakat.

Program pembinaan yang tersedia meliputi kegiatan keagamaan, olahraga, pelatihan keterampilan, hingga kegiatan kerja produktif. Sejumlah program kemandirian seperti pembuatan roti, pengolahan kopi, dan kerajinan sabut kelapa menjadi bagian dari upaya memberikan keterampilan kepada warga binaan.

Rusdedy berharap keterampilan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan selama menjalani pembinaan, tetapi juga dapat membuka peluang usaha dan membantu warga binaan menjadi lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidananya

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas yang telah disediakan oleh Lapas. Berbagai layanan, mulai dari makanan, pemeriksaan kesehatan, ambulans, hingga pendampingan bagi warga binaan yang menjalani perawatan di rumah sakit, merupakan hak yang diberikan sesuai aturan tanpa adanya pungutan tambahan.

Kegiatan pengarahan berlangsung secara terbuka dan komunikatif. Warga binaan diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, keluhan, maupun masukan terkait pelayanan dan pelaksanaan program pembinaan di lingkungan Lapas Garut.

Keterbukaan tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan sekaligus membangun hubungan yang lebih baik antara petugas dan warga binaan dengan mengedepankan kepercayaan serta transparansi.

Melalui pengarahan ini, Lapas Kelas IIA Garut kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, produktif, dan berintegritas.

Komitmen bersama antara jajaran petugas dan warga binaan dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan serta mewujudkan tata kelola lembaga yang profesional, transparan, akuntabel, dan bebas dari pungutan liar maupun gratifikasi.

Share :

Baca Juga

Pj. Bupati Garut menerima penghargaan dari Wakil Presiden RI berapa Insentif Fiskal, dalam Rapat Koordinasi Penurunan Stunting, di Hotel Grand Sahid Jaya, Rabu (4/9/2024). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Kab. Garut).

Pemerintahan

Atas Penilaian Kinerja, Garut Terima Insentif Fiskal Terbesar Sebesar Rp 25,989 Miliar
Dalam upaya menciptakan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Garut menggelar Operasi Patuh Lodaya 2025 di sejumlah titik padat kendaraan, Jumat (18/7/2025). Beberapa lokasi strategis seperti Simpang Lima, Bunderan Tarogong, Perempatan Maktal, dan Bunderan Suci menjadi sasaran utama pengamanan.

Pemerintahan

Operasi Patuh Lodaya 2025, Satlantas Polres Garut Gencar Tertibkan Lalu Lintas di Titik Rawan
Satuan Reserse Narkoba Polres Garut kembali berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, pelaku menggunakan gerobak tahu bulat sebagai modus untuk menyamarkan aktivitas peredaran tembakau sintetis, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan masyarakat.

Pemerintahan

Gerobak Tahu Bulat Jadi Modus Edarkan Tembakau Sintetis, Polres Garut Amankan Pengedar dan 23 Paket Barang Bukti
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh jajaran Humas Polres Garut. Di tengah pesatnya arus informasi digital, Humas Polres Garut berhasil membuktikan eksistensinya dengan meraih penghargaan Juara 1 kategori Akun Media Sosial dengan Jumlah Followers Terbanyak pada platform Instagram dan TikTok tingkat Polda Jawa Barat.

Pemerintahan

Bukan Sekadar Viral, Humas Polres Garut Raih Penghargaan Bergengsi Polda Jabar
PENA GARUT-(09/02/2023) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut lakukan Sosialisasi rencana pengembangan dan Pengelolaan Wisata tahun 2023 bersama Mitra yang dilaksankan di Aula Kantor Perhutani KPH Garut. Kamis (09/02)

Pemerintahan

Perhutani Lakukan Sosialisasi Rencana Pengembangan dan Pengelolaan Wisata Bersama Mitra di Garut
Petugas Disdamkar Garut dibantu warga dan yang lainnya berjibaku memadamkan api yang membakar beberapa kios di Blok G Pasar Ciawitali, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (24/05/2023). (Dok. Disdamkar Garut).

Pemerintahan

Disdamkar Garut Terjunkan 4 Armada Pemadam Padamkan Kebakaran di Pasar Ciawitali
Pelaksanaan _Expose_ Program Mitra Utama Madani yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (4/4/2023). (Foto: Moch Ahdiansyah/ Bagus/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Pendampingan Terhadap Ibu Hamil Berdampak pada Penurunan AKI/AKB di Kabupaten Garut
Aksi cepat jajaran Polsek Wanaraja kembali membuahkan hasil. Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan balapan liar yang meresahkan, petugas langsung bergerak melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Jalan Sawah Lega atau Jalan Letjen H. Mashudi, Kecamatan Pangatikan, Kamis (05/03/2026) dini hari sekitar pukul 03.20 WIB.

Pemerintahan

Resahkan Warga, Balap Liar di Jalan Sawah Lega Dibubarkan Polsek Wanaraja Dini Hari
error: Content is protected !!