PENA GARUT.COM–Dalam upaya menampung aspirasi masyarakat, Anggota DPRD Kabupaten Garut, Endang Saepudin, menggelar reses masa sidang II tahun 2025 di Kampung Cikendal, Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Rabu (19/2/2025).
Kegiatan ini menjadi ajang diskusi antara warga dan wakil rakyat, di mana berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat disampaikan secara langsung.
Beragam isu krusial mencuat dalam pertemuan ini, mulai dari kendala kepesertaan BPJS Kesehatan, infrastruktur jalan yang masih memprihatinkan, kebutuhan pemakaman umum, hingga pembangunan sarana ibadah seperti masjid. Warga yang hadir secara antusias menyampaikan keluhan dan harapan mereka agar segera mendapatkan solusi konkret dari pemerintah daerah.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Endang Saepudin menegaskan bahwa reses merupakan bagian dari tanggung jawab anggota dewan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia pun menyadari bahwa tidak semua kebutuhan masyarakat dapat langsung terpenuhi, mengingat keterbatasan anggaran daerah.
“Fungsi kami sebagai dewan adalah merespons dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Meski anggaran terbatas, kami harus menentukan skala prioritas agar Pemda bisa merealisasikan program yang paling mendesak,” ujar Endang.
Salah satu hal yang menarik dari reses kali ini adalah tingginya partisipasi warga. Antusiasme mereka menunjukkan pentingnya komunikasi langsung antara masyarakat dan wakil rakyat. Dengan adanya dialog terbuka, berbagai persoalan dapat segera ditindaklanjuti tanpa harus menunggu waktu lama.
Endang juga memastikan bahwa hasil reses ini akan segera dibahas dalam penyusunan program pembangunan tingkat kabupaten.
“Semua aspirasi yang disampaikan akan kami laporkan kepada pimpinan dan masuk dalam pembahasan. Harapannya, program pembangunan daerah ke depan bisa lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat,” tambahnya.
Dengan adanya kegiatan reses seperti ini, masyarakat semakin memiliki peran aktif dalam pembangunan daerah. Ke depan, Endang Saepudin berkomitmen untuk terus mengawal setiap masukan dari warga agar benar-benar terealisasi dalam kebijakan pemerintah daerah.















