Home / Pemerintahan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:36 WIB

Baznas Kabupaten Garut Gelar Rakor UPZ: Fokus pada Pemutakhiran Data Muzaki dan Optimalisasi Potensi Zakat ASN

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Garut yang membahas pemutakhiran data muzaki dan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan Pemerintah Daerah Garut.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Garut yang membahas pemutakhiran data muzaki dan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan Pemerintah Daerah Garut.

PENA GARUT.COM– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Garut yang membahas pemutakhiran data muzaki dan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan Pemerintah Daerah Garut.

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat sinergi antara Baznas dan UPZ untuk memastikan penyaluran zakat dapat tepat sasaran serta mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan.

Ketua Baznas Kabupaten Garut Abdullah Efendi, S.Pd.I., M.E. Dalam rakor tersebut, sejumlah persoalan muncul, salah satunya terkait keterlambatan penyetoran data muzaki dari beberapa UPZ. Hal ini diakui oleh pihak Baznas sebagai tantangan dalam proses pemutakhiran data berbasis sistem digital.

“Banyak data muzaki yang belum disetorkan karena sistem pelaporan sudah terintegrasi secara digital, sementara petugas UPZ tidak semuanya bekerja penuh waktu. Akibatnya ada keterlambatan dan data belum lengkap,” ujar Efendi saat di wawancara di halaman kantor Baznas Kabupaten Garut, Rabu(29/10/2025)

Ia juga menambahkan bahwa setiap muzaki seharusnya mendapatkan bukti setor zakat secara resmi agar data valid dan transparan.

Baznas Garut sendiri menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah menangani kemiskinan.

“Zakat itu sejatinya bukan hanya ibadah, tapi juga instrumen ekonomi umat. Kalau dikelola dengan baik oleh amil, zakat bisa berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya

Dari hasil evaluasi, potensi zakat ASN di Kabupaten Garut mencapai sekitar Rp 2 miliar per bulan. Dengan perhitungan tahunan, angka tersebut bisa menembus Rp 18 miliar.

Namun, realisasi tahun ini menurun menjadi sekitar Rp 11 miliar akibat perubahan sistem pembayaran dan mekanisme sertifikasi guru yang kini langsung masuk ke rekening masing-masing, bukan melalui kas daerah.

“Penurunan terbesar terjadi di Dinas Pendidikan, karena sistem sertifikasi sekarang langsung ke rekening pribadi. Akibatnya, potensi zakat dari sana menurun cukup signifikan,” ujarnya.

Baznas Garut saat ini terus berupaya mengoptimalkan pengumpulan zakat melalui sosialisasi dan penerapan Peraturan Bupati (Perbup) yang menganjurkan ASN untuk menunaikan zakat melalui Baznas. Meskipun bersifat anjuran, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta kepatuhan ASN dalam berzakat.

“Kami terus mengajak ASN agar berzakat melalui Baznas. Walaupun tidak wajib, tapi ini bagian dari tanggung jawab sosial untuk membantu sesama,” tambahnya.

Ke depan, Baznas Garut juga akan memanfaatkan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) untuk mengintegrasikan pengelolaan zakat agar lebih transparan, terukur, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Dengan pemutakhiran data muzaki yang lebih akurat, Baznas Garut optimis pengumpulan dan penyaluran zakat di tahun-tahun mendatang dapat berjalan lebih efektif serta berkontribusi nyata terhadap penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Garut,”ungkapnya(San)

Share :

Baca Juga

Di tengah persoalan klasik overkapasitas lembaga pemasyarakatan (Lapas) di seluruh Indonesia, Lapas Kelas IIA Garut justru mencatatkan capaian gemilang. Bukan menumpuk, tetapi menata. Bukan sekadar mengurangi jumlah penghuni, tetapi memperbaiki kualitas hidup dan pembinaan warga binaan.

Pemerintahan

Lapas Garut Jadi Teladan Nasional: Berhasil Turunkan Overkapasitas, Tingkatkan Kualitas Pembinaan
Warga Kabupaten Garut kini semakin dimudahkan dalam mengurus dokumen kependudukan. Pemerintah Kabupaten Garut menghadirkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) langsung di setiap kantor kecamatan, termasuk di Kecamatan Wanaraja.

Pemerintahan

Pencetakan e-KTP di Kecamatan Wanaraja Tembus 425 dalam Sebulan
Garut Forum Kabupaten Garut Sehat (FKGS) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Forum Kecamatan Sehat (FKS) di 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut. 

Pemerintahan

Jelang Verifikasi Lapangan KKS, Forum Kabupaten Garut Sehat Gelar Rakor
Pamindangan Arlamba di Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, menjadi saksi antusiasme masyarakat terhadap ajang Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) Piala Gubernur 2025 yang berlangsung meriah selama dua hari, Sabtu dan Minggu (3–4 Mei 2025).

Pemerintahan

Domba Garut Tampil Memukau di Ajang SKDG 2025, Bupati Bocorkan Rencana Pembangunan Stadion
Pelaksanaan Gelar Pangan Murah yang dilaksanakan oleh DKP Kabupaten Garut di Halaman Kantor Samsat Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (16/10/2023).

Pemerintahan

Gelar Pangan Murah di Kabupaten Garut Ringankan Beban Masyarakat Kurang Mampu
Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ihat Solihat, melaksanakan kegiatan reses masa sidang I tahun 2025 di Villa Batara Lembah Cinta, Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Ihat untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) III.

Pemerintahan

Ihat Solihat Dengarkan Suara Rakyat di Kecamatan Karangtengah, Ini yang Disampaikannya!
Sebuah insiden berdarah terjadi di Kampung Bongkor, Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Kamis (3/4/2025) dini hari. Seorang pria berinisial O (42) tega menganiaya temannya sendiri hanya karena tidak terima dengan ucapan korban yang dinilai menyinggung harga dirinya. Polisi dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut pun langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku dalam hitungan jam

Pemerintahan

Tak Jaga Lisan Berujung Petaka: Polisi Tangkap Pria di Garut Usai Aniaya Teman Gegara Ucapan Menyinggung
Polres Garut menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga beras, pasokan pangan, dan daya beli masyarakat. Program ini berlangsung selama dua hari, Rabu (13/8/2025) dan Kamis (14/8/2025), di halaman Mapolres Garut, Jalan Jenderal Sudirman No. 204.

Pemerintahan

Polres Garut Gelar Gerakan Pangan Murah, Beras Medium Rp 11.500/Kg Diserbu Warga
error: Content is protected !!