Home / Pemerintahan

Minggu, 23 Maret 2025 - 18:49 WIB

Bripka Yanto, Polisi di Garut yang Rawat Dua Anak Terlantar Usai Sang Ayah Dipenjara

Sikap humanis seorang anggota kepolisian kembali menjadi sorotan. Bripka Yanto, anggota Polsek Tarogong Kaler, dengan sukarela mengasuh dua anak yatim piatu yang terlantar setelah sang ayah dipenjara karena kasus pencurian, sementara ibunya terbaring sakit akibat stroke.

Sikap humanis seorang anggota kepolisian kembali menjadi sorotan. Bripka Yanto, anggota Polsek Tarogong Kaler, dengan sukarela mengasuh dua anak yatim piatu yang terlantar setelah sang ayah dipenjara karena kasus pencurian, sementara ibunya terbaring sakit akibat stroke.

PENA GARUT.COM— Sikap humanis seorang anggota kepolisian kembali menjadi sorotan. Bripka Yanto, anggota Polsek Tarogong Kaler, dengan sukarela mengasuh dua anak yatim piatu yang terlantar setelah sang ayah dipenjara karena kasus pencurian, sementara ibunya terbaring sakit akibat stroke.

Aksi kemanusiaan ini bermula ketika Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, mengajak puluhan anak yatim dan dhuafa untuk berburu baju lebaran di pusat kota Garut. Di antara kerumunan anak-anak, dua bocah bernama Annisa Daniati (4) dan Linda Mariyam (7) tampak begitu bahagia memilih pakaian baru mereka.

Namun, ada satu hal yang menarik perhatian Kapolres. Berbeda dengan anak-anak lain yang datang ditemani keluarga, Nisa dan Linda justru diantar oleh seorang anggota polisi, Bripka Yanto. Saat ditanya lebih lanjut, terungkap kisah memilukan di balik kebersamaan mereka.

Polisi yang Tak Hanya Menegakkan Hukum, tetapi Juga Menjadi Pelindung

Bripka Yanto menjelaskan bahwa ayah kedua anak tersebut, AS (43), harus mendekam di penjara setelah terbukti menggelapkan sepeda motor operasional tempatnya bekerja. Aksi nekat AS dipicu oleh keputusasaan karena harus mencari biaya pengobatan istrinya yang sakit parah.

Saat AS ditangkap, Yanto yang saat itu sedang bertugas merasa iba melihat kondisi anak-anaknya. Tanpa ada yang merawat, Nisa dan Linda terpaksa hidup di jalanan. Kondisi ini membuat hati kecilnya tergugah. Setelah berkonsultasi dengan pihak keluarga dan atasannya, Yanto akhirnya memutuskan untuk mengasuh kedua anak tersebut.

“Sebenarnya anak AS ada empat. Dua anak yang sudah remaja tinggal bersama saudara ayahnya untuk merawat ibu mereka. Sedangkan dua yang masih kecil, saya urus sendiri,” ujar Yanto.

Tinggal Bersama Keluarga, Menjadi Bagian dari Hidup Baru

Kini, Nisa dan Linda tinggal bersama Yanto, istrinya, serta tiga anak kandung mereka di kawasan Tarogong Kaler. Sang istri pun dengan lapang dada menerima kehadiran mereka dan memperlakukan mereka layaknya anak sendiri.

“Alhamdulillah, istri saya mendukung. Kami ingin memberikan mereka kehidupan yang lebih baik,” tambahnya.

Selain Nisa dan Linda, Yanto juga memiliki satu anak asuh lain bernama Rizki, seorang anak yatim piatu yang tinggal bersama buyutnya yang sudah berusia 90 tahun. Rizki juga mendapatkan perhatian dan bantuan darinya.

 

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang mengungkapkan rasa bangganya terhadap tindakan mulia yang dilakukan Bripka Yanto.

 

Menurutnya, tindakan ini mencerminkan sosok Bhayangkara sejati yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

“Bripka Yanto adalah contoh nyata bahwa polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga sahabat bagi masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kepeduliannya,” ujar Kapolres.

Apa yang dilakukan oleh Bripka Yanto membuktikan bahwa kepolisian tidak hanya berperan dalam menindak pelanggaran hukum, tetapi juga memiliki sisi kemanusiaan yang tinggi. Ia berharap, langkahnya bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli terhadap sesama.

 

Share :

Baca Juga

Polres Garut melaksanakan kegiatan patroli untuk mengantisipasi potensi kerawanan di wilayah perkotaan Kabupaten Garut dalam rangka Operasi Ketupat 2025. Sabtu (29/03/2025).

Pemerintahan

Polres Garut Tindak Tegas Premanisme yang masih bekerliaran
Selamat HUT Korpri tahun 2025

Pemerintahan

Ucapan Selamat HUT KORPRI Tahun 2025
Pj. Bupati Garut, Barnas Adjidin, meluncurkan Operasi Penyelenggaraan Trantibum dan Bulan Sadar Pajak Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2024, di area Mal Pelayanan Publik, Simpang Lima, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (19/6/2024).

Pemerintahan

Pj. Bupati Garut Luncurkan Operasi Trantibum dan Bulan Sadar Pajak 2024
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tampil lantang dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Palestina yang berlangsung di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Selasa (23/09/2025). Dalam forum internasional tersebut, Prabowo menegaskan sikap konsisten Indonesia terhadap Palestina dan menyerukan penghentian segera tragedi kemanusiaan di Gaza.

Pemerintahan

Prabowo Subianto: Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Palestina
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, PDAM Tirta Intan Garut menggelar perayaan istimewa yang memadukan semangat kemerdekaan dengan apresiasi kepada pelanggan setia.

Pemerintahan

PDAM Tirta Intan Garut Meriahkan Kemerdekaan dengan Reward dan Bagi Sembako
Ucapan Hari Sumpah Pemuda tahun 2025

Pemerintahan

Ucapan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025
Jalan Ahmad Yani di Wilayah Perkotaan Garut kini tampak lebih rapi dengan pelebaran trotoar dan penambahan fasilitas umum seperti kursi dan ornamen hiasan.

Pemerintahan

Garut Kembali Tertata: Dishub Siapkan Lahan Parkir di Jalan Ahmad Yani
Dalam rangka merayakan Dies Natalis ke-8 Himpunan Mahasiswa Program Studi Aglaria dan Teknologi Jurusan Pertanian (HIMAPROSAT), Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut telah dipilih untuk menjadi pengisi kuliah umum di Universitas Garut (UNIGA). Senin (09/10/2023).

Pemerintahan

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut Memperingati Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Prodi Studi Aglaria dan Teknologi Jurusan Pertanian di Universitas Garut
error: Content is protected !!